BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kebumen telah membuat prestasi yang membanggakan dalam ajang Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova).
Dalam kompetisi yang berlangsung baru-baru ini, tim riset dari sekolah tersebut berhasil menembus enam besar dalam kategori pelajar dan masyarakat.
Keberhasilan ini mereka raih setelah memberikan presentasi di depan para penilai dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Baperida) Kebumen pada hari Selasa, 14 April.
Paparan yang disampaikan oleh tim dinilai sangat meyakinkan, menjadi kunci sukses mereka untuk lolos ke tahap selanjutnya.
Dalam presentasi tersebut, tim riset memperkenalkan sebuah sistem pemantauan detak jantung dan lokasi pendaki gunung secara real-time.
Sistem inovatif ini dilengkapi dengan teknologi Global Positioning System (GPS) serta fitur pertolongan darurat otomatis yang dirancang khusus untuk meningkatkan keselamatan para pendaki.
Keberadaan sistem ini sangat penting, terutama dalam situasi darurat yang sering kali terjadi di medan pegunungan yang penuh tantangan.
Inovasi yang ditawarkan oleh siswa-siswi MAN 2 Kebumen ini mendapat pengakuan luas karena dinilai memiliki potensi yang signifikan dalam membantu meningkatkan keselamatan para pendaki, baik pemula maupun berpengalaman.
Dalam lingkungan pegunungan yang sering kali tidak terduga, sistem pemantauan ini dapat memberikan informasi kritis mengenai kondisi pendaki kepada keluarga dan pihak berwenang.
Pembina Krenova MAN 2 Kebumen, Kartina Dati, menyatakan kebanggaannya atas capaian luar biasa yang diraih oleh tim riset tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa tim telah bekerja keras untuk mengembangkan ide inovatif ini.
“Kami berharap tim riset MAN 2 Kebumen semakin berkembang dan terus melahirkan inovasi-inovasi baru yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya kepada awak media pada hari Rabu, 16 April.
Tim riset yang beranggotakan Talita Samanta Rahma, Ahmad Nur Abdillah, dan Ika Nur Aprilia ini menunjukkan kemampuan penelitian yang sangat kompetitif.
Ketiga siswa ini berhasil menyajikan ide mereka dengan cara yang menarik perhatian dewan juri.
Namun demikian, inovasi tersebut masih memerlukan penyempurnaan lebih lanjut.
Masukan dari dewan juri dianggap sebagai bahan evaluasi yang penting untuk pengembangan produk di masa mendatang.
Selama proses presentasi, terlihat antusiasme tinggi dari peserta lain dan penilai.
Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi Krenova bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga platform untuk berbagi ide kreatif dan inovatif di kalangan generasi muda.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan akan lahir lebih banyak inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (cah/stch/dda)
















