Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Luna Maya Dituding Lakukan Pesugihan di Gunung Kawi, Responsnya Bikin Warganet Tertawa

Dituding Sering ke Gunung KawiDituding Sering ke Gunung Kawi
Luna Maya

BANYUMASEKSPRES.ID, Aktris sekaligus model Luna Maya akhirnya angkat bicara mengenai rumor yang belakangan ramai beredar di media sosial.

Istri aktor Maxime Bouttier itu dituding sering mengunjungi Gunung Kawi, Jawa Timur, untuk melakukan pesugihan sekaligus menjaga penampilan agar tetap awet muda.

Alih-alih tersinggung atau marah, Luna Maya justru menanggapi isu tersebut dengan santai dan penuh candaan.

Responsnya yang dianggap elegan itu pun langsung menjadi perhatian warganet dan memicu beragam komentar di media sosial.

Rumor mengenai Luna Maya disebut-sebut mendatangi Gunung Kawi sebenarnya telah beredar selama beberapa waktu.

Isu tersebut kembali mencuat setelah berbagai konten di platform YouTube Shorts dan media sosial lainnya membahas dugaan tersebut tanpa disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Puncaknya terjadi ketika sebuah akun Threads bernama @elephant.7753132 mengunggah tulisan yang menyebut bahwa Luna Maya kerap datang ke Gunung Kawi demi memperoleh kekayaan dan menjaga penampilan tetap awet muda.

Dalam unggahan tersebut tertulis, “Dengar-dengar Luna Maya sering ke Gunung Kawi buat awet muda dan kaya. Banyak artis zaman dulu ke sana.”

Unggahan itu kemudian menarik perhatian Luna Maya. Bukannya memberikan klarifikasi panjang atau melayangkan keberatan, perempuan berusia 42 tahun tersebut justru membalas dengan gaya khasnya yang santai.

Melalui akun Threads miliknya, Luna menulis, “Bro, Gunung Kawi banget nih. You’re the best lah… Haha.”

Balasan singkat tersebut langsung viral dan menuai ribuan tanggapan dari pengguna media sosial.

Banyak netizen menilai Luna memilih cara yang bijak dengan tidak memperkeruh isu yang belum memiliki dasar fakta yang jelas.

Rumor yang mengaitkan Gunung Kawi dengan pesugihan memang bukan hal baru.

Selama bertahun-tahun, kawasan tersebut sering dikaitkan dengan berbagai mitos yang berkembang di masyarakat.

Namun hingga kini, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Luna Maya pernah melakukan aktivitas sebagaimana rumor yang beredar.

Bahkan, dalam berbagai konten yang beredar, tidak ditemukan dokumentasi ataupun informasi valid yang dapat membuktikan tuduhan tersebut.

Sebagian besar video hanya berisi narasi tanpa sumber yang dapat diverifikasi.

Setelah Luna memberikan respons, kolom komentar Threads pun dipenuhi berbagai reaksi warganet.

Seorang pengguna menulis bahwa menjaga penampilan awet muda tentu lebih masuk akal dilakukan melalui perawatan tubuh dibanding mengaitkannya dengan hal-hal mistis.

“Awet muda ke Gunung Kawi? Perawatan kali,” tulis salah satu akun.

Komentar lain juga bernada serupa.

“Kocak! Awet muda harus ke Gunung Kawi? Kejauhan! Ada pilates, yoga, skincare, sampai salon,” tulis pengguna lainnya.

Banyak netizen justru mengapresiasi sikap Luna Maya yang memilih menanggapi rumor dengan humor dibanding memperbesar polemik di media sosial.

Menariknya, Luna Maya juga memanfaatkan momen tersebut untuk membagikan pengalaman perjalanan mendaki gunung yang benar-benar pernah ia lakukan.

Dalam unggahan yang dibagikannya, Luna memperlihatkan beberapa destinasi pegunungan yang pernah dikunjunginya.

Beberapa di antaranya adalah Gunung Bromo, Gunung Prau, Gunung Titlis di Swiss, hingga kawasan Perbukitan Menoreh.

Unggahan tersebut seolah menjadi jawaban bahwa dirinya memang gemar menikmati wisata alam dan aktivitas luar ruangan, bukan seperti rumor yang ramai diperbincangkan.

Hingga kini, tidak ada bukti maupun pernyataan resmi yang mendukung klaim bahwa Luna Maya pernah mendatangi Gunung Kawi untuk tujuan pesugihan ataupun ritual agar tetap awet muda.

Sikap santai Luna Maya justru mendapat banyak pujian dari publik. Banyak yang menilai cara tersebut menjadi contoh bagaimana menghadapi rumor di era media sosial tanpa harus memicu konflik baru.

Kasus ini juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih bijak menyaring informasi yang beredar di internet. Tidak semua narasi yang viral memiliki dasar fakta yang kuat.

Sebelum mempercayai atau menyebarkan sebuah informasi, publik diimbau melakukan verifikasi dari sumber yang kredibel agar tidak ikut memperluas penyebaran hoaks maupun fitnah. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Rachmat Gobel Meninggal Tanpa Riwayat Sakit

Rachmat Gobel Wafat di Usia 64 Tahun, Ini Jejak Karier dan Kiprahnya di Politik Indonesia

Berita Selanjutnya
Hibah Lahan Sekolah Integrasi Berproses

Sekolah Integrasi Banyumas Segera Dibangun, Proses Sertifikasi Tanah 20 Hektare Dikebut