Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Alun-alun Purwokerto Kembali Jadi Lokasi Sholat Idul Fitri, Bisa Menampung 5000 Jamaah

Salat Ied Kembali di Alun alun PurwokertoSalat Ied Kembali di Alun alun Purwokerto
LOKASI SALAT IED: Suasana Alun-alun Purwokerto, Minggu (8/3). Dengan akses yang mudah dan area parkir yang memadai, Alun-alun Purwokerto kembali menjadi tempat pelaksanaan Salat Ied pada lebaran tahun ini

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menetapkan Alun-alun Purwokerto sebagai lokasi utama untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini.

Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kemudahan akses bagi masyarakat serta ketersediaan area parkir yang luas, memastikan kenyamanan bagi ribuan jamaah yang diharapkan hadir.

Wahyono, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Banyumas, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil dalam rapat persiapan yang melibatkan pemerintah daerah.

“Salat Idul Fitri tahun ini akan dilaksanakan di Alun-alun Purwokerto. Keputusan ini sudah dirapatkan,” kata Wahyono dengan tegas.

Ia menambahkan bahwa kapasitas Alun-alun cukup besar dan mampu menampung hingga 5.000 jamaah dari berbagai penjuru, baik dari dalam maupun luar kota.

Dalam situasi di mana jumlah jamaah melebihi kapasitas Alun-alun, Wahyono menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa ruas jalan di sekitar alun-alun sebagai alternatif untuk pelaksanaan salat.

“Jika Alun-alun Purwokerto penuh, kita bisa memanfaatkan Jalan Sudirman, Jalan Kabupaten, dan halaman pendopo,” jelasnya.

Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Alun-alun Purwokerto bukanlah hal baru bagi masyarakat setempat.

Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di lokasi yang sama, menciptakan tradisi ibadah yang kuat dalam komunitas Banyumas.

Dengan pengalaman tersebut, pemerintah daerah merasa yakin bahwa acara tahun ini akan berjalan lancar.

Mengingat cuaca yang tidak dapat diprediksi, pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah antisipatif jika hujan turun saat pelaksanaan salat berlangsung.

Salah satu opsi yang telah disiapkan adalah memindahkan lokasi kegiatan ke Masjid Agung yang terletak tidak jauh dari alun-alun.

“Jika hujan terjadi saat pelaksanaan salat, kita akan memindahkan kegiatan ke Masjid Agung,” ujarnya.

Selain itu, pada hari yang sama setelah pelaksanaan Salat Ied, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dijadwalkan menggelar acara open house.

Kegiatan silaturahmi ini terbuka untuk seluruh masyarakat dan direncanakan berlangsung di Pendopo Kabupaten Banyumas dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

“Setelah Salat Idul Fitri, akan ada open house dari jam 09.00 sampai 11.00,” pungkasnya.

Kegiatan Salat Idul Fitri di Alun-alun Purwokerto tidak hanya sekadar ritual ibadah semata, tetapi juga menjadi bagian integral dari tradisi dan budaya masyarakat Banyumas.

Setiap tahun, momen ini menjadi ajang berkumpulnya keluarga dan sahabat untuk merayakan kemenangan setelah menjalani bulan Ramadan dengan penuh kesabaran dan pengorbanan.

Alun-alun sendiri tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat interaksi sosial bagi warga.

Seiring dengan berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi saat ini, kegiatan seperti Salat Idul Fitri menjadi salah satu cara untuk memperkuat ikatan antaranggota masyarakat dalam sebuah komunitas yang lebih besar. (res/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Delapan Rumah Diterjang Angin Kencang

Cilacap Diterpa Bencana Cuaca Ekstrem, Rumah Warga di Dua Kecamatan Alami Kerusakan

Berita Selanjutnya
Rumahnya Terancam Disita

Rumah Nia Daniaty Senilai 25 Miliar Terancam Disita Imbas Kasus CPNS Bodong