Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
BPS Purbalingga Cairkan Honor Termin Pertama Sensus Ekonomi 2026, Petugas Terima 4,2 Juta
Ferran Torres Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Dari Sering Dikritik hingga Jadi Pahlawan Final

Ferran Torres Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Dari Sering Dikritik hingga Jadi Pahlawan Final

Dari Diragukan Menjadi PahlawanDari Diragukan Menjadi Pahlawan
Ferran Torres

BANYUMASEKSPRES.ID, MADRID – Ferran Torres menorehkan momen terbesar dalam kariernya setelah mencetak gol tunggal yang membawa Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026, Senin (20/7) dini hari WIB.

Gol tersebut memastikan La Furia Roja meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah. Gol kemenangan lahir pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu.

Ferran Torres yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil memanfaatkan umpan matang dari Nico Williams di tengah kebuntuan Spanyol sepanjang pertandingan.

Seketika, penyerang Barcelona itu berubah dari sosok yang selama bertahun-tahun kerap menerima kritik menjadi pahlawan nasional.

Perjalanan Ferran Torres menuju momen bersejarah tersebut tidaklah mudah.

Sejak bergabung dengan Barcelona dari Manchester City pada akhir 2021, ia menghadapi tekanan besar karena datang saat klub sedang menjalani masa transisi.

Setiap peluang yang gagal dikonversi menjadi gol selalu menjadi sorotan publik.

Tekanan tersebut sempat memengaruhi kondisi mental Ferran hingga ia mengaku kehilangan rasa percaya diri setelah Barcelona tersingkir dari Liga Europa pada 2023.

Untuk bangkit, Ferran bekerja sama dengan seorang psikolog olahraga. Ia mengubah pola pikirnya dengan tidak lagi terobsesi mencetak gol dan lebih fokus menikmati permainan.

Filosofi “Shark Mentality” menjadi pegangan yang membantunya kembali menemukan performa terbaik.

Perkembangannya semakin terlihat di bawah arahan pelatih Hansi Flick.

Hingga Mei 2025, Ferran mencatatkan 19 gol dan tujuh assist meski hanya menjadi starter dalam 19 dari 45 pertandingan Barcelona.

Ia juga menjadi top skor Copa del Rey dengan enam gol sekaligus dinobatkan sebagai pemain terbaik final setelah membawa Barcelona mengalahkan Real Madrid.

Performa impresif itu berlanjut pada musim berikutnya. Ferran mencetak 16 gol di La Liga dan berbagi Trofi Zarra sebagai pencetak gol terbanyak asal Spanyol bersama Lamine Yamal.

Meski tampil konsisten di level klub, perjalanan Ferran di Piala Dunia 2026 kembali dipenuhi tantangan.

Ia hanya sekali dipercaya menjadi starter, golnya ke gawang Arab Saudi dianulir VAR karena offside tipis, dan baru mencatatkan assist kemenangan Mikel Merino atas Portugal pada babak 16 besar.

Sorotan selama turnamen lebih banyak mengarah kepada pemain-pemain lain.

Namun di partai final, Ferran membuktikan kualitasnya lewat gol yang memastikan Spanyol mengangkat trofi paling bergengsi di dunia.

Usai pertandingan, Ferran merendahkan hati dengan mempersembahkan gol tersebut untuk seluruh rakyat Spanyol.

“Saya pikir gol itu bukan milik saya. Pada akhirnya gol tersebut milik 47 juta rakyat Spanyol,” ujarnya.

Sesampainya di Madrid, skuad juara dunia disambut ribuan pendukung.

Kapten timnas Spanyol, Rodri, bahkan meminta publik memberikan penghormatan khusus kepada Ferran Torres, yang akhirnya dikenang sebagai pencetak gol bersejarah yang mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
BPS Klaim Sensus Ekonomi Capai Target

BPS Purbalingga Cairkan Honor Termin Pertama Sensus Ekonomi 2026, Petugas Terima 4,2 Juta