BANYUMASEKSPRES.ID, Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menjadi jalur favorit calon mahasiswa untuk masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes.
Persaingan pun semakin ketat karena kuota terbatas sementara jumlah pendaftar terus meningkat setiap tahun.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi salah satu kampus yang paling banyak diminati pada SNBP 2026.
Dari puluhan program studi yang tersedia, terdapat sejumlah jurusan dengan tingkat keketatan tinggi yang membuat peluang lolos menjadi semakin kecil.
Pada tahun ini, ITS memberikan kesempatan kepada 1.617 siswa sebagai calon mahasiswa baru melalui jalur SNBP 2026.
Jumlah tersebut berasal dari total pendaftar yang mencapai puluhan ribu siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS, Nani Kurniati, menyampaikan bahwa sebanyak 18.110 siswa memilih ITS pada jalur SNBP 2026.
Dari jumlah tersebut, 12.539 siswa menjadikan ITS sebagai pilihan pertama dan 5.571 siswa memilih ITS sebagai pilihan kedua. Selain itu, jumlah pendaftar tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa ITS tetap menjadi salah satu kampus teknik favorit dengan tingkat persaingan yang sangat kompetitif.
Dari total pendaftar tersebut, terdapat 4.157 siswa yang mendaftar melalui jalur KIP Kuliah. Selanjutnya, ada UNY yang berikan kesempatan seleksi mandiri dengan jadwal, syarat, dan langkah pendaftaran.
Sebanyak 344 siswa dinyatakan lolos sebagai calon penerima bantuan tersebut, namun masih harus mengikuti seleksi internal lanjutan dari pihak ITS.
Mahasiswa yang tidak lolos seleksi internal tetap memiliki peluang mendapatkan keringanan UKT.
Selain itu, ITS juga menyediakan berbagai beasiswa internal untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial.
Beberapa jurusan dengan jumlah peminat terbanyak antara lain Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Mesin, serta Teknik Sipil.
Namun, jumlah peminat tinggi tidak selalu berarti keketatan tertinggi karena kuota juga sangat menentukan.
Daftar 10 Jurusan Terketat ITS di SNBP 2026
Berikut ini adalah jurusan dengan tingkat keketatan tertinggi di ITS pada SNBP 2026. Data ini menunjukkan perbandingan antara jumlah pendaftar dengan kuota yang tersedia.
1. Teknik Pertambangan
Jurusan Teknik Pertambangan menjadi program studi dengan persaingan paling ketat tahun ini. Dari 442 pendaftar, hanya 10 mahasiswa yang diterima dengan tingkat keketatan sekitar 2,37 persen.
2. Kedokteran
Program Kedokteran ITS juga memiliki persaingan sangat tinggi. Sebanyak 283 siswa mendaftar, namun hanya 10 kursi tersedia dengan tingkat keketatan 3,53 persen.
3. Bisnis Digital
Jurusan yang sedang populer ini menarik 315 pendaftar. Dari jumlah tersebut, hanya 12 mahasiswa diterima dengan keketatan sekitar 3,81 persen.
4. Teknik Industri
Teknik Industri masih menjadi favorit calon mahasiswa. Tercatat 803 siswa mendaftar, sementara kuota yang tersedia hanya 40 kursi dengan keketatan 4,98 persen.
5. Sains Data
Jurusan Sains Data semakin diminati karena prospek karier yang luas. Dari 210 pendaftar, hanya sekitar 11 siswa diterima dengan tingkat keketatan 5,24 persen.
6. Teknik Lepas Pantai
Program studi ini diminati 293 pendaftar. Kuota yang tersedia hanya 16 mahasiswa dengan keketatan sekitar 5,46 persen.
7. Teknik Mesin
Teknik Mesin juga termasuk jurusan favorit di ITS. Sebanyak 742 siswa mendaftar dan hanya 41 mahasiswa yang diterima dengan keketatan 5,53 persen.
8. Teknik Sipil
Jurusan Teknik Sipil memiliki 695 pendaftar. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 41 mahasiswa yang berhasil lolos dengan tingkat keketatan 5,90 persen.
9. Bioteknologi
Program Bioteknologi mencatat 200 pendaftar. Kuota yang tersedia hanya 12 kursi dengan tingkat keketatan sekitar 6 persen.
Jalur SNBP ITS Hanya 23 Persen dari Total Kuota
Pihak ITS menegaskan bahwa jalur SNBP hanya mencakup sekitar 23 persen dari total mahasiswa baru ITS tahun 2026. Artinya, peluang masuk ITS masih terbuka melalui jalur seleksi lainnya.
Calon mahasiswa masih dapat mencoba beberapa jalur lain dengan kuota yang lebih besar. Jalur tersebut memberikan kesempatan tambahan bagi siswa yang belum berhasil melalui SNBP.
Berikut jalur masuk ITS selain SNBP:
- Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)
- Seleksi Mandiri ITS Prestasi (SMITS FLAT)
- Seleksi Mandiri ITS Tes (SMITS ACE)
- International Undergraduate Program (IUP)
Jalur SNBT memiliki kuota sekitar 35 persen dari total mahasiswa baru. Sementara itu, jalur SMITS FLAT menjadi jalur dengan kuota terbesar yaitu sekitar 42 persen.
Selain itu, ITS juga menyediakan jalur International Undergraduate Program (IUP) dengan total kuota sekitar 370 mahasiswa. Jalur ini memberikan pengalaman belajar internasional bagi mahasiswa yang lolos seleksi.
Beasiswa Garuda di Jalur IUP ITS
ITS juga membuka kesempatan beasiswa melalui jalur IUP. Program ini bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.
Beasiswa Garuda memberikan peluang belajar gratis baik di dalam negeri maupun luar negeri. Program ini menjadi kesempatan menarik bagi calon mahasiswa yang ingin merasakan pendidikan bertaraf internasional.
Dengan tingkat persaingan yang ketat, calon mahasiswa perlu menyiapkan strategi sejak awal. Memilih jurusan sesuai minat dan peluang menjadi langkah penting agar peluang lolos ke ITS semakin besar.(*/nds)
















