BANYUMASEKSPRES.ID, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 kembali menunjukkan perubahan menarik dalam tren pilihan calon mahasiswa.
Jika selama ini program studi sarjana dianggap sebagai tujuan utama, data terbaru justru memperlihatkan bahwa program vokasi semakin diminati oleh para peserta.
Fenomena tersebut menjadi sinyal bahwa banyak calon mahasiswa mulai mempertimbangkan jurusan dengan prospek kerja yang jelas serta kemampuan praktis yang lebih siap diterapkan di dunia industri.
Tak heran jika sejumlah program diploma dan sarjana terapan berhasil mendominasi daftar jurusan dengan jumlah pendaftar terbanyak.
Berdasarkan hasil SNBT 2026, sebanyak 256.369 peserta berhasil lolos seleksi dari total daya tampung nasional sebanyak 286.864 kursi. Artinya, tingkat keterisian mencapai sekitar 89,37 persen.
Menariknya, sebagian besar program studi favorit justru berasal dari jalur vokasi yang berada di lingkungan perguruan tinggi akademik maupun politeknik.

Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan vokasi sebagai pilihan masa depan. Selain itu, terdapat data statistik persaingan dan peluang lolos SNBT dari tahun ke tahun.
Jurusan Terfavorit di PTN Akademik SNBT 2026
Program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi primadona pada pelaksanaan SNBT 2026. Jurusan ini berhasil mencatat jumlah peminat di perguruan tinggi akademik. Berikut daftar lengkapnya.
1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) – Universitas Sebelas Maret
- Pendaftar: 5.582 orang
- Daya tampung diterima: 43 orang
Persaingan pada program ini sangat ketat karena hanya sebagian kecil peserta yang berhasil lolos. Dengan prospek kerja di banyak perusahaan menjadikan salah satu kesempatan berkarir secara linear.
2. Keperawatan (D3) – Universitas Airlangga
- Pendaftar: 5.216 orang
- Diterima: 60 orang
Bidang kesehatan masih menjadi pilihan favorit karena dianggap memiliki prospek kerja yang stabil. Prodi ini menjadi banyak incaran berkontribusi di bidang kesehatan.
3. Administrasi Bisnis (D3) – Universitas Brawijaya
- Pendaftar: 5.059 orang
- Diterima: 116 orang
Jurusan ini diminati karena menawarkan kompetensi yang dibutuhkan di berbagai sektor industri. Administrasi Bisnis memberikan kesempatan berkarir secara linear dengan ilmu dan penerapan di pekerjaan.
4. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) – Universitas Airlangga
- Pendaftar: 4.792 orang
- Diterima: 60 orang
K3 kembali membuktikan daya tariknya dengan masuk dalam daftar teratas. Program studi tersebut sukses menyandingkan lulusan hebat yang berkontribusi di banyak perusahaan.
5. Teknik Pertambangan dan Perminyakan (S1) – Institut Teknologi Bandung
- Pendaftar: 4.789 orang
- Diterima: 115 orang
Sebagai satu-satunya jurusan teknik di lima besar, program ini tetap menjadi incaran calon mahasiswa. Pertambangan di ITB selalu menjadi incaran bagi calon mahasiswa baru.
6. Keperawatan Anestesiologi (D4) – Universitas Sebelas Maret
- Pendaftar: 4.766 orang
- Diterima: 23 orang
Jumlah kursi yang terbatas membuat tingkat persaingannya sangat tinggi. Keperawatan memberikan kontribusi kesehatan di Indonesia secara maksimal.
7. Hukum (S1) – Universitas Diponegoro
- Pendaftar: 4.685 orang
- Diterima: 287 orang
Ilmu Hukum masih menjadi salah satu jurusan favorit di kelompok sarjana. Hukum masih menjadi bagian dari peminatan peserta SNBT yang tertinggi di Indonesia.
8. Perpajakan (D3) – Universitas Airlangga
- Pendaftar: 4.570 orang
- Diterima: 60 orang
Lulusan perpajakan dinilai memiliki peluang karier yang cukup luas. Prospek lulusan pajak memberikan kesempatan berkarir di bagian finansial di berbagai perusahaan.
9. Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital (D4) – Universitas Negeri Jakarta
- Pendaftar: 4.346 orang
- Diterima: 45 orang
Perkembangan industri digital ikut mendongkrak popularitas jurusan ini. Oleh karena itu, bidang kreativitas di industri digital memberikan peluang dalam pekerjaan.
10. Ilmu Hukum (S1) – Universitas Indonesia
- Pendaftar: 4.187 orang
- Diterima: 174 orang
Sebagai salah satu program studi unggulan, Ilmu Hukum UI tetap menjadi incaran banyak peserta. Dengan banyaknya peserta ini memberikan persaingan disetiap tahunnya.
Jurusan Favorit di PTN Vokasi SNBT 2026
Selain PTN akademik, politeknik juga mencatat tingginya minat pendaftar pada sejumlah program studi terapan. Berikut daftar jurusan vokasi dengan peminat terbanyak.
1. Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) – Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
- Pendaftar: 3.615 orang
- Diterima: 127 orang
2. Administrasi Bisnis (D3) – Politeknik Negeri Jakarta
- Pendaftar: 3.557 orang
- Diterima: 62 orang
3. Administrasi Bisnis (D3) – Politeknik Negeri Bandung
- Pendaftar: 3.055 orang
- Diterima: 32 orang
4. Teknik Informatika (D4) – Politeknik Negeri Jakarta
- Pendaftar: 2.796 orang
- Diterima: 45 orang
5. Administrasi Bisnis (D3) – Politeknik Negeri Medan
- Pendaftar: 2.620 orang
- Diterima: 112 orang
6. Teknik Informatika (D3) – Politeknik Negeri Bandung
- Pendaftar: 2.618 orang
- Diterima: 32 orang
7. Teknik Informatika (D4) – Politeknik Negeri Bandung
- Pendaftar: 2.577 orang
- Diterima: 64 orang
8. Manajemen Bisnis (D4) – Politeknik Negeri Medan
- Pendaftar: 2.521 orang
- Diterima: 69 orang
9. Administrasi Bisnis (D3) – Politeknik Negeri Malang
- Pendaftar: 2.389 orang
- Diterima: 79 orang
10. Teknik Mesin (D3) – Politeknik Negeri Bandung
- Pendaftar: 2.383 orang
- Diterima: 48 orang
Pendidikan Vokasi Semakin Dilirik
Dominasi program vokasi dalam daftar jurusan terfavorit menunjukkan adanya perubahan pola pikir calon mahasiswa.
Banyak peserta kini tidak hanya mengejar gengsi kampus atau gelar sarjana, tetapi juga mempertimbangkan kesiapan kerja setelah lulus.
Pendidikan vokasi menawarkan pembelajaran yang lebih aplikatif dan dekat dengan kebutuhan industri. Oleh sebab itu, lulusan diploma maupun sarjana terapan dinilai memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Bagi calon mahasiswa yang akan mengikuti seleksi pada tahun berikutnya, data ini dapat menjadi referensi untuk menyusun strategi pemilihan jurusan.
Selain mempertimbangkan minat dan kemampuan diri, memahami tingkat persaingan setiap program studi juga menjadi langkah penting agar peluang lolos ke perguruan tinggi impian semakin besar. (*/nds)
















