BANYUMASEKSPRES.ID, Pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian banyak penggemar motorsport saat ia menjalani debutnya yang sangat mengesankan di ajang Moto3.
Pertunjukan menawan ini berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand, pada akhir pekan lalu, di mana Veda tidak hanya bertanding dengan semangat yang tinggi tetapi juga ikut meramaikan persaingan untuk meraih podium dalam balapan yang digelar pada hari Minggu, 1 Maret.
Dengan memulai balapan dari posisi kelima, Veda Ega Pratama menunjukkan performa yang stabil dan berani pada lap pembuka.
Namun, ia harus menghadapi tantangan ketika tersalip oleh dua pembalap lainnya, Ryusei Yamanaka dan David Munoz.
Di bagian depan lintasan, David Almansa dan Maximo Quiles terlibat dalam pertarungan sengit untuk meraih kemenangan.
Pada Lap 2, kejadian tak terduga terjadi ketika Yamanaka mengalami kecelakaan dan jatuh, memberi peluang bagi Veda untuk naik ke posisi enam.
Tidak berhenti sampai di situ, bakat Veda terlihat jelas saat ia berhasil menyalip Munoz dan kembali ke posisi kelima.
Ia kemudian mengejar Alvaro Carpe yang melebar pada Lap 7 dan berhasil merebut posisi keempat.
Pada lap yang sama, Veda menunjukkan ketangguhannya kembali dengan menyalip Adrian Fernandez dan meraih posisi ketiga.
Dia mampu mempertahankan posisinya di tempat ketiga selama lima lap berikutnya.
Namun, pada Lap 12, insiden terjadi ketika ia melebar di Tikungan 5, yang mengakibatkan persaingan kembali ketat antara Veda, Carpe, Fernandez, dan Valentin Perrone.
Pada akhirnya, meskipun mengalami sedikit kesulitan di tengah persaingan yang sangat ketat itu, Veda Ega Pratama berhasil menyelesaikan balapan dengan finis di posisi kelima.
Dalam rilis resmi dari Honda Team Asia, pemuda asal Indonesia ini mengungkapkan rasa puas atas performanya dalam debut tersebut.
“Balapan hari ini sungguh luar biasa bagi saya karena ini adalah debut saya di kejuaraan dunia dan saya rasa kami telah melakukan pekerjaan yang sangat baik bersama tim,” ujarnya dengan penuh kebanggaan.
Lebih lanjut Veda menambahkan bahwa pengalaman berharga dari balapan ini akan menjadi modal penting untuk masa depannya sebagai seorang pembalap profesional.
“Saya banyak belajar dari balapan ini dan pengalaman itu akan sangat penting untuk masa depan,” tuturnya.
Ia juga mengakui tantangan yang dihadapinya selama balapan terkait dengan cuaca panas serta manajemen ban yang menjadi faktor penting dalam performanya.
Veda melanjutkan bahwa meskipun terdapat beberapa kesulitan, dirinya terus berusaha mengejar kelompok di zona podium.
“Finis kelima hasil yang sangat baik untuk balapan pertama saya jadi saya sangat senang,” ungkapnya dengan nada optimis.
Dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada timnya karena kerja keras mereka sepanjang akhir pekan tersebut.
“Kami akan terus bekerja keras dan terus meningkatkan performa di balapan berikutnya,” tutupnya.
Dengan hasil positif ini, Veda kini menduduki peringkat kelima dalam klasemen pembalap Moto3 2026 dengan koleksi 11 poin.
Hal ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh pembalap muda Indonesia tersebut dan memberikan harapan bagi penggemar motorsport tanah air untuk melihat prestasi lebih lanjut dari dirinya di seri-seri selanjutnya.
Pengalaman berharga ini tentu saja akan sangat berguna bagi Veda saat ia bersiap menjalani seri berikutnya yang akan berlangsung di Brasil pada tanggal 20 hingga 22 Maret 2026 mendatang.
Di sana, ia berharap bisa menerapkan semua pelajaran yang didapat dari debutnya di Thailand guna memperbaiki performanya dan bersaing lebih kompetitif lagi.
Dalam dunia balap motor yang sangat kompetitif seperti Moto3, setiap momen menjadi krusial untuk perkembangan karir seorang pembalap muda.
Dengan penampilan gemilang dalam debutnya ini, Veda Ega Pratama telah membuktikan bahwa dirinya layak diperhitungkan sebagai salah satu talenta masa depan Indonesia dalam arena balap motor internasional. (*/stch/dda)
















