Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Tradisi Sedekah Laut di Pantai Laguna Kebumen Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Berebut Gunungan
Wisata Desa Karangreja Cilacap Siap Dikembangkan, Ada Curug Goong hingga Agrowisata Durian

Wisata Desa Karangreja Cilacap Siap Dikembangkan, Ada Curug Goong hingga Agrowisata Durian

Karangreja Punya Potensi Jadi Destinasi Wisata BaruKarangreja Punya Potensi Jadi Destinasi Wisata Baru
INDAH : Pemandangan di Puncak Pulek Desa Karangreja, Kecamatan Cipari

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal.

Salah satu wilayah yang dinilai memiliki prospek besar adalah Desa Karangreja, Kecamatan Cipari, yang menawarkan perpaduan wisata alam, budaya, serta agrowisata dalam satu kawasan.

Melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cilacap, pemerintah melihat Desa Karangreja memiliki beragam destinasi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata baru, khususnya di wilayah barat Kabupaten Cilacap.

Kepala Disparpora Kabupaten Cilacap, Budi Narimo, mengatakan potensi wisata di Desa Karangreja cukup lengkap dan memiliki peluang besar untuk berkembang apabila dikelola secara profesional dengan melibatkan masyarakat setempat.

Menurutnya, perpaduan panorama alam, kekayaan budaya, serta sektor pertanian menjadi modal utama untuk membangun destinasi wisata yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.

“Potensi di Karangreja ini cukup beragam. Kolaborasi antara keindahan alam, tradisi budaya, dan sektor pertanian bisa menjadi daya tarik yang luar biasa bila dikonsep dengan matang,” ujar Budi.

Salah satu lokasi yang dinilai memiliki potensi besar adalah embung yang berada di lahan milik pemerintah desa.

Keberadaan embung tersebut berada di kawasan dataran tinggi dengan panorama alam yang indah sehingga berpeluang dikembangkan menjadi objek wisata.

Selain berfungsi sebagai penampung air, kawasan embung juga dinilai cocok dijadikan tempat rekreasi keluarga, menikmati pemandangan alam, hingga lokasi swafoto yang menarik bagi wisatawan.

Tidak hanya itu, Desa Karangreja juga memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang mulai dikenal masyarakat, di antaranya Curug Goong, Bukit Sempayak, dan Puncak Pulek.

Ketiga lokasi tersebut menawarkan panorama pegunungan yang masih alami dengan udara sejuk khas kawasan dataran tinggi, sehingga berpotensi menjadi tujuan wisata bagi pecinta alam maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan.

Meski demikian, untuk pengembangan Puncak Pulek, Budi menyarankan pemerintah desa mencari alternatif lokasi dengan panorama serupa.

Hal itu karena kawasan Puncak Pulek berada di lahan milik perusahaan perkebunan sehingga ruang pengembangannya cukup terbatas dari sisi pemanfaatan kawasan wisata.

Selain mengandalkan keindahan alam, Desa Karangreja juga mulai mengembangkan sektor agrowisata sebagai pelengkap destinasi wisata.

Pemerintah desa telah melakukan penanaman pohon durian di lahan yang berada di sepanjang jalan utama desa.

Kawasan tersebut direncanakan menjadi lokasi wisata petik durian ketika pohon-pohon mulai memasuki masa panen.

Konsep wisata tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian masyarakat.

Pengembangan agrowisata juga diyakini dapat membuka peluang usaha baru bagi warga, mulai dari penjualan hasil panen, produk olahan durian, kuliner khas desa, hingga berbagai usaha mikro yang mendukung aktivitas pariwisata.

Disparpora Cilacap berharap seluruh potensi wisata di Desa Karangreja dapat dikembangkan secara bertahap melalui kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, kelompok sadar wisata, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pendekatan berbasis masyarakat dinilai menjadi kunci agar pengembangan wisata tidak hanya menghadirkan destinasi baru, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi warga setempat.

“Harapan kami seluruh potensi tersebut dapat dikembangkan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat, sehingga mampu menjadi daya tarik wisata baru di wilayah barat Kabupaten Cilacap,” pungkas Budi.

Dengan kekayaan panorama alam, objek wisata yang terus berkembang, serta rencana pembangunan agrowisata durian, Desa Karangreja memiliki peluang besar menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Cilacap. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Ribuan Warga Meriahkan Sedekah Laut Lembupurwo

Tradisi Sedekah Laut di Pantai Laguna Kebumen Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Berebut Gunungan