BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Festival Kuliner Kebumen 2026 menjadi salah satu agenda menarik dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen.
Sebanyak 54 pelaku UMKM ikut ambil bagian dalam festival yang memberikan fasilitas stan tanpa biaya sewa.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
Festival Kuliner Kebumen 2026 berlangsung selama enam hari, mulai 18 hingga 23 Agustus 2026, berlokasi di area parkir barat Alun-Alun Pancasila Kebumen.
Beragam pilihan makanan dan minuman tersedia dalam festival tersebut.
Pengunjung dapat menemukan kuliner seperti soto, nasi kebuli, nasi goreng, bakso, seblak, hingga bubur. Sementara untuk pilihan minuman tersedia es teler, susu kedelai, dan berbagai sajian lainnya.
Festival Kuliner Kebumen 2026 dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Panitia menargetkan sekitar 1.000 pengunjung setiap hari atau mencapai sekitar 5.000 pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Penyelenggaraan Festival Kuliner Kebumen 2026 memberikan keuntungan tersendiri bagi pelaku UMKM yang terlibat.
Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa stan sehingga dapat lebih fokus memasarkan produk dan menjangkau konsumen baru.
Salah satu pelaku UMKM peserta festival, Samsul, mengaku terbantu dengan fasilitas yang diberikan pemerintah.
Menurutnya, penyediaan tempat berjualan secara gratis memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk tetap menawarkan produk dengan harga yang terjangkau sekaligus memperluas pasar.
“Kami sangat terbantu karena tempat berjualan disediakan secara gratis. Ini memberikan ruang bagi UMKM untuk berjualan dengan harga yang tetap terjangkau sekaligus memperluas jangkauan pasar,” ungkap Samsul.
Keberadaan puluhan UMKM dalam satu lokasi juga memberikan pilihan kuliner yang lebih beragam bagi masyarakat.
Pengunjung dapat menikmati berbagai makanan tanpa harus berpindah-pindah tempat.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag KUKM) Kebumen, Haryono Wahyudi, mengatakan para peserta Festival Kuliner Kebumen 2026 tidak dipilih secara sembarangan.
Seluruh pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan tersebut telah melalui proses verifikasi dan kurasi.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan produk yang ditawarkan kepada masyarakat memenuhi standar yang diharapkan.
“Seluruh peserta sudah melalui proses verifikasi dan kurasi secara mendalam. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan pilihan kuliner yang berkualitas dalam satu tempat,” jelas Haryono.
Festival ini sekaligus menjadi sarana promosi bagi produk kuliner lokal Kebumen.
Dengan adanya kegiatan yang menghadirkan banyak pengunjung, pelaku UMKM diharapkan dapat memperoleh pasar baru dan meningkatkan penjualan.
Festival Kuliner Kebumen 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen.
Peringatan tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan hiburan, tetapi juga berbagai agenda yang berkaitan dengan tradisi dan budaya daerah.
Salah satu kegiatan dalam rangkaian Hari Jadi Kebumen adalah ziarah ke makam para pendahulu Kabupaten Kebumen.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya menjaga hubungan dengan sejarah daerah.
Sejumlah lokasi yang menjadi tujuan ziarah antara lain makam Ki Ageng Bodronolo di Desa Karangkembang, Kecamatan Alian.
Ziarah juga dilakukan ke kompleks makam KRT Kolopaking, KPA Bumidirdjo, serta KRT Arungbinang.
Kehadiran Festival Kuliner Kebumen 2026 melengkapi rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kebumen dengan menghadirkan sisi ekonomi kerakyatan.
Puluhan UMKM mendapatkan ruang untuk berjualan, sementara masyarakat memperoleh kesempatan menikmati beragam kuliner lokal dalam satu kawasan.
Dengan berlangsungnya festival selama enam hari, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mengunjungi lokasi kegiatan hingga 23 Agustus 2026.
Selain menjadi destinasi kuliner sementara, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pelaku UMKM serta ikut menggerakkan perekonomian daerah. (cah/stch/dda)
















