Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Idap OCD Ekstrem, Aliando Syarief Ungkap Lebih Pilih-Pilih Soal Kerjaan

Pilih Pilih KerjaanPilih Pilih Kerjaan
Aliando Syarief

BANYUMASEKSPRES.ID, Selama beberapa tahun terakhir, aktor muda berbakat Aliando Syarief menghadapi tantangan serius terkait kesehatan mentalnya.

Hingga kini, ia fokus penuh pada proses penyembuhan diri yang memerlukan perhatian dan komitmen khusus.

Aliando memilih untuk sangat selektif dalam menerima tawaran pekerjaan, sebuah keputusan yang diambilnya agar tidak memaksakan diri bekerja ketika kondisi mentalnya belum sepenuhnya pulih.

“Tunggu penyakit gua kelar, penyakit mental gua kelar. Gua balik ke film. Tapi untuk sekarang gua bisa memperbaiki untuk di sini,” ujar Aliando Syarief ketika diwawancarai oleh Banyumas Ekspres.

Bintang sinetron populer “Ganteng-Ganteng Serigala” ini juga menekankan bahwa proses pemulihan mental bukanlah sesuatu yang bisa dipatok dengan target waktu tertentu.

Proses penyembuhan, menurutnya, bersifat dinamis dan sangat bergantung pada kondisi tubuh serta dukungan doa dari orang-orang terdekatnya.

“Target? Tergantung doa kayak gimana,” ungkapnya lagi dengan nada yang mencerminkan ketergantungan pada kekuatan spiritual selain upaya medis.

Sejak tahun 2019, Aliando diketahui mengidap Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) ekstrem, sebuah kondisi yang sempat membuatnya benar-benar rehat dari dunia hiburan selama hampir dua tahun.

OCD yang dialaminya adalah gangguan mental yang ditandai oleh pikiran obsesif dan perilaku kompulsif berulang yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari.

Kekasih Richelle Skornicki ini mengungkapkan bahwa gejala-gejala OCD bisa muncul secara tiba-tiba dan sering kali mempengaruhi kemampuannya untuk bergerak serta melakukan aktivitas sederhana dengan mudah.

Meski demikian, Aliando perlahan-lahan kembali menunjukkan keberaniannya tampil di hadapan publik.

Ia tidak menutup kemungkinan bahwa gejala OCD masih kerap datang menghampiri. Namun, semangatnya untuk tetap produktif tak pernah pudar.

Dengan tekad yang kuat dan dukungan dari orang-orang sekitar, ia terus berusaha menjalani hidup sebaik mungkin sambil tetap memprioritaskan kesehatannya.

Perjuangan Aliando dalam menghadapi tantangan kesehatan mentalnya bukan hanya menjadi cerita inspiratif bagi banyak orang tetapi juga menggambarkan betapa pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dalam industri hiburan yang penuh tekanan.

Industri ini memang kerap menuntut para pelakunya untuk selalu siap dalam kondisi prima baik secara fisik maupun mental.

Kisah Aliando juga menggarisbawahi betapa pentingnya dukungan keluarga dan teman-teman dekat dalam proses pemulihan seseorang yang sedang berjuang dengan masalah kesehatan mental.

Doa dan dukungan emosional dari lingkungan sekitar adalah elemen vital dalam membantu seseorang bangkit dari keterpurukan.

Selain itu, langkah bijak Aliando untuk sementara waktu menarik diri dari dunia hiburan demi memulihkan kesehatannya patut diapresiasi sebagai contoh bagaimana mengenali batasan diri sendiri adalah hal yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan hidup.

Keputusan ini menunjukkan kedewasaan dan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dibandingkan dengan popularitas atau karier semata.

Dalam konteks lebih luas, kasus seperti yang dialami oleh Aliando dapat menarik perhatian publik terhadap isu kesehatan mental di masyarakat kita.

Masih banyak stigma negatif yang melekat pada gangguan kesehatan mental, menyebabkan banyak orang enggan untuk terbuka atau mencari bantuan profesional ketika mereka membutuhkannya.

Dukungan terhadap penderita gangguan kesehatan mental harus terus ditingkatkan baik melalui edukasi publik maupun kebijakan pemerintah yang mendukung akses lebih mudah ke layanan kesehatan mental berkualitas tinggi.

Kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan jiwa sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik harus terus digalakkan agar tercipta masyarakat yang sehat secara holistik.

Aliando sendiri terus berupaya menemukan cara-cara baru untuk mengatasi tantangan OCD-nya sambil tetap berfokus pada potensi kreatif dan kontribusinya dalam industri hiburan. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
BPBD Pasang EWS Perketat Mitigasi Longsor

BPBD Banjarnegara Pasang Early Warning System Longsor untuk Mitigasi Bencana Alam

Berita Selanjutnya
Cara mengatasi DANA pending transfer agar saldo cepat masuk

Saldo DANA Pending Saat Transfer Bank Akhir Tahun? Ini Penyebab & Solusi