BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Kelompok Tani Ternak (KTT) Karangjati Bersinar yang berpusat di Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Karanganyar, kembali menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan sektor peternakan dan pertanian lokal.
Pertemuan rutin yang digelar di Balai Pertemuan RW 1 Dusun Karangjati pada Selasa (16/12) menjadi ajang penting untuk membahas penyusunan program kerja tahun 2026.
Acara ini tidak hanya sekadar pertemuan biasa, tetapi menjadi tonggak penting pasca terbentuknya kelompok tersebut.
Dalam kesempatan ini, Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen memberikan penekanan khusus pada pentingnya pengelolaan administrasi kelompok yang tertib dan terarsip dengan baik.
Hal ini dianggap sebagai dasar pengembangan program serta akses mendapatkan bantuan di masa mendatang.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain Lurah Jatiluhur Tarman SSos, Wasbitnak Bidang Peternakan Distapang Kebumen Ludina Gusta Ayunani, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Karanganyar Kres Dahana, dokter hewan dari Puskeswan Karanganyar Nurul Atri Kurniawati selaku Koordinator Peternakan, anggota KTT Karangjati Bersinar, serta beberapa tokoh masyarakat setempat.
Ketua KTT Karangjati Bersinar, Bambang Edi Purnomo, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan pertemuan ketiga sejak kelompok ini resmi dibentuk.
Ia menekankan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah menyusun program kerja untuk tahun 2026.
Rencana besar yang akan segera dikerjakan adalah pelaksanaan posyandu hewan ternak.
“Setelah seluruh rangkaian administrasi kepengurusan selesai, kami akan fokus menyusun program kerja tahun 2026, salah satunya rencana pelaksanaan posyandu hewan ternak,” ujar Bambang.
Ludina Gusta Ayunani yang mewakili Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distapang Kabupaten Kebumen menegaskan kembali pentingnya administrasi kelompok yang tertib dan lengkap.
Menurutnya, administrasi yang rapi akan memudahkan kelompok dalam menjalankan berbagai proses termasuk saat mengajukan atau menerima bantuan.
“Sebenarnya tidak sulit jika administrasi kelompok tertata dengan baik, lengkap dan terarsip. Nantinya akan sangat membantu terutama jika kelompok memperoleh bantuan agar tidak terkendala administrasi,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator BPP Kecamatan Karanganyar Kres Dahana turut memberikan ucapan selamat atas terbentuknya KTT Karangjati Bersinar.
Ia berharap kelompok ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi positif bagi para anggotanya.
“KTT ini diharapkan dapat menjadi wahana belajar, wahana kerja sama serta unit produksi bagi anggota sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan bersama,” ucapnya.
Dalam konteks yang lebih luas, pembentukan dan pengembangan KTT seperti Karangjati Bersinar memiliki potensi besar untuk memperkuat sektor peternakan dan pertanian di daerah tersebut.
Melalui program kerja yang terstruktur dan didukung oleh administrasi yang baik, kelompok tani ternak bisa mendapatkan akses lebih mudah terhadap bantuan pemerintah maupun swasta.
Penyelenggaraan posyandu hewan ternak misalnya merupakan langkah inovatif yang tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ternak tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi para peternak dalam merawat hewan mereka secara optimal.
Ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan dengan mengedepankan kesejahteraan peternak melalui peningkatan kualitas produksi.
Selain itu, keberadaan kelompok tani ternak semacam ini juga berperan penting dalam memberdayakan ekonomi lokal.
Dengan adanya peningkatan pendapatan dari sektor peternakan, perekonomian masyarakat sekitar juga diharapkan bisa meningkat.
Ini tentu saja berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat serta kualitas hidup mereka secara keseluruhan.
Keberhasilan KTT Karangjati Bersinar tentunya tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak termasuk pemerintah daerah melalui Distapang Kebumen serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat ini menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan bersama yaitu meningkatkan kesejahteraan petani ternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.(mam/dda)
















