BANYUMASEKSPRES.ID, Institut Teknologi Bandung (ITB) meluncurkan program inovatif yang menggabungkan jenjang Sarjana dan Magister dalam durasi hanya 10 semester. Program ini bertujuan mempercepat waktu studi tanpa mengurangi kualitas pendidikan.
Mahasiswa akan mulai mengambil mata kuliah tingkat magister sejak semester awal S1. Dengan cara ini, mereka dapat menyelesaikan studi hingga jenjang S2 lebih cepat daripada jalur tradisional.
Program ini direncanakan dibuka pada Penerimaan Mahasiswa Baru tahun akademik 2026/2027. Pendaftaran dijadwalkan mulai Agustus mendatang.
Skema ini memungkinkan mahasiswa mulai mencicil mata kuliah magister sejak semester tiga. Integrasi kurikulum dirancang agar beban studi tetap terkontrol dan efisien.
Melalui program ini, mahasiswa berkesempatan meraih dua gelar akademik sekaligus. Gelar sarjana dan magister diperoleh dalam satu rangkaian studi yang terstruktur.
Dengan jalur ini, mahasiswa tidak perlu menempuh S1 dan S2 secara terpisah. Hal ini tentu lebih hemat waktu dan biaya pendidikan.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Irwan Meilano, menekankan bahwa kurikulum telah disusun sedemikian rupa. Program tetap menjaga standar akademik tinggi meski durasi studi lebih singkat.
Mahasiswa akan mulai mengambil mata kuliah magister relevan pada semester tiga dan lima. Integrasi ini membuat studi lebih sistematis dan terencana.
Skema pendidikan ini bertujuan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia profesional. Kompetensi akademik akan seimbang antara teori dan praktik.
Program ini juga memberikan fleksibilitas jurusan magister. Mahasiswa dapat memilih lintas disiplin sesuai minat dan kebutuhan karier.
Misalnya, lulusan Sarjana Geodesi bisa melanjutkan magister di bidang bisnis atau teknologi lain. Pilihan lintas disiplin ini memperluas wawasan dan keahlian mahasiswa.
Skema fleksibel ini memungkinkan mahasiswa menyesuaikan jalur studi dengan tuntutan industri. Pendidikan tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan pasar kerja.
Program ini menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga kerja multidisiplin di masa depan. Dunia industri kini membutuhkan lulusan yang kompeten sekaligus adaptif.
Durasi studi lebih singkat membantu mahasiswa masuk dunia kerja lebih cepat. Ini juga mengurangi beban biaya hidup dan biaya pendidikan.
Implementasi awal program sudah diuji coba pada mahasiswa semester lima dan tujuh. Hasil awal menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta.
Jumlah mahasiswa yang memilih jalur 10 semester meningkat secara signifikan. Hal ini menunjukkan minat besar terhadap model percepatan studi.
Program ini dirancang agar mahasiswa tetap menguasai materi secara mendalam. Meski cepat, kualitas akademik tetap menjadi prioritas utama.
ITB menekankan bahwa jalur 10 semester bersifat pilihan. Mahasiswa yang ingin tetap mengikuti jalur konvensional tetap diperbolehkan.
Peserta jalur tradisional dapat menyelesaikan S1 dulu, kemudian melanjutkan S2 secara terpisah. Pilihan ini tetap dihargai dan difasilitasi kampus.
Bagi yang memilih jalur 10 semester, kurikulum terstruktur memungkinkan penggabungan studi S1 dan S2. Jalur ini efisien tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.
ITB berharap program ini menjadi model bagi perguruan tinggi lain. Tujuannya adalah meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.
Dengan inovasi ini, ITB menegaskan komitmennya meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Lulusan diharapkan siap menghadapi tantangan dunia kerja dan teknologi.
Program Sarjana–Magister 10 semester juga menekankan pengembangan soft skills dan kemampuan multidisiplin. Lulusan tidak hanya ahli secara teknis, tetapi juga adaptif di berbagai bidang.
Strategi pendidikan ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan. Mahasiswa mendapat bekal lengkap untuk karier profesional dan kontribusi bagi masyarakat.
ITB menilai bahwa jalur percepatan ini memberi keuntungan bagi mahasiswa dari sisi waktu, biaya, dan kesiapan profesional. Program ini menyeimbangkan kualitas akademik dan efisiensi studi.
Dengan demikian, inovasi pendidikan ini diharapkan memperkuat posisi ITB sebagai kampus unggulan di Indonesia. Lulusan program ini siap bersaing di pasar global dengan kompetensi lengkap. (mdr)
















