BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Stadion Goentoer Darjono di Purbalingga tengah mengalami pembenahan signifikan sebagai persiapan untuk menjadi tuan rumah babak 64 besar Liga 4 Nasional tahun 2026.
Perbaikan ini sangat penting mengingat catatan yang diberikan oleh PSSI selama proses verifikasi stadion.
Diharapkan bahwa semua perbaikan akan dimulai pada pekan depan, menandai langkah maju dalam meningkatkan kualitas fasilitas olahraga di daerah tersebut.
Uut Triyas Yanuar, manajer tim sepak bola Persibangga Purbalingga, mengungkapkan bahwa pihak rekanan proyek telah melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi stadion dan siap untuk memulai pekerjaan.
“Rekanan yang akan mengerjakan perbaikan stadion sudah melihat langsung stadion dan siap bekerja. Catatan dari PSSI seperti ukuran gawang dan lebar lapangan akan diperbaiki mulai, paling cepat pekan depan,” ungkapnya dalam wawancara pada Kamis, 16 April 2026.
Perbaikan yang direncanakan tidak hanya mencakup standar lapangan, tetapi juga mencakup peningkatan fasilitas dengan pemasangan papan skor digital.
Rencana ini diambil berdasarkan masukan dari PSSI yang menekankan pentingnya modernisasi fasilitas stadion.
“Masukan dari PSSI, papan skor harus dipindah ke sisi timur. Jadi, akan dibangun papan skor baru di sisi timur. Rencananya akan menggunakan papan skor digital, agar lebih modern,” jelas Uut.
Sebelumnya, papan skor lama yang terletak di sisi utara dan selatan stadion rencananya akan dibongkar.
Dengan langkah ini, Stadion Goentoer Darjono berkomitmen untuk memenuhi standar kompetisi nasional serta meningkatkan daya tarik bagi pengunjung dan penonton.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga memastikan bahwa proses perbaikan akan dilakukan secara maksimal demi menjadikan stadion ini layak untuk menjadi venue babak 64 besar Liga 4 Nasional 2026.
Uut Triyas Yanuar juga menyampaikan harapannya agar Purbalingga dapat menjadi lokasi pembukaan Liga 4 Nasional.
“Kami juga berjuang agar Purbalingga bisa menjadi lokasi opening atau pembukaan Liga 4 Nasional,” imbuhnya.
Hal ini tidak hanya berkaitan dengan aspek prestisius semata, namun juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.
Keberadaan pertandingan yang disiarkan secara langsung oleh televisi nasional merupakan salah satu keuntungan jika Purbalingga terpilih sebagai tuan rumah.
Keberadaan suporter baik dari tim tuan rumah maupun tim tamu diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di sekitar stadion pun diprediksi akan merasakan efek positif dari perhelatan olahraga ini.
Dalam konteks ini, penting untuk dicatat bahwa sektor UMKM sering kali mendapatkan manfaat langsung dari even-even besar seperti Liga 4 Nasional.
Kehadiran ribuan penggemar yang datang ke stadion tidak hanya membawa semangat dukungan bagi tim mereka, tetapi juga meningkatkan okupansi hotel-hotel lokal, restoran, dan bisnis kecil lainnya yang melayani kebutuhan para pengunjung.
Proses verifikasi oleh PSSI beberapa waktu lalu menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa Stadion Goentoer Darjono memenuhi semua persyaratan teknis yang diperlukan.
Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur olahraga dan mendukung perkembangan sepak bola di wilayah tersebut.
Dengan adanya berbagai upaya perbaikan dan modernisasi fasilitas, Stadion Goentoer Darjono diharapkan dapat menarik lebih banyak perhatian dari publik serta media. (tya/stch/dda)
















