Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Kasus HIV Banyumas 2026 Capai 166 Orang, Kelompok LSL Masih Mendominasi
Insanul Fahmi Akui Sempat Depresi Usai Cerai, Kini Pilih Introspeksi Diri

Insanul Fahmi Akui Sempat Depresi Usai Cerai, Kini Pilih Introspeksi Diri

Depresi Usai CeraiDepresi Usai Cerai
Insanul Fahmi

BANYUMASEKSPRES.ID, Insanul Fahmi akhirnya buka suara mengenai kondisi psikologis yang dialaminya setelah resmi bercerai dengan Wardatina Mawa.

Pria yang kini menyandang status duda itu mengaku sempat melewati masa-masa sulit dan mengalami tekanan emosional yang cukup berat usai perpisahan tersebut.

Dalam pengakuannya, Insanul mengatakan dirinya pernah berada di fase terpuruk hingga merasa depresi.

Pada masa itu, ia mengaku lebih sering menyalahkan orang lain atas berbagai persoalan yang menimpa kehidupannya.

“Pastilah pernah (depresi). Dulu saya banyak menyalahkan orang. Sekarang lebih memilih menerima sebagai qadarullah dan melakukan evaluasi diri,” ungkap Insanul.

Seiring berjalannya waktu, ia mulai mengubah cara pandangnya terhadap berbagai ujian hidup.

Insanul kini memilih lebih banyak melakukan introspeksi dibanding mencari pihak yang harus disalahkan.

Menurutnya, pengalaman pahit tersebut menjadi pelajaran berharga agar dirinya tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.

Ia menyadari setiap keputusan yang diambil memiliki konsekuensi, sehingga seseorang harus berani bertanggung jawab atas pilihan hidupnya sendiri.

“Jangan sampai salah mengambil langkah lagi. Tidak boleh sombong dan tidak boleh terus menyalahkan orang lain. Apa pun keputusan yang kita ambil pasti ada konsekuensinya,” ujarnya.

Insanul juga mengaku cobaan yang datang membuatnya semakin memahami bahwa kemampuan manusia sangat terbatas tanpa pertolongan Tuhan.

Ia menilai segala sesuatu yang terjadi dalam hidup merupakan bagian dari takdir yang harus diterima dengan lapang dada.

Meski sempat dihantui rasa penyesalan, Insanul memilih untuk tidak larut dalam kesedihan.

Ia ingin menjadikan pengalaman tersebut sebagai titik balik untuk memperbaiki diri dan menata masa depan dengan lebih baik.

“Penyesalan pasti ada. Tapi kalau terus berlarut-larut juga tidak baik. Sekarang saya lebih fokus memikirkan apa saja yang harus dibenahi untuk ke depan,” katanya.

Pernyataan Insanul Fahmi tersebut mendapat perhatian publik karena menjadi kali pertama ia berbicara secara terbuka mengenai kondisi mentalnya setelah perceraian dengan Wardatina Mawa.

Kini, ia berharap dapat menjalani kehidupan dengan lebih bijaksana, rendah hati, dan menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran berharga untuk membangun masa depan yang lebih baik. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kasus HIV Didominasi Kelompok LSL

Kasus HIV Banyumas 2026 Capai 166 Orang, Kelompok LSL Masih Mendominasi