Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Kecelakaan Lalu Lintas Banjarnegara Meningkat, 384 Kasus Tercatat hingga Juli 2026

Kecelakaan Tembus 384 Kasus hingga JuliKecelakaan Tembus 384 Kasus hingga Juli
SOSIALISASI: Polres Banjarnegara saat melakukan sosialisasi tertib lalu lintas di Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Angka kecelakaan lalu lintas di Banjarnegara menunjukkan peningkatan cukup signifikan.

Hingga Juli 2026, Satlantas Polres Banjarnegara mencatat sebanyak 384 kasus kecelakaan, atau sudah melampaui total kejadian sepanjang 2025 yang tercatat sebanyak 325 kasus.

Peningkatan tersebut menjadi perhatian kepolisian. Upaya pencegahan pun diperluas dengan memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas secara langsung kepada masyarakat, termasuk di tingkat desa dan sekolah.

Salah satu kegiatan sosialisasi tertib lalu lintas digelar di kawasan wisata Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat.

Peserta sosialisasi terdiri atas kepala desa, kepala sekolah, guru, kelompok PKK, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mandiraja.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Banjarnegara, Ipda Ari Setiawan, mengatakan sosialisasi dilakukan sebagai salah satu langkah meningkatkan kesadaran masyarakat karena angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Banjarnegara mengalami peningkatan.

“Harapan saya dengan adanya sosialisasi seperti ini, karena yang hadir adalah kades-kades, guru-guru juga dari tiap sekolah, ke depan masyarakat makin sadar akan keselamatan dirinya,” kata Ari, Kamis (20/8/2026).

Berdasarkan data Satlantas Polres Banjarnegara, sepanjang 2025 tercatat 325 kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 orang meninggal dunia.

Sementara itu, hingga Juli 2026, jumlah kecelakaan telah mencapai 384 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 45 orang.

Artinya, jumlah kecelakaan yang tercatat hanya dalam tujuh bulan pertama 2026 sudah lebih tinggi dibandingkan keseluruhan kasus sepanjang 2025.

Selain jumlah kecelakaan, kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas juga mengalami peningkatan.

Sepanjang 2025, kerugian material tercatat lebih dari Rp500 juta. Sedangkan hingga Juli 2026, nilai kerugian material telah mencapai sekitar Rp657 juta.

Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya pencegahan kecelakaan secara lebih luas.

Kepolisian tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga memperkuat edukasi kepada masyarakat.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Banjarnegara juga menyoroti kebiasaan anak-anak sekolah yang sudah mengendarai sepeda motor meskipun belum memenuhi persyaratan untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Ari meminta orang tua maupun pihak sekolah ikut memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.

Menurutnya, apabila anak-anak yang belum memenuhi syarat berkendara terpaksa menggunakan sepeda motor, aspek keselamatan tetap harus menjadi perhatian utama.

“Minimal, anak-anak SMP yang sekarang sudah berkendara itu menggunakan helm. Kendaraannya harus lengkap,” ujarnya.

Penggunaan helm dan kelengkapan kendaraan menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko fatal apabila terjadi kecelakaan.

Namun, kepolisian juga mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya dengan menggunakan perlengkapan keselamatan.

Pengendara harus memahami aturan, memiliki kondisi fisik dan mental yang baik, serta memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi layak jalan.

Dalam sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Banjarnegara turut mengenalkan konsep Trisiap Berlalu Lintas kepada peserta.

Konsep tersebut menekankan tiga aspek utama, yakni siap mematuhi aturan lalu lintas, siap secara fisik dan mental, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak digunakan.

Ketiga aspek tersebut dinilai penting karena kecelakaan dapat dipengaruhi berbagai faktor.

Tidak hanya kondisi jalan dan kendaraan, perilaku pengendara juga menjadi salah satu faktor yang berperan terhadap keselamatan di jalan raya.

Melalui sosialisasi kepada kepala desa dan tenaga pendidik, kepolisian berharap pesan keselamatan dapat diteruskan kepada masyarakat yang lebih luas.

Kepala Desa Purwasaba, Hoho Alkaf, menilai edukasi keselamatan lalu lintas secara langsung kepada masyarakat penting untuk meningkatkan kesadaran, khususnya di kalangan generasi muda.

“Edukasi langsung pada masyarakat dapat membantu mengingatkan warga bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban, tetapi berkaitan langsung dengan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Hoho.

Meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas di Banjarnegara menjadi alasan bagi kepolisian untuk memperluas kegiatan edukasi.

Sosialisasi tidak hanya menyasar pengendara, tetapi juga melibatkan unsur pemerintah desa, sekolah, keluarga, dan kelompok masyarakat.

Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak dini.

Kesadaran menggunakan helm, memastikan kendaraan layak jalan, memiliki kelengkapan berkendara, menjaga kondisi fisik dan mental, serta mematuhi aturan lalu lintas merupakan langkah dasar yang dapat dilakukan setiap pengguna jalan.

Dengan angka kecelakaan yang telah mencapai 384 kasus hingga Juli 2026, kepolisian berharap masyarakat semakin menyadari bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.

Upaya pencegahan juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Kepala desa, guru, orang tua, serta masyarakat dapat ikut mengingatkan pengendara di lingkungannya agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan.

Terlebih, jumlah kecelakaan pada tujuh bulan pertama 2026 telah melampaui total kejadian sepanjang tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadi sinyal penting agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan jalan raya. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Sehari, Dua Karhutla Terjadi di Banyumas

13 Karhutla Terjadi di Banyumas, Dua Kebakaran Muncul dalam Sehari

Berita Selanjutnya
Jonatan Christie Lolos Dramatis

Jonatan Christie Lolos 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai Kalahkan Jason Teh