Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Denise Chariesta Siap Jalani Bayi Tabung dengan Donor Sperma, Target Anak Kembar Bermata Biru

Ingin Jalani Bayi TabungIngin Jalani Bayi Tabung
Denise Chariesta

BANYUMASEKSPRES.ID, Selebgram Denise Chariesta kini tengah menjadi sorotan publik, usai mengunggah video yang mengungkapkan perkembangan rencananya untuk menjalani program bayi tabung dengan menggunakan donor sperma.

Dalam video tersebut, Denise menjelaskan bahwa ia telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan terakhir yang penting sebelum melanjutkan ke tahap implantasi atau penanaman sel telur ke dinding rahim setelah proses pembuahan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kondisi rahimnya dalam keadaan baik.

“Rahim gue dinyatakan sehat dan sel telurnya bagus dan gede. Ya Tuhan, terima kasih memberikan berkat berupa kesuburan padaku. Doakan proses bayi tabung gue lancar ya guys,” ungkap Denise dalam video yang diunggah pada Senin, 16 Maret 2023.

Pernyataan tersebut menunjukkan rasa syukur dan harapan tinggi dari Denise terhadap proses yang akan dijalani.

Meskipun Denise tidak secara langsung mengungkapkan siapa yang akan menjadi donor sperma untuk kehamilan keduanya, pada tanggal 21 Februari 2026, dia pernah menyebutkan ketertarikan untuk mencari pendonor sperma dengan tawaran biaya sebesar Rp100 juta.

Dalam pencariannya tersebut, ia menetapkan beberapa persyaratan yang cukup spesifik, antara lain tinggi badan minimal 180 sentimeter, memiliki mata biru, rambut pirang, serta dalam kondisi kesehatan yang baik.

“Karena aku enggak mau celap-celup sembarangan lagi. Aku belajar dari pengalaman,” ujarnya saat itu.

Keputusan Denise untuk memanfaatkan donor sperma sebagai metode kehamilan menunjukkan keberaniannya dalam menghadapi stigma sosial dan tantangan pribadi seputar kesuburan serta keluarga.

Ia juga menekankan bahwa meskipun ada banyak pilihan dalam mencari donor sperma, ia sangat selektif agar hasilnya sesuai dengan harapannya.

Hingga saat ini, Denise Chariesta belum mengumumkan lokasi di mana proses bayi tabung tersebut akan dilaksanakan.

Menurut Pasal 58 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan di Indonesia, prosedur bayi tabung diperbolehkan hanya untuk pasangan suami istri yang sah.

Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Denise mengingat statusnya sebagai seorang ibu tunggal dan keputusan untuk menjalani proses ini tanpa pasangan tetap.

Dengan penuh antusiasme, Denise berkomitmen untuk mewujudkan impiannya memiliki anak kembar bermata biru.

“Yang pasti, aku enggak sabar punya bayi kembar bermata biru. Nanti gue bisa bilang ke bayinya, ‘No, no, baby’,” ungkapnya dengan nada ceria dan penuh semangat.

Namun, perjalanan ini tidaklah mulus bagi Denise Chariesta. Menghadapi hujan kritik dari publik setelah pengumuman tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya sebagai selebriti media sosial.

Banyak netizen memberikan komentar pedas mengenai pilihannya untuk menggunakan donor sperma dalam proses kehamilan.

Beberapa berpendapat bahwa dia seharusnya mempertimbangkan cara lain atau menunggu hingga menemukan pasangan hidup yang tepat.

Kritik tersebut mencerminkan pandangan masyarakat yang masih terikat pada norma-norma tradisional mengenai keluarga dan peran perempuan sebagai ibu.

Denise pun harus menghadapi konsekuensi dari pilihannya secara terbuka di depan publik. Namun demikian, ia tampaknya tetap teguh pada keputusan dan keyakinan dirinya.

Di sisi lain, banyak juga penggemar dan followers-nya yang memberikan dukungan moral kepada Denise dalam perjalanan barunya ini.

Mereka berharap agar semua rencana yang dijalani oleh Denise berjalan lancar sesuai harapan dan impian besarnya untuk memiliki anak-anak seperti yang diinginkannya.

Penting untuk dicatat bahwa teknologi reproduksi seperti bayi tabung telah berkembang pesat dan menjadi pilihan bagi banyak individu serta pasangan yang menghadapi kesulitan dalam mendapatkan keturunan secara alami.

Melalui metode ini, mereka dapat memperoleh kesempatan untuk memiliki anak meskipun terdapat berbagai tantangan kesehatan atau sosial.

Bagi sebagian orang, penggunaan donor sperma mungkin terasa kontroversial dan sulit diterima oleh masyarakat luas; namun bagi yang lainnya ini adalah solusi nyata untuk mencapai kebahagiaan memiliki keluarga sendiri.

Seiring berkembangnya pemahaman tentang kesuburan serta hak-hak reproduksi perempuan di masyarakat modern saat ini, semakin banyak individu mulai terbuka terhadap berbagai cara mendapatkan keturunan.

Sikap proaktif Denise Chariesta dalam berbagi kisahnya di media sosial dapat dipandang sebagai langkah positif dalam meningkatkan kesadaran akan isu-isu seputar kesuburan dan hak-hak reproduksi perempuan. (*/dda)

Berita Sebelumnya
Lebaran Sale di Depo Pelita

Depo Pelita Sokaraja Gelar Lebaran Sale Furniture 2026, Diskon & Hadiah Menarik Menanti Pelanggan

Berita Selanjutnya
Puspahastama Tidak Setor PAD

DPRD Purbalingga Kritik Ekspansi Perumda Puspahastama, PAD Belum Optimal