BANYUMASEKSPRES.ID, Penyerang andalan Harry Kane kembali mencuri perhatian dunia sepak bola Eropa.
Ketajaman dan performa impresifnya bersama Bayern Munich tidak hanya menjadi topik hangat di kalangan penggemar, tetapi juga menarik perhatian media internasional.
Usai menutup musim 2025/2026 dengan luar biasa, Kane menerima hadiah yang unik dan simbolis; sebanyak 61 schnitzel sebagai bentuk apresiasi atas produktivitasnya yang luar biasa sepanjang musim.
Jumlah schnitzel tersebut mencerminkan total 61 gol yang berhasil dicetak Kane hanya dalam 51 pertandingan di semua kompetisi.
Catatan mengesankan ini berkontribusi besar kepada Bayern Munchen dalam meraih gelar Bundesliga dan trofi DFB-Pokal pada musim ini.
Dengan demikian, Kane tidak hanya menjadi salah satu striker terbaik, tetapi juga sosok kunci dalam keberhasilan Bayern Munich meraih dua gelar domestik tersebut.
Cerita unik di balik hadiah schnitzel ini bermula dari sebuah penginapan dan restoran yang terletak dekat tempat tinggal Kane di Bavaria.
Pemilik restoran, Stefan Kastner, memiliki tradisi khusus untuk menjaga motivasi sang striker setiap kali ia mencetak gol.
Setiap kali Kane berhasil memasukkan bola ke gawang lawan, Kastner akan menghadiahkan satu schnitzel kepada mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut.
Tradisi sederhana ini berlangsung sepanjang musim hingga jumlah hadiah mencapai 61 schnitzel.
Schnitzel sendiri merupakan makanan khas Jerman dan Austria yang terbuat dari irisan tipis daging yang dilapisi tepung roti dan kemudian digoreng hingga kecokelatan.
Hidangan ini dapat dibuat dari berbagai jenis daging, termasuk ayam, sapi, kalkun, hingga daging sapi muda.
Keberadaan schnitzel sebagai salah satu hidangan favorit di Bavaria seakan semakin memperkuat hubungan antara Kane dengan budaya kuliner lokal.
Momen puncak performa Kane terjadi saat Bayern Munchen menjuarai final DFB-Pokal untuk pertama kalinya sejak tahun 2020.
Dalam laga final yang sangat ditunggu-tunggu tersebut, Kane tampil gemilang dengan mencetak hat-trick yang memastikan kemenangan timnya melawan lawan mereka.
Menariknya, Kastner juga menggelar acara nonton bareng final dan membagikan sampel “schnitzel pencetak gol” kepada lebih dari 200 suporter yang hadir untuk merayakan kebangkitan tim kesayangan mereka.
Walau begitu, Kastner tetap menyimpan tiga schnitzel khusus untuk Harry Kane sesuai dengan jumlah gol yang dicetak sang penyerang di partai final tersebut.
“Itu malam yang sangat sukses. Saya sangat senang Harry mencetak tiga gol. Saya mengantarkan tiga schnitzel yang ia dapatkan ke rumahnya pada hari Minggu,” ungkap Kastner saat diwawancarai oleh media Jerman, Bild.
Kane sendiri tampaknya telah jatuh cinta dengan kuliner khas Bavaria sejak ia memutuskan untuk berkarier di Jerman.
Ia bahkan pernah menyebut schnitzel sebagai makanan favoritnya selama tinggal di Munchen.
Dalam sebuah wawancara pada bulan Januari lalu, ia mengungkapkan, “Schnitzel adalah makanan Bavaria favorit saya, meskipun banyak yang bilang hidangan itu berasal dari Austria.”
Mengamati perjalanan karir Harry Kane di Bayern Munich tidak hanya sekedar melihat statistik gol semata.
Ia telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang tinggi dalam setiap pertandingan yang dilakoninya.
Tak heran jika kehadirannya memberikan dampak positif bagi tim secara keseluruhan.
Dengan gaya permainan yang tajam dan kemampuan mencetak gol yang mengesankan, Kane telah menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di benua Eropa saat ini. (*/stch/dda)
















