BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan Festival Nelayan 2026 dengan memberikan bantuan kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap dan delapan kelompok nelayan.
Setiap penerima bantuan akan mendapatkan dana sebesar Rp 7,5 juta, yang diharapkan dapat memfasilitasi acara tersebut dan memperkuat keberadaan tradisi yang telah lama ada di masyarakat pesisir Cilacap.
Ammy Amalia Fatma Surya, Plt Bupati Cilacap, menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata dukungan pemerintah untuk memastikan Festival Nelayan dapat terlaksana dengan sukses.
Menurut Ammy, kegiatan yang direncanakan ini juga merupakan salah satu langkah untuk menjaga dan melestarikan tradisi Sedekah Laut yang menjadi bagian integral dari budaya masyarakat pesisir di Cilacap.
“Kegiatan ini juga menjadi upaya untuk menjaga tradisi Sedekah Laut yang sudah lama menjadi budaya masyarakat pesisir Cilacap,” ungkapnya pada Sabtu (20/6).
Festival Nelayan 2026 dijadwalkan berlangsung dari tanggal 6 hingga 11 Juli 2026.
Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang perayaan bagi para nelayan, tetapi juga sebagai daya tarik wisata yang diharapkan dapat menarik perhatian pengunjung dari luar daerah.
Dengan demikian, festival ini berpotensi untuk meningkatkan perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta masyarakat pesisir.
Ammy berharap bahwa Festival Nelayan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Ia menegaskan pentingnya acara ini tidak hanya untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga untuk mempererat hubungan antarwarga di komunitas pesisir.
“Semoga kegiatan ini bisa mempererat kebersamaan masyarakat pesisir dan mendorong generasi muda untuk terus menjaga tradisi yang menjadi kebanggaan Kabupaten Cilacap,” tambahnya.
Rangkaian acara Festival Nelayan 2026 akan mencakup berbagai kegiatan menarik seperti malam tasyakuran, Kirab Jolen, pentas seni budaya, bazar UMKM, hiburan musik, hingga Grand Final Duta Wisata Cilacap.
Puncak dari seluruh rangkaian acara akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2026 melalui Kirab dan Larung Jolen.
Tradisi Larung Jolen merupakan ungkapan rasa syukur para nelayan atas hasil laut mereka sekaligus doa agar selalu diberikan keselamatan dan rezeki saat melaut.
Festival Nelayan merupakan sebuah momentum penting bagi masyarakat Cilacap untuk bersatu dalam merayakan hasil laut sambil menghormati tradisi yang telah diwariskan oleh nenek moyang mereka.
Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, festival ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan. (jul/stch/dda)














