Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
El Rumi Terseret Isu Pelecehan Seksual, Kuasa Hukum Siapkan Langkah Hukum
Kuliah Sekaligus Punya Jaminan Kerja, ULBI Salurkan 90 Lulusan ke PT Pos

Kuliah Sekaligus Punya Jaminan Kerja, ULBI Salurkan 90 Lulusan ke PT Pos

Mahasiswa ulbi kampus bumn ezgif.com webp to jpg converterMahasiswa ulbi kampus bumn ezgif.com webp to jpg converter
Cara Daftar Beasiswa ULBI dari Pos Indonesia 2025

BANYUMASEKSPRES.ID, Perguruan tinggi milik BUMN, Universitas Logistik dan Bisnis Indonesia (ULBI), kembali membuka peluang menarik bagi lulusan SMA sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memiliki jaminan karier setelah lulus.

Melalui Program Ikatan Kerja Tahun Akademik 2026/2027, ULBI menyiapkan kuota khusus bagi 90 mahasiswa terpilih yang nantinya akan langsung diangkat menjadi karyawan PT Pos Indonesia setelah menyelesaikan masa studi.

Program ini menjadi salah satu jalur pendidikan yang banyak diminati karena menawarkan kepastian kerja di tengah persaingan ketat rekrutmen BUMN dan dunia industri.

Skema yang ditawarkan ULBI bahkan memberikan kontrak kerja sejak awal masa kuliah melalui konsep “Diterima Kerja Sebelum Wisuda”, sebuah peluang yang jarang tersedia di perguruan tinggi lain di Indonesia.

Dengan sistem tersebut, mahasiswa tidak hanya menempuh pendidikan akademik, tetapi juga telah memiliki arah karier yang jelas setelah lulus.

“Program ini memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan sejak awal semester, namun telah terikat kontrak kerja dengan PT Pos Indonesia,” ujar Rektor ULBI, I Nyoman Pujawan saat peluncuran program di Kampus ULBI Bandung, Kamis (5/3/2026), dilansir Antara.

Program ini menjadi bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia yang menggabungkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri logistik dan bisnis nasional.

Selain membuka peluang kerja, program ini juga memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan perusahaan BUMN yang membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang sesuai.

Persyaratan Pendaftaran Program Ikatan Kerja ULBI
]Rektor ULBI menjelaskan bahwa kuota khusus dalam Program Ikatan Kerja ini diperuntukkan bagi lulusan SMA, SMK, maupun MA sederajat.

Peserta yang dapat mendaftar adalah lulusan tahun 2023 hingga 2026.

Calon mahasiswa juga wajib memenuhi standar akademik tertentu agar dapat mengikuti proses seleksi program ini.

Pujawan mengatakan bahwa pendaftar harus memiliki nilai rata-rata minimal 85 pada tiga mata pelajaran utama, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Persyaratan tersebut diterapkan untuk memastikan bahwa mahasiswa yang diterima memiliki kesiapan akademik yang kuat dalam menghadapi perkuliahan di bidang logistik, bisnis, dan teknologi informasi.

Selain nilai akademik, peserta juga harus mengikuti rangkaian seleksi yang cukup ketat.

Seleksi tersebut meliputi tes akademik hingga penilaian karakter yang mengacu pada nilai-nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif atau yang dikenal dengan akronim AKHLAK.

Proses seleksi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan calon mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas serta kemampuan kerja sama yang baik.

Program Kuliah dengan Jaminan Karier
ULBI menegaskan bahwa program ikatan kerja ini memberikan peluang karier yang jelas, namun tidak berarti seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh perusahaan.

Mahasiswa tetap bertanggung jawab atas biaya pendaftaran serta Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) yang berlaku di kampus.

Meskipun demikian, banyak calon mahasiswa tetap tertarik mengikuti program ini karena adanya kepastian jalur karier di perusahaan BUMN setelah lulus.

Dalam program ini, mahasiswa dapat memilih beberapa fakultas yang tersedia di ULBI.

Pilihan tersebut meliputi School of Logistics and Transport, School of Business and Management, serta School of Information Technology.

Selama masa perkuliahan, mahasiswa juga harus memenuhi sejumlah persyaratan akademik yang cukup ketat.

Mahasiswa wajib mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK minimal 3,00 agar tetap dapat mengikuti program ikatan kerja tersebut.

Selain itu, mahasiswa tidak diperbolehkan mengambil cuti kuliah selama masa studi berlangsung.

Mahasiswa juga harus mencapai skor TOEFL minimal 450 sebagai salah satu syarat evaluasi tahunan yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari sistem monitoring untuk memastikan mahasiswa yang mengikuti program ini memiliki kualitas akademik dan kemampuan komunikasi internasional yang memadai.

Rincian Biaya Kuliah di ULBI
Berdasarkan informasi resmi yang tercantum pada laman ULBI, biaya kuliah jenjang Sarjana atau S1 terdiri dari dua komponen utama.

Komponen pertama adalah Dana Pengembangan Pendidikan atau DPP yang dibayarkan satu kali pada awal perkuliahan.

Komponen kedua adalah Sumbangan Pembinaan Pendidikan atau SPP yang dibayarkan setiap semester selama masa kuliah.

Untuk program S1 Manajemen Logistik, DPP ditetapkan sebesar Rp9.000.000 dengan SPP per semester sebesar Rp10.000.000.

Program S1 Manajemen Transportasi memiliki DPP Rp9.000.000 dan SPP sebesar Rp8.900.000 per semester.

Sementara itu, program S1 Manajemen Rekayasa menetapkan DPP sebesar Rp9.000.000 dengan SPP Rp8.000.000 setiap semester.

Pada program S1 Bisnis Digital, DPP yang harus dibayarkan adalah Rp9.000.000 dengan SPP sebesar Rp9.500.000 per semester.

Program S1 Manajemen Bisnis Internasional menetapkan biaya DPP Rp7.000.000 dan SPP Rp7.000.000 per semester.

Sementara untuk program S1 Sains Data, DPP ditetapkan Rp9.000.000 dengan SPP Rp8.000.000 setiap semester.

Adapun program S1 Sistem Informasi memiliki DPP sebesar Rp7.000.000 dan SPP Rp7.000.000 per semester.

Pendaftaran Program Ikatan Kerja ULBI dilakukan secara daring melalui laman resmi admission.ulbi.ac.id sehingga calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia dapat mengikuti proses seleksi dengan mudah.

Lulusan Langsung Isi Posisi Manajerial
Direktur Human Capital Management PT Pos Indonesia, Asih Kurniasari Komar, menjelaskan bahwa mahasiswa yang lulus dari program ini tidak akan memulai karier dari posisi entry level.

Sebaliknya, mereka akan langsung diarahkan untuk mengisi posisi strategis di perusahaan.

“SDM yang nantinya lulus langsung mendapatkan penempatan sebagai supervisor di seluruh wilayah Indonesia. Ini merupakan upaya kami mendapatkan human capital yang unggul secara akademik dan berkarakter kuat,” ujar Asih, dikutip dari Antara.

Penempatan tersebut akan dilakukan di berbagai wilayah operasional PT Pos Indonesia di seluruh Indonesia.

Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan BUMN tersebut membutuhkan tenaga profesional muda yang siap memimpin operasional di tingkat daerah.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Program ikatan kerja ULBI juga mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah, khususnya di Jawa Barat.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menilai program ini dapat menjadi solusi konkret dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja lulusan perguruan tinggi.

“Ini seperti oase, karena Jabar mempunyai banyak lulusan perguruan tinggi, namun yang terserap oleh lapangan kerja masih minim. Harapannya ini bisa ditiru oleh perusahaan lain,” tutur Kabid PSMK Disdik Jabar Edy Purwanto.

Program kolaborasi antara perguruan tinggi dan BUMN seperti ini dinilai mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan yang selama ini dihadapi banyak lulusan muda di Indonesia.

Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, model pendidikan dengan jaminan kerja juga membuka peluang baru bagi generasi muda untuk membangun karier profesional sejak awal masa kuliah.(taa)

Berita Sebelumnya
Terseret Isu Dugaan Pelecehan

El Rumi Terseret Isu Pelecehan Seksual, Kuasa Hukum Siapkan Langkah Hukum