BANYUMASEKSPRES.ID, Rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Cilacap mulai memasuki tahap pematangan, dengan tujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih terintegrasi dan berkualitas.
Dalam sebuah rapat koordinasi yang berlangsung pada Rabu (17/6) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, pihak pemerintah menyampaikan detail rencana ini kepada berbagai stakeholder terkait.
Asisten Administrasi Umum Sekda Cilacap, Budi Santosa, menjelaskan bahwa sekolah terpadu ini akan mencakup jenjang pendidikan dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu kawasan yang luas.
Dengan total lahan mencapai 27,3 hektare, SNT dirancang untuk menjadi pusat pembelajaran modern yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Sekolah ini dirancang dengan fasilitas modern dan nantinya siswa tidak dipungut biaya,” ungkap Budi.
Hal ini menandakan komitmen pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi semua lapisan masyarakat di Cilacap.
Fasilitas-fasilitas yang akan disediakan meliputi ruang kelas modern, laboratorium sains, laboratorium komputer dan kecerdasan buatan (AI), serta laboratorium bahasa.
Selain itu, perpustakaan lengkap, sarana olahraga, dan studio seni juga akan menjadi bagian integral dari infrastruktur pendidikan di SNT.
Budi menambahkan bahwa selain belajar di kelas, siswa juga akan mendapatkan fasilitas untuk praktik di bidang pertanian dan peternakan.
Ini merupakan langkah strategis untuk menambah keterampilan siswa agar mereka tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga siap untuk terjun ke dunia kerja atau berwirausaha setelah lulus nanti
. “Jadi selain belajar di kelas, siswa juga akan mendapatkan fasilitas praktik pertanian dan peternakan untuk menambah keterampilan,” lanjutnya.
Konsep pembangunan SNT tidak hanya berfokus pada fasilitas fisik saja, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.
Kawasan sekolah nantinya akan dilengkapi dengan ruang terbuka hijau dan berbagai fasilitas penunjang aktivitas pendidikan lainnya.
Hal ini tentu sangat penting bagi perkembangan psikologis dan emosional siswa saat menjalani proses belajar mengajar.
Lingkungan yang nyaman dapat mendorong mereka untuk lebih aktif dalam belajar dan berinteraksi satu sama lain.
Lebih lanjut Budi menjelaskan bahwa keberadaan SNT diharapkan dapat memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas bagi masyarakat Cilacap.
Dengan adanya sekolah terpadu ini, diharapkan setiap anak di Cilacap mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengejar pendidikan tanpa adanya beban biaya tambahan.
“SNT diharapkan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di masa depan,” pungkasnya.
Dengan demikian, SNT bukan hanya sekadar sebuah bangunan fisik atau gedung sekolah biasa, melainkan merupakan sebuah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. (*/stch/dda)













