Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
UPKP Sumpiuh Periksa Bungkus Paket untuk Cari Petunjuk Pembuang Sampah Liar
Vicky Shu Pusing Dua Anaknya Main Bola di Rumah, Barang-barang Jadi Korban

Vicky Shu Pusing Dua Anaknya Main Bola di Rumah, Barang-barang Jadi Korban

Jadi Macan Ngamuk di RumahJadi Macan Ngamuk di Rumah
Vicky Shu

BANYUMASEKSPRES.ID, Memiliki dua anak laki-laki yang aktif ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi penyanyi asal Cilacap, Vicky Shu.

Energi sang buah hati yang seolah tidak ada habisnya kerap membuat suasana rumah menjadi ramai.

Vicky Shu menceritakan, kedua anaknya memiliki kegemaran bermain bola. Namun, alih-alih bermain di luar rumah, keduanya terkadang justru membawa permainan tersebut ke dalam rumah.

Kondisi itu membuat suasana rumah Vicky kerap berubah layaknya lapangan sepak bola.

Tak hanya suara dan aktivitas anak yang membuat rumah riuh, sejumlah barang di dalam rumah juga pernah menjadi korban permainan mereka.

“Kalau misalnya di rumah, nanti tiba-tiba di dalam rumah mereka berdua main bola, kan dua-duanya cowok kan. Tapi di dalam rumah main bola yang tiba-tiba lampu jatuh lah, yang tiba-tiba pokoknya segala bisa ambruk gitu kan,” kata Vicky Shu.

Vicky mengaku kejadian barang rumah tangga menjadi korban permainan anak bukan hanya terjadi sekali.

Salah satu pengalaman yang paling diingatnya adalah ketika lampu gantung di rumah sampai copot dan jatuh setelah terkena bola.

Menurut Vicky, meskipun bola yang digunakan untuk bermain di dalam rumah merupakan bola ringan, tenaga tendangan anak-anaknya tetap cukup kuat untuk membuat benda di sekitar mereka terkena dampak.

“Sering, sering banget. Meleng dikit udah pasti main bola dalam rumah ya. Walaupun kalau dalam rumah bola-bola ringan itu, tapi kan tetep aja tendangan anak cowok kenceng, nabrak lampuku itu lampu gantung pada jatuh copot-copot,” ungkapnya.

Kejadian tersebut membuat Vicky harus ekstra waspada ketika kedua anaknya mulai bermain di dalam rumah.

Pasalnya, gerakan yang awalnya hanya bermain bola bisa berujung pada barang-barang rumah yang bergeser atau bahkan jatuh.

Melihat kondisi rumah yang berantakan akibat ulah kedua anaknya, Vicky mengakui dirinya terkadang tidak mampu menahan emosi.

Ia bahkan bercanda bahwa dirinya bisa berubah menjadi sosok ibu yang sangat galak ketika melihat barang-barang di rumah berantakan atau rusak akibat permainan anak.

“Rontok (lampunya). Maknya udah macan ngamuk-ngamuk gitu kan,” ucap Vicky sembari tertawa.

Meski demikian, cerita tersebut disampaikan Vicky dengan nada bercanda.

Di balik kerepotan menghadapi dua anak yang sangat aktif, ia tetap menikmati proses mendampingi tumbuh kembang buah hatinya.

Vicky menyadari anak-anak membutuhkan ruang untuk bergerak dan menyalurkan energi mereka. Karena itu, ia tidak melarang kedua buah hatinya menekuni aktivitas olahraga.

Justru, Vicky berusaha memfasilitasi minat tersebut dengan memberikan berbagai kegiatan olahraga di luar rumah.

Kedua anaknya mengikuti sejumlah les olahraga, di antaranya sepak bola dan basket.

Menurut Vicky, aktivitas tersebut menjadi salah satu cara agar anak-anaknya dapat menyalurkan energi sekaligus mengembangkan minat mereka.

“Hampir setiap hari (les). Biar, karena anak cowok kayak harus ada activity gitu. Ya puasin aja gitu di luar (les),” imbuhnya.

Bagi Vicky, memiliki anak yang aktif memang membutuhkan kesabaran ekstra.

Namun, ia memilih mendukung kegemaran anak-anaknya dengan memberikan kegiatan yang sesuai minat mereka.

Dengan mengikuti berbagai aktivitas olahraga, energi kedua anaknya diharapkan dapat tersalurkan dengan baik.

Sementara di rumah, Vicky tentu harus tetap bersiap menghadapi kemungkinan suasana kembali berubah menjadi “lapangan bola” dadakan. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Bungkus Paket Jadi Petunjuk Sampah Liar

UPKP Sumpiuh Periksa Bungkus Paket untuk Cari Petunjuk Pembuang Sampah Liar