BANYUMASEKSPRES.ID, Kementerian Sosial (Kemensos) membuka kesempatan besar bagi para pendidik di Indonesia melalui rekrutmen 1.554 formasi jabatan fungsional guru ahli pertama.
Guru-guru ini akan ditempatkan di Sekolah Rakyat yang tersebar di 100 lokasi sebagai bagian dari tahap pertama pelaksanaan program.
Para guru yang lolos seleksi nantinya akan memperoleh status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Jabatan Fungsional (PPPK JF).
“Guru yang lulus seleksi menjadi guru Sekolah Rakyat akan diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Jabatan Fungsional (PPPK JF) di bawah naungan Kemensos. Mereka bakal mendapatkan gaji pokok, tunjangan profesi guru, tunjangan kinerja, serta pelatihan khusus sebagai guru Sekolah Rakyat,” ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos Robben Rico dalam keterangan resminya, pada Rabu, 11 Juni 2025.
Program rekrutmen guru Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya Kemensos dalam meningkatkan akses pendidikan berbasis sosial di komunitas yang membutuhkan, sekaligus memperkuat eksistensi Sekolah Rakyat sebagai alternatif pendidikan berasrama yang inklusif dan adaptif.
Setiap guru yang diangkat akan mendapatkan berbagai hak sebagaimana ASN, termasuk pelatihan khusus guna membekali mereka dalam menghadapi tantangan pembelajaran di lapangan.
Syarat Daftar Jadi Guru Sekolah Rakyat
Untuk dapat mengikuti proses seleksi ini, pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan umum dan khusus.
1. Persyaratan Umum
Dari sisi persyaratan umum, pelamar wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Rentang usia yang diperbolehkan antara 20-45 tahun pada saat ditetapkan sebagai bakal calon guru.
Calon peserta juga tidak boleh memiliki catatan pidana berdasarkan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap, khususnya untuk kasus yang mengakibatkan hukuman penjara dua tahun atau lebih.
Selain itu, mereka juga tidak boleh memiliki riwayat diberhentikan tidak dengan hormat sebagai ASN, anggota TNI atau Polri, maupun sebagai pegawai swasta.
Pendaftar juga tidak boleh sedang menjabat sebagai calon PNS, PNS aktif, maupun anggota aktif TNI atau Polri. Mereka juga tidak diperkenankan terlibat dalam aktivitas politik praktis atau menjadi pengurus partai politik.
Dari sisi akademik, pelamar diwajibkan memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah Sarjana (S-1) atau Diploma Empat/Sarjana Terapan. Di samping itu, pelamar harus memiliki Sertifikat Pendidik dari Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan atau Calon Guru.
Kondisi fisik dan mental juga menjadi perhatian. Pelamar harus sehat secara jasmani dan rohani sesuai dengan syarat jabatan yang dilamar, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Hal tersebut penting mengingat Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau area-area terpencil maupun daerah dengan keterbatasan akses pendidikan formal.

2. Persyaratan Khusus
Sementara itu, untuk persyaratan khusus, pelamar wajib memiliki IPK minimal 3,00 sebagai bentuk standar akademik yang ditetapkan.
Pelamar juga harus mampu menggunakan Bahasa Inggris secara aktif, baik secara lisan maupun tulisan. Ini menjadi penting karena beberapa metode pengajaran dan sumber belajar menggunakan referensi internasional.
Calon guru juga harus sudah mengikuti seluruh tahapan seleksi ASN PPPK Tahun Anggaran 2024 dan sudah tercatat dalam aplikasi Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN).
Syarat lainnya adalah terbukti bersih dari penggunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, atau dikenal sebagai NAPZA. Terakhir, mereka harus bersedia berada di lingkungan pendidikan berasrama yang menjadi ciri khas dari Sekolah Rakyat.
Rangkaian proses seleksi akan berlangsung sepanjang bulan Juni 2025. Seleksi calon guru Sekolah Rakyat oleh Kemendikdasmen telah dijadwalkan pada 10-12 Juni 2025, dengan pengumuman hasil seleksi dilaksanakan pada 16 Juni 2025.
Selanjutnya, calon guru yang lolos dapat melakukan registrasi online melalui aplikasi Kemensos pada tanggal 16-17 Juni 2025. Jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tambahan akan diumumkan sehari setelahnya, yakni pada 18 Juni 2025.
Seleksi tambahan itu sendiri akan dilangsungkan antara 19-23 Juni 2025 dan menjadi tahap penting untuk menilai kesiapan peserta dalam menjalankan tugas sebagai guru Sekolah Rakyat.
Setelah seluruh tahapan tersebut selesai, pengumuman resmi terkait pengangkatan PPPK JF Guru Sekolah Rakyat oleh Kemensos akan dilakukan pada 30 Juni 2025. Para guru yang terpilih dan lolos semua tahapan seleksi akan diangkat secara resmi pada bulan Juli 2025.
Melalui seleksi ini, Kemensos berupaya merekrut guru-guru berkualitas yang memiliki dedikasi tinggi dan siap mengabdi untuk pendidikan sosial berbasis komunitas.
Total 1.554 formasi jabatan fungsional guru ahli pertama disiapkan untuk memperkuat Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia.
Seluruh persyaratan yang ditetapkan, baik umum maupun khusus, disusun dengan mempertimbangkan kualitas akademik, integritas moral, dan kesiapan fisik calon guru dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.
Dengan demikian, kehadiran guru-guru di Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberi dampak besar terhadap kualitas pendidikan anak-anak dari kelompok rentan maupun daerah terpencil.
Proses seleksi guru Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dalam rangkaian rekrutmen ASN tahun anggaran 2025, yang secara khusus diarahkan untuk mendukung layanan sosial berbasis pendidikan di bawah Kemensos.
Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar pun tercermin melalui pengangkatan guru Sekolah Rakyat sebagai ASN PPPK. (fam)
















