Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Beasiswa Penuh KAUST Arab Saudi 2026, Dapat Tunjangan 35 Juta per Bulan

Beasiswa kaustBeasiswa kaust
King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) kembali membuka beasiswa penuh untuk mahasiswa internasional tahun ajaran 2026.

BANYUMASEKSPRES.ID, King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) kembali membuka kesempatan emas bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk melanjutkan studi pascasarjana.

Melalui program beasiswa penuh KAUST Fellowship 2026, universitas riset bergengsi di Arab Saudi ini menawarkan dukungan penuh bagi mahasiswa program Master (S2) dan Doktoral (S3).

KAUST berdiri sejak 2009 di Thuwal, Provinsi Makkah, sekitar 90 km dari kota Jeddah. Kampus ini hadir sebagai pusat pendidikan dan riset sains berkelas dunia, digagas langsung oleh Raja Abdullah bin Abdulaziz.

Dengan fasilitas riset mutakhir, universitas ini menempatkan diri sebagai pusat keunggulan global dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

KAUST juga dikenal sebagai salah satu universitas dengan dana abadi terbesar di dunia, nilainya diperkirakan mencapai USD 23,5 miliar.

Berlokasi di pesisir Laut Merah dengan luas area mencapai 36 kilometer persegi, kawasan kampus dilengkapi suaka laut, museum, hingga fasilitas penelitian modern.

Keunggulan lain dari KAUST adalah sistem kampus campuran yang pertama kali diterapkan di Arab Saudi. Lebih dari separuh mahasiswa berasal dari berbagai negara seperti Eropa, Amerika, India, Filipina, hingga China.

Menariknya, universitas ini tidak mewajibkan kemampuan bahasa Arab, sehingga mahasiswa bisa fokus mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris.

Mahasiswa umumnya tinggal di The Harbor, area hunian kampus yang menyediakan kamar pribadi dengan dapur dan ruang bersama.

Beasiswa arab saudi
Program KAUST Fellowship ini menawarkan dukungan biaya kuliah, akomodasi, asuransi, serta tunjangan bulanan hingga Rp 35 juta, menjadikannya salah satu beasiswa S2 dan S3 paling bergengsi di dunia.

Untuk mahasiswa yang sudah menikah atau membawa keluarga, tersedia akomodasi khusus sehingga kegiatan belajar tetap nyaman.

Program beasiswa KAUST Fellowship hadir untuk memastikan mahasiswa bisa belajar dengan tenang tanpa khawatir soal biaya. Semua mahasiswa yang diterima otomatis mendapatkan beasiswa penuh ini.

Dukungan yang diberikan mencakup biaya kuliah dan bench fee hingga USD 35.000 per tahun, tunjangan hidup bulanan dengan total sekitar USD 20.000 per tahun untuk mahasiswa S2, serta USD 25.000–30.000 per tahun bagi mahasiswa S3 sesuai capaian akademik.

Selain itu, penerima beasiswa juga mendapat fasilitas hunian kampus senilai USD 7.000 per tahun, asuransi kesehatan hingga USD 1.450 per tahun, serta dukungan relokasi berupa pengurusan visa, biaya perjalanan, dan pindahan tempat tinggal.

Jika diakumulasikan, total manfaat beasiswa ini mencapai USD 70.000–80.000 per tahun atau setara lebih dari Rp 1 miliar, menjadikannya salah satu skema pendanaan studi pascasarjana paling komprehensif di dunia.

Namun, mahasiswa yang sudah menerima sponsor penuh dari universitas lain atau lembaga eksternal tidak bisa mendapatkan KAUST Fellowship secara bersamaan.

Bagi yang berminat, KAUST menetapkan sejumlah syarat. Untuk program Master, pelamar wajib memiliki gelar sarjana di bidang relevan dari universitas terakreditasi, sedangkan untuk program doktoral diperlukan gelar magister.

Usia minimum saat mulai studi adalah 18 tahun, dengan batas maksimal 30 tahun untuk S2 dan 35 tahun untuk S3.

Persyaratan akademik lain yang perlu diperhatikan adalah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

Sebagian besar mahasiswa KAUST memiliki IPK di atas 3,3, bahkan 75% di atas 3,5 dari skala 4,0. Meski begitu, batas minimal IPK yang diterima adalah 3,0.

Kemampuan bahasa Inggris juga wajib dibuktikan dengan sertifikat resmi, seperti IELTS minimal skor 6,5, TOEFL iBT minimal 81, PTE Academic minimal 62, atau Cambridge English dengan skor minimal 176. Semua hasil tes hanya berlaku selama dua tahun sejak tanggal ujian.

KAUST menawarkan 17 disiplin ilmu dalam bidang STEM, mulai dari Applied Mathematics, Bioscience, Computer Science, Electrical and Computer Engineering, hingga Mechanical Engineering dan Plant Science.

Program Magister hanya dibuka untuk perkuliahan musim gugur, sedangkan PhD tersedia untuk dua periode, musim semi dan gugur.

Pendaftaran Fall 2026 akan dibuka mulai 15 Agustus 2025. Gelombang pertama berakhir pada 1 Oktober 2025, gelombang kedua ditutup 17 Januari 2026, dengan perkuliahan dimulai 30 Agustus 2026.

Sementara itu, untuk Spring 2026, pendaftaran dibuka 15 Agustus 2025, ditutup 1 Oktober 2025, dan perkuliahan dimulai 25 Januari 2026.

Program ini menjadi kesempatan langka bagi mahasiswa Indonesia yang ingin meniti karier akademik dan riset di level global.

KAUST tidak hanya memberikan pendidikan berkelas internasional, tetapi juga dukungan finansial penuh yang membuat mahasiswa dapat fokus mengejar prestasi. (vip)

Berita Sebelumnya
Pencairan bansos

Rekening KPM Diverifikasi, Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Siap Dicairkan

Berita Selanjutnya
Blu bca

Simak Fitur Unggulan Blu BCA, Kelola Uang Lebih Praktis