BANYUMASEKSPRES.ID, NTB – Sirkuit Mandalika kembali siap menjadi tuan rumah ajang balap bergengsi MotoGP untuk kelima kalinya, yang akan berlangsung dari 9 hingga 11 Oktober 2026.
Kegiatan ini akan menampilkan dua pembalap Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama, yang siap mengaspal di sirkuit yang telah menjadi ikonik bagi dunia balap motor.
Direktur Utama Injourney, Maya Watono, meyakini bahwa penyelenggaraan MotoGP kali ini akan memiliki dampak signifikan bagi sektor pariwisata dan perekonomian di Nusa Tenggara Barat (NTB), sebuah provinsi yang terkenal dengan keindahan alamnya dan daya tarik wisata yang semakin meningkat.
Pada tahun lalu, MotoGP di Mandalika berhasil mencatatkan dampak ekonomi yang mencapai Rp 4,9 triliun.
“MotoGP memberikan dampak luar biasa bagi ekonomi lokal. Jika kita lihat dari sisi dampak ekonomi tahun lalu mencapai Rp 4,9 triliun. Selain itu, penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) juga terlihat jelas,” ungkap Maya saat peluncuran MotoGP Mandalika 2026 pada Kamis (18/6/2016).
Maya menambahkan bahwa pada tahun ini seluruh marshal yang terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP adalah warga lokal.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas SDM di NTB mengalami peningkatan yang signifikan.
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, juga merasakan dampak positif dari setiap pergelaran MotoGP.
“Lebih dari enam ratus Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terlibat dalam acara ini dan kami membuka peluang besar bagi investor untuk datang ke NTB,” kata Indah.
Indah menjelaskan bahwa mereka memanfaatkan Mandalika sebagai magnet untuk menarik wisatawan serta investor ke daerahnya.
“Perhelatan MotoGP ini menjadi ruang bagi masyarakat sekitar untuk berkontribusi. Kami berharap rasa memiliki Mandalika tidak hanya dirasakan oleh warga NTB, tetapi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dengan rasa memiliki ini, kita semua dapat berkontribusi untuk mensukseskan acara tersebut,” lanjutnya.
Indah juga membuka pintu lebar-lebar bagi para investor yang ingin berinvestasi di NTB.
“Setiap event menunjukkan capaian luar biasa dalam hal hotel dan penerbangan tambahan. Posisi NTB yang berbatasan langsung dengan Bali dan Bajo juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk menyaksikan MotoGP,” tambahnya.
Dalam momen peluncuran tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MotoGP Mandalika.
Dia berharap ajang balap tersebut akan membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian di NTB.
“Kita bersama-sama mendorong ini. Persaingan dengan negara lain semakin kompleks. Namun kita yakin jika kita bergotong royong, hasilnya akan terlihat seperti yang terjadi pada MotoGP Mandalika ini. Setelah lima tahun penyelenggaraan, kita merasakan pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya,” ungkap Erick.
Dia menekankan bahwa jumlah penonton terus meningkat serta pertumbuhan ekonomi juga mengalami lonjakan positif.
Bahkan talenta-talenta baru dalam dunia balap mulai bermunculan dan menunjukkan perkembangan pesat.
“Mari kita sukseskan MotoGP Mandalika ini,” imbuhnya dengan semangat.
Traveler yang ingin menonton ajang balap internasional ini dapat membeli tiket secara online melalui situs resmi MotoGP Indonesia atau melakukan pembelian secara offline di Sarinah.
Dengan kemudahan aksesibilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung yang datang untuk menyaksikan langsung kehangatan kompetisi balapan motor terbesar dunia. (*/stch/dda)
















