Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Calon Pekerja Migran Kebumen Diminta Perkuat Ketahanan Keluarga Sebelum ke Luar Negeri
Astra Motor Yogyakarta Sabet Juara 3 Safety Riding Nasional di AHSRIC 2026

Astra Motor Yogyakarta Sabet Juara 3 Safety Riding Nasional di AHSRIC 2026

Astra Motor Yogyakarta Raih PodiumAstra Motor Yogyakarta Raih Podium
FOTO BERSAMA: Seluruh perwakilan kandidat safety riding Astra Motor Yogyakarta bersama kepala wilayah Astra Motor Yogyakarta bapak Lukas Ferinata

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Astra Motor Yogyakarta mencatatkan prestasi dalam ajang Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2026.

Perwakilan dari wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas berhasil membawa pulang posisi ketiga pada kategori Advisor Komunitas Kelas Sport.

Prestasi tersebut diraih Pius Deo Saputra, anggota komunitas Ikatan Motor Tiger Yogyakarta (IMTY).

Ia menjadi wakil Astra Motor Yogyakarta dalam kompetisi keselamatan berkendara tingkat nasional yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-17.

AHSRIC 2026 berlangsung pada 4-7 Agustus 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang.

Kompetisi tersebut mempertemukan para peserta terbaik hasil seleksi regional dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sebelum berlaga di tingkat nasional, Pius terlebih dahulu mengikuti proses seleksi regional yang digelar pada Juni 2026 di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta.

Hasil seleksi tersebut mengantarkannya bersama sejumlah perwakilan lain untuk membawa nama Astra Motor Yogyakarta di tingkat nasional.

Selain Pius, Astra Motor Yogyakarta juga mengirim sejumlah peserta lainnya. Mereka yakni Syafa Dewi Lestari dari komunitas DAVINCI, Akmal Fahmi dari HSFCI Yogyakarta, serta Huda Restu Aji yang mengikuti kategori Advisor Dealer.

Tidak hanya mengandalkan kemampuan peserta, Astra Motor Yogyakarta juga menghadirkan inovasi dalam kategori Safety Riding Innovation. Tim safety riding membawa inovasi bernama Smart Edu Braking.

Inovasi tersebut dirancang untuk membantu instruktur dalam memberikan evaluasi dan umpan balik kepada peserta selama mengikuti pelatihan teknik pengereman.

Kehadiran inovasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas edukasi keselamatan berkendara.

Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Julius Armando mengapresiasi seluruh perwakilan yang telah mengikuti AHSRIC 2026.

Menurutnya, prestasi yang diraih menjadi dorongan bagi para pelopor keselamatan berkendara untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi para pelopor keselamatan dalam berkendara,” ujar Julius.

AHSRIC 2026 mengusung tema “Beyond Seventeen, The Change Makers”.

Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan teknis peserta dalam mengendarai sepeda motor, tetapi juga kemampuan memberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara.

Tahun ini terdapat sembilan kategori yang dipertandingkan. Beberapa di antaranya adalah instruktur big bike, sport, AT, advisor dealer, advisor komunitas, kategori beregu, hingga Safety Riding Innovation.

Sebanyak 209 peserta terbaik dari hasil seleksi regional di seluruh Indonesia kemudian berkompetisi dalam ajang nasional tersebut.

Persaingan dilakukan untuk menguji kemampuan sekaligus konsistensi peserta dalam menerapkan prinsip keselamatan berkendara.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan, AHSRIC merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas edukasi keselamatan berkendara di Indonesia.

Menurutnya, kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang untuk mencari peserta terbaik.

AHSRIC juga menjadi wadah untuk membangun keterampilan berkendara sekaligus mendorong lahirnya individu yang dapat menjadi contoh dalam menerapkan keselamatan di jalan.

“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah membangun keterampilan berkendara sekaligus mencetak individu-individu yang menjadi teladan keselamatan di seluruh penjuru negeri,” ujarnya.

Prestasi Pius Deo Saputra di AHSRIC 2026 sekaligus menunjukkan peran komunitas sepeda motor dalam mendukung kampanye keselamatan berkendara.

Komunitas tidak hanya menjadi ruang berkumpul bagi para pengguna sepeda motor, tetapi juga dapat menjadi bagian dari edukasi berkendara yang aman.

Bagi Astra Motor Yogyakarta, capaian tersebut menjadi tambahan prestasi sekaligus dorongan untuk terus mengembangkan program keselamatan berkendara.

Terlebih, edukasi mengenai cara berkendara yang aman menjadi semakin penting seiring tingginya aktivitas masyarakat menggunakan sepeda motor.

Melalui kompetisi dan berbagai program edukasi, keselamatan berkendara diharapkan tidak hanya dipahami sebagai kemampuan mengendalikan kendaraan.

Pengendara juga perlu memahami potensi bahaya, menerapkan teknik berkendara yang tepat, serta memiliki kesadaran untuk menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Dengan raihan juara ketiga Pius Deo Saputra dan keikutsertaan sejumlah perwakilan lainnya, Astra Motor Yogyakarta turut memperkuat komitmennya dalam mendorong budaya safety riding.

Prestasi AHSRIC 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi komunitas maupun masyarakat untuk semakin peduli terhadap keselamatan saat berkendara. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Calon Pekerja Migran Dibekali Ketahanan Keluarga

Calon Pekerja Migran Kebumen Diminta Perkuat Ketahanan Keluarga Sebelum ke Luar Negeri