Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Program Salin Aslimas Banyumas Resmi Diluncurkan, 1.065 Pekerja Rentan Dapat Jaminan Sosial

Banyumas Beri Payung Perlindungan Bagi 1.065 Pekerja RentanBanyumas Beri Payung Perlindungan Bagi 1.065 Pekerja Rentan
BERI PERLINDUNGAN: Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, secara simbolis memberikan Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja untuk salah satu pekerja rentan di Banyumas

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Lebih dari seribu pekerja rentan di Kabupaten Banyumas kini dapat merasakan sedikit kelegaan.

Momen spesial ini hadir sebagai “kado manis” dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menekankan pentingnya peran buruh sebagai penggerak utama roda perekonomian daerah dan pencipta iklim investasi yang kondusif.

“Jika iklim investasi kondusif, maka para investor akan datang dan mampu menyerap tenaga kerja,” ungkapnya dalam acara Peringatan Hari Buruh yang berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026 di Halaman Pendopo Si Panji.

Peringatan Hari Buruh kali ini mengusung tema ‘Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja’.

Tema tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keberadaan buruh sangat vital untuk kelangsungan industri.

“Kami ingin menegaskan bahwa peringatan May Day bukanlah sekadar seremoni, melainkan sarana untuk membangun hubungan harmonis antara pekerja dan pengusaha,” jelas Sadewo.

Dalam kesempatan bersejarah ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas meluncurkan Program Salin Aslimas (Sadewo Lintarti Peduli Pekerja Rentan Banyumas).

Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan ketenangan bagi pekerja rentan seperti asisten rumah tangga (ART), pedagang keliling, serta pekerja serabutan.

“Momentum ini tidak hanya sekadar meresmikan sebuah program; lebih dari itu, kami meresmikan ketenangan bagi 1.065 pekerja rentan di Banyumas,” tegasnya.

Sadewo optimis bahwa melalui program ini, cakupan jaminan sosial di Banyumas akan meningkat.

Pada tahun 2025, angka cakupan jaminan sosial mencapai 37,18 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 41,95 persen pada tahun 2026.

“Saya mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyumas untuk berperan aktif melindungi minimal satu pekerja rentan di sekitarnya. Jika gerakan ini berjalan secara masif, kami memprediksi akan ada penambahan kepesertaan jaminan sosial sedikitnya 15 ribu orang tahun ini,” imbuhnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Banyumas, Wahyu Dewanto, menjelaskan bahwa peringatan Hari Buruh tahun ini diawali dengan senam bersama yang melibatkan para pekerja.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada perusahaan-perusahaan dengan tata kelola terbaik.

“Kami juga membagikan ribuan hadiah dan doorprize kepada semua peserta yang hadir,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, tetapi merupakan pesan kuat dari Pemerintah Daerah Banyumas untuk hadir di tengah-tengah buruh.

“Pekerja adalah tulang punggung pembangunan di Banyumas. Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh pekerja di Banyumas. Buruh kuat, Banyumas hebat,” pungkas Wahyu.

Perayaan Hari Buruh tahun ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Banyumas untuk saling mendukung dan menghargai kontribusi masing-masing individu dalam dunia kerja.

Dengan adanya program-program perlindungan bagi pekerja rentan serta apresiasi terhadap perusahaan yang baik dalam tata kelola, harapannya adalah terciptanya ekosistem kerja yang lebih inklusif dan berkeadilan. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Dampak MBG Harga Sayuran Meroket

Imbas Program MBG, Harga Sayur di Magelang Melonjak Tajam

Berita Selanjutnya
Annisa Fabriana Resmi Jadi Pj Sekda Cilacap

Ammy Amalia Lantik Annisa Fabriana Menjadi Pj Sekda Cilacap, Fokus Perbaikan Birokrasi