BANYUMASEKSPRES.ID, TEMANGGUNG – Program digitalisasi sekolah yang menjadi prioritas pemerintah pusat kini mulai menunjukkan hasil positif di Kabupaten Temanggung.
Penerapan teknologi dalam pendidikan ini telah dirasakan manfaatnya oleh lembaga pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMP.
Salah satu inovasi penting adalah penggunaan smart board atau papan tulis pintar (interactive flat panel/IFP), yang telah mengubah cara guru dan siswa berinteraksi dalam proses belajar mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung, Agus Sujarwo, menjelaskan bahwa smart board sangat membantu dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa.
“Di smart board itu sudah terinstal materi-materi pembelajaran dan bahan ajar. Fungsinya seperti komputer, tapi bisa digunakan untuk menulis secara manual,” ungkap Agus dengan antusias.
Dengan alat ini, guru dapat membuat ilustrasi pembelajaran yang lebih presisi.
Misalnya dalam pelajaran matematika, guru dapat menggambar lingkaran atau bangun ruang dengan hasil yang sempurna sehingga lebih mudah dipahami siswa.
Penggunaan smart board mencakup berbagai jenjang pendidikan di Temanggung.
Untuk TK/PAUD, dari total 636 lembaga yang ada, hingga akhir November 2025 telah menerima sekitar 108–188 unit smart board secara bertahap.
Sementara itu, hampir seluruh sekolah dasar di wilayah ini juga sudah mendapatkan alat tersebut. Data menunjukkan bahwa sebanyak 434 SD negeri dan swasta telah menerima smart board.
Di tingkat SMP, sebanyak 86 sekolah telah menerima bantuan papan tulis pintar ini, kecuali satu sekolah yang belum menerimanya karena berstatus baru.
“Saat ini setiap sekolah masih menerima satu unit, belum per kelas. Namun perangkat tersebut sudah dimanfaatkan secara optimal, terutama di PAUD dan SD,” jelas Agus lebih lanjut.
Untuk jenjang SMP, pemanfaatan smart board belum sepenuhnya berjalan karena bantuan diterima paling akhir.
Guru-guru SMP saat ini tengah mengikuti pelatihan penggunaan serta perakitan perangkat tersebut.
“Untuk SMP, kemungkinan baru bisa digunakan secara penuh setelah libur semester,” tambahnya.
Pengalaman para pendidik yang sudah menggunakan smart board menunjukkan bahwa perangkat ini sangat membantu proses belajar mengajar.
Selain dilengkapi dengan aplikasi pembelajaran, smart board juga mendukung materi coding serta berbagai media ajar digital lainnya.
Teknologi ini tidak hanya mempermudah proses pengajaran tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar.
Implementasi teknologi seperti smart board merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat infrastruktur pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.
Dengan adanya perangkat interaktif ini, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan kreatif dalam mengeksplorasi pengetahuan baru.
Di sela-sela kegiatan belajar mengajar di salah satu SD di Temanggung, seorang guru tampak sedang mengecek fungsi smart board yang baru diterima dari pemerintah.
Guru tersebut menyatakan bahwa kehadiran alat ini memberikan perubahan signifikan dalam cara ia mengajar.
“Dengan adanya smart board, siswa menjadi lebih antusias dan mudah memahami materi,” ujarnya kepada Banyumas Ekspres.
Pembelajaran modern berbasis teknologi memang menjadi salah satu cara efektif untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini.
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang pesat, kemampuan literasi digital menjadi hal penting bagi generasi muda.
Oleh karena itu, dukungan infrastruktur seperti smart board sangat diperlukan agar siswa dapat bersaing di dunia global.
Sebagai bagian dari transformasi digital dalam bidang pendidikan, program ini diharapkan terus berlanjut dan berkembang seiring waktu.
Pemerintah daerah bersama dengan pihak terkait lainnya perlu memastikan bahwa seluruh lembaga pendidikan mendapat akses yang sama terhadap fasilitas ini agar tidak ada kesenjangan antara satu sekolah dengan lainnya. (*/dda)
















