Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Sejumlah PTN Sukses Adakan Jalur Mandiri Setelah SNBT 2026

Jalur Mandiri PTNJalur Mandiri PTN

BANYUMASEKSPRES.ID, Pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 memang menjadi momen yang paling dinantikan para calon mahasiswa.

Namun, tidak semua peserta berhasil memperoleh kursi di perguruan tinggi negeri melalui jalur tersebut. Bagi Anda yang belum mendapatkan hasil sesuai harapan, tidak perlu berkecil hati.

Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) masih membuka jalur mandiri sebagai alternatif untuk melanjutkan pendidikan ke kampus impian.

Jalur mandiri merupakan seleksi yang diselenggarakan langsung oleh masing-masing PTN. Setiap kampus memiliki ketentuan, metode seleksi, hingga biaya pendaftaran yang berbeda-beda.

Karena itu, calon mahasiswa perlu mencermati persyaratan dan jadwal yang berlaku agar tidak melewatkan kesempatan.Berikut beberapa jalur mandiri PTN yang dapat menjadi pilihan.

1. SIMAK UI, Jalur Mandiri Universitas Indonesia

Universitas Indonesia (UI) masih membuka Seleksi Masuk UI atau SIMAK UI bagi calon mahasiswa program Sarjana maupun Vokasi.

Simak UI Jalur Mandiri PTN

Jalur ini menjadi salah satu pilihan favorit karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk memilih program studi sesuai minat.

Peserta lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dapat mengikuti seleksi ini. Khusus pendaftar program Sarjana, peserta diwajibkan telah mengikuti UTBK 2026 dan mencantumkan nomor peserta saat registrasi.

Selain itu, calon mahasiswa harus dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, serta memenuhi ketentuan kesehatan tertentu untuk program studi yang mensyaratkan bebas buta warna.

Biaya pendaftaran SIMAK UI sebesar Rp650 ribu dengan proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi UI.

2. Seleksi Siswa Unggul ITB

Institut Teknologi Bandung (ITB) menghadirkan skema baru dalam penerimaan mahasiswa melalui Seleksi Siswa Unggul (SSU) ITB.

Jalur ini terdiri atas beberapa kategori, yaitu berbasis nilai UTBK, talenta, dan tes. Peserta lulusan tahun 2024 hingga 2026 dapat mengikuti jalur berbasis tes.

Sementara itu, jalur prestasi atau non-tes diperuntukkan bagi siswa kelas 12 yang lulus pada tahun 2026. Calon peserta juga tidak boleh berstatus sebagai mahasiswa aktif maupun pernah terdaftar di program Sarjana ITB.

Persyaratan khusus, seperti ketentuan bebas buta warna pada program tertentu, juga wajib diperhatikan. Biaya pendaftaran SSU ITB ditetapkan sebesar Rp750 ribu untuk setiap akun pendaftaran.

3. SMITS ACE ITS

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) juga masih membuka kesempatan melalui jalur SMITS ACE atau ITS Academic and Competence Excellence.

Seleksi ini menggabungkan penilaian kemampuan akademik dengan tes kompetensi terstandar. Tersedia dua kategori, yaitu Seleksi Mandiri Umum dan Seleksi Mandiri Kemitraan bagi putra-putri pegawai instansi mitra ITS.

Pendaftar wajib memiliki akun myITS Admission, merupakan warga negara Indonesia dengan NIK dan NISN, serta merupakan lulusan SMA/sederajat tahun 2024 hingga 2026.

Peserta juga harus mengikuti tes SMITS, mengunggah nilai rapor lengkap, dan menyertakan portofolio apabila memilih program studi yang berkaitan dengan bidang desain. Biaya pendaftaran jalur ini sebesar Rp500 ribu.

4. CBT Domisili Universitas Negeri Yogyakarta

Bagi calon mahasiswa yang menginginkan proses seleksi lebih fleksibel, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyediakan jalur CBT Domisili untuk program Sarjana Terapan.

Sistem tes dilakukan secara daring menggunakan komputer dari tempat tinggal masing-masing peserta. Skema ini dinilai memudahkan calon mahasiswa dari berbagai daerah tanpa harus datang langsung ke lokasi ujian.

Jalur tersebut terbuka bagi lulusan SMA/MA/SMK sederajat, termasuk Paket C, dari tiga tahun kelulusan terakhir. Adapun batas usia maksimal peserta adalah 25 tahun.

Calon peserta dapat melakukan registrasi secara online dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu.

5. Beragam Jalur Mandiri Universitas Brawijaya

Universitas Brawijaya (UB) menawarkan cukup banyak pilihan jalur mandiri bagi calon mahasiswa baru.

Beberapa di antaranya meliputi Jalur Prestasi, Seleksi Mandiri berbasis Nilai Rapor, Seleksi Mandiri menggunakan Nilai UTBK, hingga Jalur Mandiri Penyandang Disabilitas.

Keberagaman jalur tersebut memberikan kesempatan lebih luas bagi peserta untuk memilih metode seleksi yang paling sesuai dengan kemampuan dan rekam jejak akademik yang dimiliki.

Untuk mengikuti proses pendaftaran, peserta perlu menyiapkan biaya sebesar Rp500 ribu sesuai ketentuan yang berlaku.

Jangan Menyerah Mengejar Kampus Impian

Tidak lolos SNBT bukan berarti impian kuliah di perguruan tinggi negeri harus berhenti begitu saja. Jalur mandiri tetap menjadi peluang besar yang dapat dimanfaatkan dengan persiapan yang matang.

Pastikan Anda mencermati syarat, jadwal, serta mekanisme seleksi dari kampus tujuan. Selain itu, terdapat daftar program studi yang mudahkan untuk mendapatkan pekerjaan tahun 2026.

Dengan strategi yang tepat dan semangat yang tidak mudah padam, kesempatan untuk menjadi mahasiswa PTN favorit masih terbuka lebar. (*/nds)

Berita Sebelumnya
Menikmati Waktu Sendiri dengan Cara yang Produktif

10 Hobi Terbaik untuk Introvert yang Bikin Produktif dan Meningkatkan Kesehatan Mental

Berita Selanjutnya
Spesifikasi HP Xiaomi A5

Spesifikasi HP Xiaomi Terlaris di Dunia Yakni Redmi A5 Harga Terjangkau