BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas menjadi momentum yang signifikan bagi masyarakat dan pemerintah setempat, untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan Banyumas yang lebih PAS.
Dengan definisi PAS yang mengacu pada Produktif, Adil, dan Sejahtera, peringatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial tetapi juga sebagai upaya nyata dalam menjawab harapan masyarakat.
Pada hari Minggu, 22 Februari 2026, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Rapat Paripurna sebagai bagian dari peringatan penting ini.
Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo, mengingatkan semua anggota dewan akan pentingnya semangat perjuangan dalam mendengarkan aspirasi rakyat.
Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa anggota DPRD tidak boleh merasa lelah dalam menjalankan tugas mereka untuk menyuarakan kepentingan masyarakat.
“Maka harapannya, DPRD jangan bercerita lelah untuk mendengarkan suara yang berkembang di masyarakat. DPRD tidak boleh merasakan lelah untuk bercerita tentang kepentingan Banyumas,” ungkapnya tegas.
Agus juga menekankan bahwa kepentingan masyarakat harus selalu menjadi prioritas utama yang tersampaikan dalam setiap kebijakan yang diambil oleh dewan.
“Harapannya teman-teman DPRD Kabupaten Banyumas, ke depan mendengar dan melihat serta menggali dan meresapi apa yang dilihat. Tindakan kita harus menjadi keputusan yang kemudian menjadi pokok-pokok pikiran DPRD,” jelas Agus.
Lebih jauh lagi, beliau menggarisbawahi bahwa Banyumas adalah rumah besar bagi semua masyarakat yang menggantungkan hidup dan cita-cita mereka di daerah ini.
Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memandang Banyumas secara utuh.
“Di mana alam dan air Banyumas adalah bagian dari tubuh dan darah kita. Sehingga harapannya pemerintah melihat Banyumas secara utuh agar pelayanan ke depan lebih baik,” paparnya.
Peringatan Hari Jadi ke-455 ini seharusnya dimaknai sebagai semangat untuk menjaga rumah besar bersama.
Kepedulian dari semua pihak diyakini akan menjadi kunci terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kalau seluruh yang punya kepentingan di Banyumas memiliki kepedulian tinggi, maka kesejahteraan bisa terwujud,” pungkasnya.
Di sisi lain, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memimpin upacara Peringatan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas dengan penuh semangat di Halaman Pendopo Si Panji pada hari yang sama.
Dalam kesempatan ini, ia menekankan pentingnya momen peringatan tahun ini karena bertepatan dengan satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti.
“Banyumas harus menjadi daerah yang produktif dalam menggerakkan ekonomi, adil dalam kebijakan, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” kata Bupati Sadewo.
Tema peringatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas kali ini adalah “Bergerak Bersama Mewujudkan Banyumas PAS”.
Bupati Sadewo menegaskan bahwa PAS bukan sekadar slogan belaka tetapi merupakan komitmen nyata dalam pembangunan daerah.
“PAS adalah komitmen menghadirkan Banyumas yang Produktif, Adil, dan Sejahtera,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Selama satu tahun terakhir, Pemkab Banyumas telah melakukan berbagai langkah nyata untuk mewujudkan visi menciptakan kawasan yang lebih produktif dan adil.
Salah satu fokus utama mereka adalah penguatan ekonomi melalui peningkatan investasi.
“Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan ekonomi melalui peningkatan investasi di Banyumas. Investor harus berdatangan ke Banyumas,” terangnya.
Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas agar daerah ini semakin menarik bagi investor baru.
“Ayo pada brayan mbangun Banyumas dengan menciptakan kondusivitas di Banyumas,” ajaknya kepada semua elemen masyarakat.
Transformasi pelayanan publik juga menjadi salah satu prioritas utama Pemkab melalui inovasi sistem digital bernama “Satu Portal Banyumas PAS”.
Sistem ini dirancang untuk mempermudah akses layanan perizinan, administrasi, serta informasi kerja dalam satu pintu.
“Sistem digital terintegrasi ini mempermudah akses layanan perizinan, administrasi, dan informasi kerja dalam satu pintu,” lanjut Bupati Sadewo menjelaskan manfaat dari inovasi tersebut.
Selain itu, Pemkab juga memprioritaskan penuntasan masalah stunting dan penurunan angka kemiskinan sebagai langkah strategis demi kesejahteraan masyarakat luas.
Pengembangan kawasan industri Wangon telah direncanakan sebagai langkah untuk membuka lapangan kerja bagi tenaga lokal di wilayah tersebut.
Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menciptakan peluang kerja baru bagi warga setempat.
Lebih dari itu, penguatan pengelolaan sampah berbasis kawasan serta penyediaan air bersih dan sanitasi terpadu juga terus didorong oleh Pemkab banyumas sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Pembangunan infrastruktur berkelanjutan menjadi salah satu pilar utama dalam strategi jangka panjang pemerintahan saat ini demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Di sisi lain,” tegas Bupati Sadewo lagi, “penguatan pengelolaan sampah berbasis kawasan serta penyediaan air bersih juga sangat penting untuk kesehatan lingkungan kita.”
Semua langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kehidupan sehari-hari warga Kabupaten Banyumas.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat serta dukungan semua pemangku kepentingan lainnya, Bupati optimis bahwa cita-cita mewujudkan Kabupaten Banyumas PAS dapat tercapai dengan lebih baik lagi di masa mendatang. (res/stch/dda)
















