Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Hanya 5 Menit, Gerakan Calf Raises Bisa Membantu Menurunkan Gula Darah

Gerakan calf raisesGerakan calf raises
gerakan calf raises sederhana yang membantu mengaktifkan otot betis untuk mendukung kesehatan metabolik dan membantu menstabilkan kadar gula darah.

BANYUMASEKSPRES.ID, Gerakan sederhana seperti calf raises kini semakin banyak dibahas dalam dunia kesehatan modern. Aktivitas ringan ini dikaitkan dengan potensi membantu menstabilkan kadar gula darah secara alami melalui pergerakan otot tubuh bagian bawah.

Di tengah meningkatnya kasus diabetes melitus, masyarakat mencari cara mudah untuk menjaga kesehatan metabolik. Salah satu solusi yang muncul adalah latihan singkat yang bisa dilakukan tanpa alat dan tanpa ruang khusus.

Calf raises dilakukan dengan mengangkat dan menurunkan tumit secara berulang dalam posisi berdiri atau duduk. Meski terlihat ringan, gerakan ini melibatkan otot betis yang aktif bekerja dalam proses penggunaan energi.

Otot soleus di bagian betis menjadi fokus utama dalam aktivitas ini karena memiliki kemampuan tinggi dalam memanfaatkan glukosa. Saat otot ini aktif, tubuh lebih mudah menyerap gula dari aliran darah.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kontraksi otot ringan yang dilakukan secara konsisten dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini membuat proses pengaturan gula darah dalam tubuh menjadi lebih efisien.

Insulin sendiri berfungsi sebagai hormon penting yang membantu memasukkan glukosa ke dalam sel tubuh. Ketika sensitivitas insulin meningkat, risiko lonjakan gula darah setelah makan dapat berkurang.

Sebuah kajian ilmiah pada tahun 2026 yang dipublikasikan di jurnal endokrinologi internasional juga menyoroti manfaat latihan isometrik ringan. Aktivitas tersebut disebut mampu memperbaiki respons metabolik tubuh terhadap glukosa.

Studi tersebut menunjukkan bahwa gerakan sederhana pada otot kaki dapat membantu mengurangi dampak negatif dari kebiasaan duduk terlalu lama. Kondisi ini umum terjadi pada pekerja kantoran dan masyarakat modern.

Keunggulan calf raises adalah kemudahannya untuk dilakukan kapan saja tanpa peralatan khusus. Aktivitas ini bisa diterapkan di rumah, kantor, bahkan saat istirahat singkat setelah makan.

Banyak ahli kesehatan menyebut gerakan ini sebagai bentuk micro-exercise yang efektif. Meskipun singkat, dampaknya dapat terasa jika dilakukan secara rutin setiap hari.

Otot betis memiliki peran penting dalam sistem metabolisme karena dapat bekerja dalam durasi panjang dengan intensitas rendah. Hal ini membuatnya efektif dalam membantu pembakaran energi secara stabil.

Aktivasi otot secara berulang juga dapat meningkatkan sirkulasi darah di bagian kaki. Peredaran darah yang baik membantu distribusi oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

Selain membantu mengontrol gula darah, calf raises juga dapat mengurangi rasa pegal akibat terlalu lama duduk. Efek ini membuat tubuh terasa lebih ringan dan tidak kaku.

Gerakan ini sering disarankan dilakukan sekitar lima menit setelah makan untuk membantu mengontrol lonjakan glukosa. Waktu tersebut dianggap ideal untuk mendukung proses metabolisme tubuh.

Meski sederhana, konsistensi dalam melakukan latihan ini menjadi faktor utama keberhasilannya. Tanpa dilakukan secara rutin, manfaat jangka panjangnya bisa berkurang.

Para ahli menegaskan bahwa calf raises bukan pengganti pengobatan medis bagi penderita diabetes. Penggunaan obat dan konsultasi dokter tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan penyakit ini.

Namun, kombinasi antara aktivitas fisik ringan dan pola makan sehat dapat memberikan hasil yang lebih optimal. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam menjaga kestabilan gula darah.

Gaya hidup sedentari atau kurang bergerak menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko gangguan metabolik. Karena itu, gerakan kecil seperti ini mulai banyak dianjurkan dalam edukasi kesehatan.

Latihan sederhana ini juga dianggap sebagai langkah awal untuk membangun kebiasaan hidup aktif. Dari gerakan kecil, seseorang dapat perlahan meningkatkan tingkat aktivitas fisiknya.

Dengan cara yang mudah dan tidak memerlukan biaya, calf raises menjadi alternatif yang dapat diakses semua orang. Hal ini membuatnya relevan untuk berbagai kelompok usia dan kondisi.

Kebiasaan melakukan gerakan sederhana selama beberapa menit setiap hari dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan tubuh. Konsistensi menjadi kunci utama dalam memperoleh manfaat jangka panjang. (mdr)

Berita Sebelumnya
Imigrasi Bongkar Dugaan Love Scamming

Imigrasi Semarang Amankan Empat WNA Tiongkok dalam Kasus Love Scamming

Berita Selanjutnya
Pemkab Gencarkan Penghijauan Pantai

Pemkab Kebumen Luncurkan Program "Mageri Segoro" dengan Penanaman 1.500 Bibit Mangrove