Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Sedekah Laut Pantai Ayamputih Kebumen 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Wisatawan Padati Tradisi Larung Sesaji

Tradisi Syukur Nelayan Jadi Daya Tarik WisataTradisi Syukur Nelayan Jadi Daya Tarik Wisata
ANTUSIAS: Pengunjung dan warga berbaur dalam prosesi Sedekah Laut di Pantai Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Sabtu (11/7)

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Tradisi Sedekah Laut Pantai Ayamputih kembali digelar dengan meriah di Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Sabtu (11/7/2026).

Ribuan warga dan wisatawan memadati kawasan pantai untuk menyaksikan prosesi budaya yang telah menjadi warisan masyarakat pesisir sekaligus agenda wisata tahunan unggulan Kabupaten Kebumen.

Tradisi Sedekah Laut merupakan bentuk rasa syukur masyarakat nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang diperoleh selama setahun.

Selain sebagai ungkapan syukur, kegiatan ini juga menjadi doa bersama agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan saat melaut serta memperoleh hasil tangkapan yang melimpah.

Sejak pagi hari, kawasan Pantai Ayamputih dipenuhi masyarakat yang datang dari berbagai daerah. Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang pelaksanaan acara.

Banyak wisatawan mengabadikan setiap rangkaian prosesi menggunakan kamera maupun telepon genggam karena tradisi ini hanya dilaksanakan satu kali dalam setahun.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab budaya yang menampilkan gunungan hasil bumi dan tumpeng sebagai simbol kemakmuran masyarakat.

Arak-arakan tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari nelayan, tokoh adat, perangkat desa, hingga warga sekitar.

Setelah kirab selesai, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai bentuk permohonan agar kehidupan masyarakat pesisir selalu diberikan keberkahan.

Suasana berlangsung khidmat ketika doa dipanjatkan sebelum memasuki prosesi utama. Puncak acara ditandai dengan larung sesaji ke tengah laut.

Prosesi tersebut menjadi simbol penyerahan rasa syukur kepada Tuhan sekaligus harapan agar laut terus memberikan rezeki, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh nelayan.

Saat sesaji dilarung, ribuan pengunjung memadati bibir pantai untuk menyaksikan langsung prosesi yang sarat nilai budaya tersebut.

Banyak wisatawan mengaku sengaja datang setiap tahun karena tertarik dengan kekayaan tradisi masyarakat pesisir Kebumen.

Salah seorang pengunjung, Wastuti, mengatakan dirinya selalu menyempatkan hadir dalam setiap penyelenggaraan Sedekah Laut.

Menurutnya, tradisi tersebut memiliki makna budaya sekaligus spiritual yang sangat penting untuk terus dilestarikan.

“Setiap tahun saya selalu datang mengikuti Sedekah Laut. Semoga hasil tangkapan nelayan semakin melimpah, seluruh nelayan diberikan keselamatan, dan masyarakat Desa Ayamputih semakin sejahtera,” ujarnya.

Kepala Desa Ayamputih, Saodi, menjelaskan bahwa Sedekah Laut bukan hanya menjadi tradisi masyarakat nelayan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian desa.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini mampu menarik ribuan wisatawan sehingga memberikan peluang usaha bagi pedagang, pelaku UMKM, hingga masyarakat sekitar yang memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan pendapatan.

Saodi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Sedekah Laut tahun ini, mulai dari panitia, nelayan, pemerintah, sponsor, hingga masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Sedekah Laut tahun ini. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat dan mampu meningkatkan kunjungan wisata sehingga ekonomi warga maupun desa semakin berkembang,” katanya.

Tidak hanya menghadirkan prosesi adat, rangkaian acara juga dilengkapi hiburan rakyat berupa pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk.

Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya Jawa sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat dan wisatawan yang hadir.

Keberadaan Sedekah Laut kini telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kabupaten Kebumen.

Selain menjaga kelestarian tradisi leluhur, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap promosi pariwisata daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat dan wisatawan setiap tahun, Sedekah Laut Pantai Ayamputih diharapkan terus menjadi agenda budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Kebumen kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah perkembangan sektor pariwisata. (mam/stch/dda)

Berita Sebelumnya
MPLS Fokus Bentuk Karakter Murid

MPLS 2026 di Banjarnegara Dimulai, Sekolah Diminta Fokus Bentuk Karakter Siswa

Berita Selanjutnya
Penyu Lekang Mati di Pantai Wagir Indah

Penyu Lekang Ditemukan Mati di Pantai Wagir Indah Cilacap, Diduga Terkena Jaring Nelayan