BANYUMASEKSPRES.ID, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan penelitian melalui Program Magang Riset tahun 2026.
Program ini secara khusus ditujukan bagi mahasiswa yang memiliki minat dan latar belakang di bidang riset nanokarbon fungsional serta pengembangan material fungsional lanjut.
Program magang riset ini menjadi salah satu upaya BRIN dalam mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis riset.
Melalui skema magang ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga kesempatan untuk berkontribusi pada riset yang memiliki potensi aplikasi luas di berbagai sektor strategis.
Fokus utama program ini adalah pada pengembangan nanomaterial, khususnya nanokarbon dan material fungsional canggih.
Peserta akan terlibat langsung dalam aktivitas riset di laboratorium, mulai dari proses sintesis, karakterisasi, hingga pengujian aplikasi material dalam berbagai bidang seperti energi, kesehatan, lingkungan, dan teknologi sensor.
BRIN menilai program magang riset ini sebagai wadah pembelajaran yang penting untuk menjembatani dunia akademik dengan riset terapan.
Dengan bimbingan langsung dari peneliti BRIN, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kompetensi riset, kemampuan analisis, serta pemahaman terhadap metode ilmiah yang digunakan dalam penelitian tingkat lanjut.
Fokus Riset Nanokarbon Fungsional di BRIN
Program Magang Riset BRIN 2026 menawarkan berbagai topik penelitian yang relevan dengan perkembangan ilmu nanomaterial saat ini.
Salah satu topik utama adalah sintesis dan aplikasi nanokarbon serta nanopartikel untuk kebutuhan fotokatalis, sensor, superkapasitor, hingga aplikasi biomedis yang terus berkembang.
Topik lain yang menjadi perhatian adalah sintesis carbon dots berbasis malic acid serta pengembangan carbon dots dari limbah biomassa, plastik, dan batu bara.
Riset ini dinilai strategis karena tidak hanya berorientasi pada inovasi teknologi, tetapi juga mendukung prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah.
Selain itu, BRIN juga membuka peluang riset terkait green synthesis, karakterisasi, dan aplikasi metal oxides yang ramah lingkungan.
Bidang ini memiliki potensi besar untuk diaplikasikan pada teknologi energi terbarukan, sensor lingkungan, serta material fungsional lainnya.
Pengembangan nanomaterial di program ini mencakup berbagai cabang, seperti nanomaterials dan dental nanomaterials, drug delivery system dan riset sel, graphene biosensor, hingga surface modification of textiles.
Topik lanjutan lainnya meliputi stimuli-based hydrogels, nanofiber, tissue engineering, serta carbohydrate-based nanomaterials yang banyak digunakan dalam riset biomedis dan rekayasa jaringan.
Untuk dapat mengikuti program ini, peserta harus merupakan mahasiswa aktif jenjang S1 atau D4 dari program studi yang relevan.
Bidang studi yang dipersyaratkan antara lain Teknik Material, Kimia, Fisika, Biologi, Biomedik, Fisika Pertahanan, Kimia Pertahanan, Teknik Elektro, dan Teknik Biomedis.
Seluruh kegiatan magang riset akan dilaksanakan di Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Tangerang Selatan.
Lokasi ini merupakan salah satu pusat riset utama BRIN yang dilengkapi dengan fasilitas laboratorium modern dan infrastruktur pendukung kegiatan penelitian.
Dalam proses pendaftaran, calon peserta diwajibkan menyiapkan sejumlah berkas administrasi, seperti Curriculum Vitae (CV), transkrip nilai, proposal riset, serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan pada laman resmi pendaftaran.
Proposal riset menjadi salah satu komponen penting karena menunjukkan kesiapan dan minat peserta terhadap topik penelitian yang dipilih.
BRIN menegaskan bahwa program magang riset ini bersifat kompetitif dan selektif, mengingat tingginya minat mahasiswa terhadap program riset nasional.
Oleh karena itu, peserta diimbau untuk mempersiapkan dokumen secara matang dan memastikan kesesuaian latar belakang akademik dengan topik riset yang dituju.
Pendaftaran Program Magang Riset Nanokarbon Fungsional BRIN 2026 dibuka hingga 9 Januari 2026. Informasi lengkap terkait mekanisme pendaftaran dan ketentuan teknis dapat diakses melalui tautan resmi di https://tinyurl.com/Nano-C.
Melalui program ini, BRIN berharap dapat melahirkan calon peneliti muda yang memiliki kompetensi riset kuat dan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta inovasi teknologi nasional di masa depan. (sgsa)
















