BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Produksi perikanan tangkap di Kabupaten Purbalingga mencatat angka yang cukup signifikan, yaitu mencapai 286 ton per tahun.
Capaian ini tidak hanya menunjukkan pemanfaatan yang optimal terhadap sumber daya perairan umum, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi perekonomian masyarakat lokal yang sangat bergantung pada sektor perikanan tangkap sebagai sumber penghasilan utama mereka.
Hafidhah Khusniyati, Kepala Bidang Perikanan dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Purbalingga, menjelaskan bahwa angka produksi ikan tersebut tergolong cukup baik dan masih memiliki peluang besar untuk ditingkatkan di masa depan.
“Produksi perikanan tangkap kita 286 ton per tahun. Ini cukup bagus untuk pendapatan masyarakat dan diharapkan ke depannya bisa terus meningkat,” ujar Hafidhah dalam sebuah wawancara pada Selasa, 9 Juni 2026.
Melihat potensi yang ada, Hafidhah mengungkapkan bahwa peningkatan produksi perikanan tangkap di Purbalingga masih terbuka lebar.
Hal ini disebabkan oleh keberadaan banyak sungai dan perairan umum di wilayah tersebut yang menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan konsumsi.
Namun, ia menekankan bahwa peningkatan produksi bukan hanya ditentukan oleh jumlah benih atau aktivitas penangkapan ikan saja.
Faktor lingkungan perairan juga memegang peranan penting dalam menentukan keberlanjutan populasi ikan di alam.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai langkah vital untuk meningkatkan produksi perikanan.
Sungai yang bebas dari pencemaran akan mendukung proses perkembangbiakan ikan secara alami, sehingga populasi ikan dapat terjaga dengan baik.
“Saya yakin kalau kita dapat membersihkan sungai-sungai itu, populasi ikan pasti akan meningkat,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Sektor perikanan tangkap tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memiliki peranan krusial dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi masyarakat.
Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang relatif mudah diakses oleh masyarakat dan diketahui memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan.
Daging ikan umumnya mengandung lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan dengan beberapa sumber protein hewani lainnya, menjadikannya pilihan yang lebih sehat bagi konsumsi sehari-hari.
Kandungan protein, vitamin, serta mineral yang terdapat dalam daging ikan memiliki dampak positif terhadap kesehatan masyarakat.
Oleh karena itu, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan berharap agar kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian sungai terus meningkat.
Dengan demikian, produksi perikanan tangkap dapat tumbuh secara berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. (alw/stch/dda)
















