BANYUMASEKSPRES.ID, Pendaftaran Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial atau EKKA 2026 resmi dibuka bagi siswa pendidikan menengah di Indonesia.
Kompetisi ini merupakan ajang Olimpiade Sains Nasional bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence untuk pelajar.
Kesempatan mengikuti EKKA 2026 terbuka bagi siswa SMA, MA, SMK, dan sederajat dari berbagai daerah.
Selain peserta dari Indonesia, kompetisi ini juga dapat diikuti siswa yang bersekolah di luar negeri. Berdasarkan panduan resmi EKKA, masa pendaftaran berlangsung mulai 15 Juni hingga 15 Juli 2026.
“Periode pendaftaran 15 Juni – 15 Juli 2026,”
EKKA menjadi salah satu ajang yang memberikan kesempatan pelajar mendalami teknologi kecerdasan buatan secara kompetitif.
Melalui kompetisi ini, peserta dapat mengasah kemampuan analisis, pemrograman, serta pemahaman konsep artificial intelligence modern.
Penyelenggara menetapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi peserta sebelum mengikuti seluruh tahapan kompetisi nasional.
Peserta wajib berstatus siswa aktif tingkat SMA, MA, SMK, atau sederajat pada tahun pelaksanaan kompetisi. Kompetisi ini diperuntukkan bagi siswa kelas sepuluh, sebelas, maupun dua belas yang masih aktif.
Selain itu, peserta tidak boleh dinyatakan lolos ke OSN tingkat provinsi tahun 2026. Ketentuan tersebut berlaku untuk seluruh bidang lomba yang terdapat dalam pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional.
Peserta juga harus memperoleh izin dari orang tua atau wali sebelum mengikuti kompetisi tersebut. Tidak hanya itu, izin dari guru maupun pihak sekolah juga menjadi salah satu syarat pendaftaran.
Setelah memenuhi seluruh persyaratan, peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Pendaftaran dilakukan oleh operator satuan pendidikan melalui portal registrasi yang disediakan oleh penyelenggara.
Dalam proses pendaftaran, peserta diwajibkan melampirkan sejumlah dokumen pendukung yang telah ditentukan sebelumnya.
Salah satu dokumen yang wajib diunggah adalah surat izin dari orang tua atau wali. Peserta juga harus mengunggah surat izin dari sekolah sesuai format yang tersedia pada panduan.
Seluruh dokumen tersebut perlu dipindai terlebih dahulu sebelum diunggah ke sistem pendaftaran resmi. Masa pendaftaran EKKA 2026 berlangsung selama satu bulan sejak dibuka pertengahan Juni lalu.
Karena waktu pendaftaran terbatas, peserta disarankan segera melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan.
Selain syarat pendaftaran, peserta juga perlu memahami cakupan materi yang akan diujikan nantinya. Materi yang digunakan pada EKKA 2026 merupakan bagian dari silabus lengkap International Olympiad in Artificial Intelligence.
Namun demikian, materi kompetisi tahun ini dibatasi pada sejumlah topik tertentu yang telah ditentukan.
Topik pertama mencakup pengetahuan dasar berupa matematika, statistika, teori peluang, optimasi, serta pemrograman Python.
Kemampuan dasar tersebut menjadi fondasi penting dalam mempelajari berbagai konsep kecerdasan buatan modern.
Materi berikutnya mencakup teori dan praktik machine learning klasik yang banyak digunakan saat ini. Peserta perlu memahami analisis data, pengolahan data, feature engineering, serta berbagai metode pembelajaran mesin.
Selain itu, materi juga mencakup supervised learning, unsupervised learning, dan evaluasi model machine learning.
Topik lain yang diujikan adalah jaringan syaraf tiruan atau artificial neural network dalam kecerdasan buatan. Materi tersebut meliputi arsitektur jaringan, multilayer perceptron, fungsi aktivasi, hingga teknik regularisasi model.
Peserta juga akan mempelajari algoritme pelatihan dan optimasi yang digunakan dalam jaringan syaraf tiruan.
Bidang computer vision turut menjadi bagian penting dalam cakupan materi EKKA tahun 2026. Materi computer vision mencakup dasar pengolahan citra, konvolusi, teknik pooling, dan klasifikasi citra.
Selain itu, peserta juga perlu memahami deteksi objek, segmentasi citra, serta konsep transfer learning. Topik berikutnya adalah natural language processing atau NLP yang banyak digunakan dalam teknologi berbasis bahasa.
Materi NLP mencakup pengambilan fitur seperti TF-IDF dan teknik embedding pada pemrosesan teks. Peserta juga perlu memahami dasar transformer, attention, serta metode klasifikasi teks berbasis kecerdasan buatan.
Dengan cakupan materi tersebut, peserta diharapkan memiliki pemahaman menyeluruh mengenai dasar teknologi AI.
EKKA 2026 menjadi kesempatan menarik bagi pelajar yang ingin mengembangkan kemampuan kecerdasan artifisial sejak dini.
Bagi siswa yang memenuhi syarat, pendaftaran sebaiknya dilakukan sebelum periode pendaftaran resmi berakhir. (vip)
















