BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Di Kabupaten Purbalingga, sejumlah proyek strategis masih memerlukan tambahan anggaran miliaran rupiah agar dapat berfungsi secara optimal.
Total kebutuhan tambahan anggaran untuk dua proyek utama telah teridentifikasi mencapai sekitar Rp21,8 miliar.
Hal ini terungkap setelah Komisi IV DPRD Kabupaten Purbalingga melakukan inspeksi mendadak bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada Rabu, 29 April 2026.
Proyek yang menjadi fokus utama dalam tinjauan tersebut adalah Jembatan Merah Kali Gintung, Gedung DPRD baru, dan Gedung Purbalingga Islamic Center.
Ketua Komisi IV DPRD Purbalingga, Adi Yuwono, menekankan bahwa tinjauan dilakukan untuk memastikan progres fisik dari proyek-proyek yang selama ini berjalan lambat.
Sorotan utama tertuju pada Jembatan Merah yang menghubungkan Kecamatan Pengadegan dan Karangmoncol.
“Demi mengoptimalkan fungsi Jembatan Merah, masih dibutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp3 miliar,” ungkap Adi Yuwono.
Ia menjelaskan bahwa dana tambahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan hanger dan kebutuhan pemeliharaan jembatan.
Keberadaan Jembatan Merah sangat penting karena menjadi jalur penghubung vital bagi masyarakat di kedua kecamatan tersebut.
Sementara itu, proyek Gedung DPRD baru yang telah menyedot anggaran sebesar Rp41,9 miliar sejak tahun 2016 hingga 2024 juga belum dapat digunakan.
“Agar gedung ini bisa segera difungsikan, memang masih perlu tambahan anggaran sekitar Rp8,8 miliar untuk penyelesaian fisik bangunan,” jelasnya.
Selain itu, Adi menambahkan bahwa diperlukan total sekitar Rp10 miliar lagi untuk melengkapi fasilitas pendukung guna memastikan gedung tersebut berfungsi secara optimal.
Dengan kebutuhan tambahan anggaran yang cukup besar ini, Komisi IV berencana untuk membawa temuan tersebut ke pimpinan DPRD dan Bupati Purbalingga.
Langkah ini diambil agar percepatan realisasi anggaran dapat segera dilakukan.
Adi Yuwono juga menekankan pentingnya integrasi infrastruktur pendukung dalam proyek ini, termasuk perbaikan ruas jalan Karangmoncol-Karanganyar.
“Mudah-mudahan semua rencana ini segera terealisasi agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, mempercepat akses warga, serta mendukung transportasi yang aman dan layak,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa upaya ini pada akhirnya akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Investasi dalam infrastruktur seperti Jembatan Merah dan Gedung DPRD baru tidak hanya diperlukan untuk meningkatkan fungsi publik tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat Purbalingga.
Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan lebih lancar, memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. (alw/stch/dda)
















