Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Acha Septriasa Pilih Tetap Tinggal di Australia Usai Cerai Dari Vicky Kharisma

Pilih menetap di australiaPilih menetap di australia
Acha Septriasa

BANYUMASEKSPRES.ID, Meski telah berpisah dari suaminya, Vicky Kharisma, selebritas Acha Septriasa membuat keputusan tegas untuk tetap menetap di Australia.

Keputusan ini tidak hanya dilandasi oleh kenyamanan pribadi tetapi lebih utama demi masa depan putrinya, Bridgia Kalina Kharisma.

Kehadiran Bridgia menjadi alasan utama bagi Acha untuk mempertahankan tempat tinggalnya saat ini di Negeri Kanguru tersebut.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Banyumas Ekspres, Acha menjelaskan bahwa pilihan untuk tetap tinggal di Australia didorong oleh keinginan memberi pendidikan terbaik bagi Bridgia.

“Aku memang tetap pilih tinggal di sana (Australia) karena anak aku juga sudah sekolah di sana,” jelas Acha Septriasa kepada awak media.

Lingkungan belajar yang baik dan sistem pendidikan yang mendukung menjadi faktor penentu dalam keputusan Acha.

Acha mengungkapkan bahwa dirinya sudah merasa nyaman setelah menetap selama satu dekade di Australia.

“Lagi pula aku sudah ngerasa nyaman tinggal di sana karena memang sudah 10 tahun juga di sana jadi memang sekarang tempat pulang aku ya ke Australia,” ungkapnya dengan mantap.

Dari pernyataan tersebut, tampak jelas bagaimana ikatan emosional dan rasa memiliki terhadap tempat tinggalnya kini telah terbangun dengan kuat.

Strategi cerdas telah disiapkan oleh Acha untuk memastikan bahwa Bridgia mendapatkan pendidikan yang optimal. Ia memilih lokasi tempat tinggal yang dekat dengan sekolah berkualitas tinggi.

“Saya memang strateginya membeli rumah yang dekat dengan sekolah yang bagus di sana,” ujarnya menambahkan.

Keputusan ini sekaligus menegaskan komitmennya untuk tidak kembali ke Indonesia dalam waktu dekat.

Keberlanjutan pendidikan dan sosial anak menjadi prioritas bagi Acha Septriasa, yang tidak ingin Bridgia kehilangan teman-temannya.

“Kenapa juga saya enggak pilih balik ke Indonesia karena aku enggak mau anak aku kehilangan teman-temannya,” katanya lebih lanjut.

Selain itu, ia memastikan bahwa keputusan untuk tetap menetap adalah demi kebaikan sang anak.

Meski menetap di Australia, karier Acha sebagai pekerja seni tetap berlanjut dengan mulus.

Ia memilih mengambil berbagai proyek pekerjaan di Indonesia dan rela bolak-balik antara kedua negara tersebut demi menjaga keseimbangan antara karier dan keluarga.

“Kalau masalah kerjaan, memang aku masih pilih di Indonesia karena kesempatannya masih banyak di sini,” ungkapnya saat berbicara mengenai hal ini.

Acha menerangkan bahwa meskipun harus membagi waktu antara dua negara, ia bersyukur bisa menjalani co-parenting bersama Vicky Kharisma demi kebaikan Bridgia.

“Sehingga aku harus mengorbankan sedikit waktu untuk bolak balik ke Australia – Indonesia agar aku bisa terus bisa kerja, dan bersyukur meski kita berpisah aku sama Vicky bisa menjalani co-parenting buat Bridgia,” tutupnya dengan penuh optimisme.

Perceraian antara Acha Septriasa dan Vicky Kharisma resmi terjadi pada 19 Mei 2025 setelah menjalani pernikahan selama sembilan tahun.

Dari pernikahan tersebut lahirlah satu putri bernama Bridgia Kalina Kharisma yang lahir pada 20 September 2017 di Sydney, Australia.

Meski perceraian bukanlah sesuatu yang mudah dilalui, terutama ketika ada anak yang terlibat, namun Acha berhasil menunjukkan keteguhan hati dalam menghadapi situasi tersebut.

Dengan strategi hidup yang matang dan fokus pada masa depan putrinya, ia terus melangkah maju tanpa meninggalkan tanggung jawab profesional sebagai artis papan atas.

Keputusan besar seperti ini tentu bukan tanpa tantangan namun tekad Acha memperlihatkan betapa ia menempatkan kepentingan anak sebagai prioritas utama dalam kehidupannya sekarang.

Ini adalah langkah bijaksana dari seorang ibu yang tak hanya berpikir untuk hari ini tetapi juga merancang masa depan cerah bagi buah hatinya tercinta.

Keberanian dan kebijaksanaan yang ditunjukkan oleh Acha Septriasa ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang tua lainnya yang mungkin berada dalam situasi serupa.

Menjaga keseimbangan antara kebutuhan pribadi dan kepentingan anak adalah hal yang krusial dalam menjalani kehidupan setelah perceraian agar setiap anggota keluarga tetap merasakan dukungan serta kasih sayang sepenuhnya meski dalam bentuk keluarga baru.

Melihat dedikasi dan cinta tulus seorang ibu terhadap anaknya seperti yang dilakukan oleh Acha menjadi pengingat akan pentingnya komitmen serta pengorbanan demi kebahagiaan dan masa depan generasi berikutnya.(*/dda)

Berita Sebelumnya
Dua orang meninggal dunia

Dua Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir di Semarang, BPBD Terus Lakukan Evakuasi

Berita Selanjutnya
Images12 ezgif.com resize

Beasiswa S2 MEXT Jepang 2026 Buka Lagi, Kuliah Gratis Biaya Hidup Ditanggung