BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Sebuah warung bakso yang terletak di Jalan Danasri-Pagubugan, Kecamatan Binangun, Cilacap, mengalami kebakaran pada Kamis (8/5) sekitar pukul 09.30 WIB. Kebakaran ini diduga disebabkan oleh kebocoran gas, yang mengakibatkan kerugian material sekitar Rp 22 juta.
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, api pertama kali diketahui oleh seorang warga yang segera memperingatkan pemilik warung dan warga sekitar.
“Saksi langsung memperingatkan dengan membunyikan kentongan dan meminta bantuan warga untuk memadamkan api,” ujar Supriyadi, Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Cilacap.
Dugaan sementara, kebakaran terjadi karena pemilik warung, Pak Maryudi, meninggalkan warungnya untuk pulang ke rumah saat sedang merebus air untuk membuat bakso.
“Saat pemilik warung pulang ke rumah, api masih menyala. Diduga terjadi kebocoran pada tabung gas yang digunakan untuk merebus air, yang akhirnya menyebabkan kebakaran di warung,” jelas Supriyadi.
Setelah api mulai membesar, warga setempat berupaya untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar Kroya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 22 juta.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman dan berhasil mengendalikan api agar tidak meluas.
Setelah itu, petugas juga melakukan pendataan dan memberikan sosialisasi mengenai aplikasi Satkartaru SIAP serta nomor Pos Damkar kepada masyarakat sekitar, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan gas, terutama saat meninggalkan peralatan yang menyala.
Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat lebih waspada dan dapat mengurangi risiko kebakaran di masa depan. (jul/*stch)
















