BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Bupati Kebumen, Hj Lilis Nuryani, mengingatkan seluruh kepala desa di Kecamatan Ayah untuk fokus pada tiga program utama yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Ketiga program tersebut adalah pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi desa, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Arahan ini disampaikan Bupati Lilis saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kecamatan Ayah yang diadakan di objek wisata Pantai Pecaron, Desa Srati, pada Rabu (17/6).
Dalam rakor tersebut, turut hadir pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Ayah, serta pengurus Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Ayah.
Forum ini berfungsi sebagai wadah evaluasi, penyamaan persepsi, dan penguatan koordinasi pembangunan di tingkat desa.
Membahas isu pengentasan kemiskinan, Bupati Lilis menekankan pentingnya bagi pemerintah desa untuk secara berkala memperbarui data terkait kemiskinan.
Hal ini bertujuan agar penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan dengan tepat sasaran.
Dalam konteks ini, Bupati mengajak setiap kepala desa untuk aktif dalam memantau dan mendata kondisi masyarakatnya agar bantuan yang diberikan benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan.
Selain itu, dalam sektor ekonomi, Bupati Lilis meminta pemerintah desa untuk mengelola Dana Desa (DD) secara produktif.
“Dana Desa harus mampu menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengelolaan yang lebih efisien dan inovatif.
Dengan melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan serta pelaksanaan program-program berbasis ekonomi, diharapkan akan tercipta lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Dalam hal pelayanan publik, Bupati Lilis menegaskan bahwa ekspektasi masyarakat saat ini adalah pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan.
“Cukup banyak warga yang mengirimkan aduan langsung ke WhatsApp saya. Oleh karena itu, saya meminta jajaran pemerintah desa untuk lebih responsif dan meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat bawah,” tegasnya.
Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Bupati dalam menanggapi keluhan masyarakat serta dorongannya agar setiap kepala desa dapat lebih peka terhadap kebutuhan warganya.
Selama rakor berlangsung, sejumlah kepala desa juga menyampaikan aspirasi mengenai kondisi infrastruktur jalan menuju kawasan wisata.
Mereka mengungkapkan keprihatinan terkait akses menuju Gua Jatijajar yang dinilai mengalami kerusakan dan berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen Joni Hernawan memberikan penjelasan bahwa pemerintah daerah telah berkomitmen untuk meningkatkan alokasi anggaran penanganan jalan secara bertahap.
Pada tahun anggaran 2026 mendatang, Pemkab Kebumen telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp170 miliar khusus untuk pembangunan jalan.
Menurut Joni Hernawan, sejumlah ruas jalan di Kecamatan Ayah sudah masuk dalam perencanaan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan dijadwalkan mendapatkan penanganan pada semester kedua tahun ini.
Pemkab Kebumen juga membuka peluang bagi setiap pemerintah desa untuk mengusulkan peningkatan jalan poros desa melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK).
Kondisi infrastruktur yang baik sangat penting untuk menunjang pertumbuhan pariwisata di kawasan tersebut.
Infrastruktur yang memadai tidak hanya akan meningkatkan aksesibilitas tetapi juga memberikan pengalaman positif kepada para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pecaron maupun Gua Jatijajar.
Dengan demikian, peningkatan kualitas infrastruktur dapat berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung serta dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Melihat antusiasme kepala desa dalam rapat koordinasi kali ini menjadi sinyal positif bahwa mereka memahami pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Keterlibatan aktif kepala desa dalam proses perencanaan dan evaluasi akan memperkuat basis pembangunan di akar rumput dan membantu mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Bupati Lilis menutup rakor dengan mengingatkan kembali semua pihak akan pentingnya sinergi dalam melaksanakan program-program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kecamatan Ayah.
Dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah desa serta partisipasi aktif dari masyarakat, harapan akan kemajuan daerah bukanlah hal yang mustahil. (*/stch/dda)
















