BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Di tengah meningkatnya laporan kehilangan sepeda motor, Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Pariwisata (Dinporapar) mengambil langkah strategis dengan mengubah sistem parkir di Stadion Goentoer Darjono.
Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keamanan, tetapi juga untuk menciptakan transparansi dalam pengelolaan pendapatan parkir.
Dengan beralih dari sistem parkir konvensional ke sistem elektronik atau yang lebih dikenal dengan sebutan e-parking, diharapkan berbagai masalah yang sering muncul dalam pengelolaan parkir bisa teratasi.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinporapar Purbalingga, Teguh Wahyudiono, menyampaikan bahwa keputusan untuk menerapkan sistem e-parking ini merupakan hasil evaluasi atas banyaknya keluhan dari pengunjung stadion.
“Ini permintaan langsung dari pimpinan. Sebab, sering terjadi laporan kehilangan sepeda motor,” ujarnya pada Minggu (12/4/2026).
Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap keamanan pengunjung adalah prioritas utama dalam kebijakan baru ini.
Proses perubahan ini sejalan dengan lelang yang sedang berlangsung untuk pengelolaan parkir di stadion tersebut.
Semua peserta lelang diwajibkan untuk mengimplementasikan sistem e-parking dalam proposal mereka.
Saat ini, proses seleksi telah mengerucut pada tiga peserta yang akan diminta untuk mempresentasikan sistem yang mereka tawarkan.
Dengan adanya presentasi ini, diharapkan pihak penyelenggara dapat menilai mana teknologi yang paling sesuai dan efektif untuk digunakan.
Sistem e-parking dirancang dengan memperhatikan beberapa aspek penting. Selain meningkatkan keamanan area parkir, teknologi ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang pendapatan yang masuk dari parkir.
Dalam konteks ini, Teguh menekankan bahwa penggunaan sistem elektronik diyakini mampu menekan potensi kebocoran pendapatan serta praktik pungutan liar (pungli) yang mungkin terjadi sebelumnya dalam sistem konvensional.
Selain itu, ada juga penegasan bahwa target setoran dari parkir akan dinaikkan.
Beberapa peserta lelang bahkan telah mengajukan penawaran yang melebihi target awal yang ditentukan oleh pemerintah daerah.
Ini menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta lelang serta komitmen mereka untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan publik melalui inovasi teknologi.
Implementasi sistem e-parking direncanakan akan dilakukan segera setelah pemenang lelang ditetapkan.
Hal ini menjadi harapan bagi banyak pihak terutama para pengunjung stadion yang sebelumnya merasa khawatir akan keamanan kendaraan mereka saat diparkir.
Dengan adanya langkah konkret menuju digitalisasi layanan parkir, Stadion Goentoer Darjono tidak hanya beradaptasi dengan perkembangan zaman tetapi juga berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung. (tya/stch/dda)
















