Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Dishub Banjarnegara dan BPTD Pasang Marka Jalan Baru di Jalur Nasional

Marka Jalan Ditambah di Kawasan Sekolah ‎Marka Jalan Ditambah di Kawasan Sekolah ‎
KERJA SAMA: Petugas saat melakukan pemasangan marka jalan di depan MAN 1 Banjarnegara

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Upaya untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di Kabupaten Banjarnegara terus berlangsung dengan berbagai inisiatif yang melibatkan pemerintah pusat dan pihak terkait.

Pada tahun ini, sejumlah ruas jalan nasional akan mendapatkan tambahan marka jalan dan zebra cross berkat dukungan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jawa Tengah.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan memfasilitasi penyeberangan yang aman bagi masyarakat, terutama pelajar.

Agus Prijono, Kepala Seksi Sarana Prasarana Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarnegara, menjelaskan bahwa pemasangan marka jalan ini difokuskan pada ruas jalan nasional yang membentang dari wilayah Tunggoro hingga Susukan, dengan panjang total sekitar enam kilometer.

“Marka yang dipasang terdiri dari marka tepi jalan di sisi kanan dan kiri, serta beberapa zebra cross yang strategis ditempatkan di depan sekolah. Program ini merupakan hasil kerja sama dengan BPTD dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat,” ungkap Agus.

Penentuan lokasi pemasangan marka jalan sepenuhnya berada di bawah kewenangan BPTD.

Dishub Banjarnegara berperan dalam mengajukan usulan serta melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Tim dari BPTD sendiri melakukan survei lapangan dan pemetaan lokasi untuk memastikan penempatan marka tersebut tepat sasaran.

Selain itu, Agus juga menambahkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Dishub Banjarnegara telah mengalokasikan anggaran daerah untuk pemasangan marka jalan baru, yakni berupa garis YOS (marka membujur utuh) di dua titik penting: di depan SMP Negeri 1 Wanadadi dan MAN 1 Banjarnegara.

Pemilihan lokasi ini tidaklah sembarangan, melainkan didasarkan pada tingginya aktivitas penyeberangan yang terjadi di kawasan pendidikan tersebut.

Dengan demikian, keberadaan marka jalan di area tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya para pelajar yang setiap hari melintas.

Agus menjelaskan lebih lanjut bahwa marka jalan bukan hanya sekadar simbol atau hiasan di tepi jalan.

Keberadaan marka ini sangat krusial dalam mendukung ketertiban lalu lintas.

Selain berfungsi untuk mengatur pergerakan kendaraan, marka juga berkontribusi dalam meningkatkan kewaspadaan pengendara saat melintas, terutama di kawasan-kawasan rawan kecelakaan maupun di area sekitar sekolah.

Dalam konteks proyek perbaikan jalan yang sedang berlangsung di berbagai ruas, Agus menegaskan bahwa keberadaan marka jalan yang telah terpasang sebelumnya tidak akan hilang begitu saja.

Di jalur nasional, setiap pekerjaan pemeliharaan atau peningkatan jalan akan disertai dengan pengembalian marka ke kondisi semula setelah proyek selesai dilaksanakan.

“Jika ada perbaikan pada jalan nasional, kami pastikan bahwa marka yang sudah ada akan dikembalikan lagi ke posisinya semula. Zebra cross maupun jenis marka lainnya akan dipasang kembali setelah pekerjaan usai,” ujarnya.

Namun, untuk pemasangan marka baru pada jalur kabupaten, prosesnya sedikit berbeda.

Penentuan lokasi pemasangan harus mempertimbangkan rencana pembangunan infrastruktur jalan dalam beberapa tahun ke depan.

Tujuannya adalah agar anggaran yang tersedia tidak terbuang sia-sia jika ruas jalan tersebut nantinya akan dibongkar kembali untuk pekerjaan peningkatan jalan lainnya.

Oleh karena itu, perencanaan yang matang sangat diperlukan agar upaya peningkatan keselamatan lalu lintas bisa lebih efektif dan efisien.

Meningkatnya perhatian terhadap keselamatan lalu lintas di Banjarnegara menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi seluruh masyarakat.

Dalam konteks ini, kolaborasi antara Dishub Banjarnegara dan BPTD menjadi kunci sukses dalam mewujudkan inisiatif ini.

Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan menjadi semakin penting mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi, terutama di dekat area sekolah atau tempat-tempat ramai lainnya.

Dengan adanya penambahan fasilitas seperti zebra cross dan marka tepi jalan, diharapkan angka kecelakaan bisa ditekan secara signifikan. (far/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Tekan Angka Perceraian, Kemenag Gelar BRUS

Angka Perceraian di Kebumen Meningkat, Kemenag Bekali 168 Siswa dengan Pendidikan Pra Nikah

Berita Selanjutnya
Air Menyusut, Sawah Diatur Bergiliran

Musim Kemarau Ancam Pasokan Air Irigasi di Banyumas, Ratusan Hektare Sawah Terpaksa Sistem Giliran