Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

IUP UGM 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka, Ini Daftar 31 Prodi dan Kuotanya

Program IUP UGMProgram IUP UGM
UGM membuka pendaftaran IUP gelombang 2 dengan kuota 1.221 mahasiswa di 31 prodi, menawarkan pengalaman kuliah berstandar internasional.

BANYUMASEKSPRES.ID, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali membuka pendaftaran jalur International Undergraduate Program (IUP) untuk gelombang kedua. Pada periode ini, UGM menyediakan kuota sebanyak 1.221 calon mahasiswa yang akan tersebar di 31 program studi.

Kesempatan ini masih terbuka hingga batas akhir pendaftaran pada 28 April 2026, sehingga calon mahasiswa yang berminat masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri.

Program IUP dikenal sebagai salah satu program unggulan UGM yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman akademik berstandar global.

Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran menggunakan bahasa Inggris, tetapi juga berkesempatan mengikuti berbagai program internasional seperti pertukaran pelajar dan kolaborasi riset lintas negara.

Dalam pelaksanaannya, program ini menjalin kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di luar negeri. Kolaborasi tersebut mencakup kegiatan international exposure hingga penelitian bersama yang memberikan pengalaman akademik lebih luas bagi mahasiswa.

Ketua Program Studi Geografi Lingkungan, Andung Bayu Sekaranom, menjelaskan bahwa program IUP di fakultasnya menawarkan skema double degree yang bekerja sama dengan universitas di Taiwan.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar di dua negara, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program magang yang relevan dengan bidang studinya.

“Tapi tidak menutup kemungkinan juga terdapat negara lain yang juga kami fasilitasi untuk melakukan kegiatan international exposure,” jelas Andung dikutip dari laman resmi UGM, Jumat (10/4/2026).

Program studi Geografi Lingkungan sendiri telah mengantongi akreditasi internasional ASIIN dan didukung oleh tenaga pengajar dari berbagai negara. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang bagi lulusan untuk berkarier di tingkat global.

Sementara itu, Ketua Program Studi Fisika FMIPA, Ahmad Kusumaatmaja, menyoroti keunggulan Special Intense Program yang menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa IUP.

Program ini memberikan peluang beasiswa sekaligus jalur karier bagi mahasiswa yang ingin berkiprah di industri Taiwan.

Skema yang ditawarkan cukup unik, yaitu tiga tahun belajar di UGM, satu tahun studi di universitas di Taiwan, satu tahun magang industri, dan dilanjutkan dengan dua tahun ikatan kerja. Program ini memberikan pengalaman komprehensif mulai dari akademik hingga dunia kerja.

“Nanti akan mendapatkan jaminan karier di industri Taiwan,” ungkap Ahmad.

Selain Taiwan, program IUP Fisika juga menjalin kerja sama dengan berbagai industri global di negara seperti Jerman dan Jepang.

Untuk mendukung kesiapan mahasiswa, Fakultas MIPA UGM menyediakan Foreign Language Center yang berfungsi sebagai pusat pelatihan bahasa asing.

Di sisi lain, Ketua Program Studi Biologi, Luthfi Nurhidayat, menjelaskan bahwa program IUP Biologi memiliki jaringan kolaborasi internasional yang luas.

Beberapa mitra yang terlibat antara lain University of Leeds, Australian National University, hingga Dayeh University.

Kerja sama dengan Dayeh University memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program magang selama satu tahun, serta peluang bekerja di industri selama dua tahun.

Skema ini dinilai mampu memberikan pengalaman nyata sekaligus membuka peluang karier global bagi lulusan.

“Sudah banyak mahasiswa Biologi UGM yang berkuliah di sana, bahkan sudah lulus dari kampus-kampus internasional tersebut,” ungkap Luthfi.

Mahasiswa program IUP Biologi juga difasilitasi untuk mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri di tingkat internasional. Kegiatan tersebut meliputi program pertukaran pelajar, summer course, publikasi ilmiah internasional, hingga partisipasi dalam konferensi global.

Secara umum, seluruh program IUP di UGM dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing global.

Melalui berbagai program internasional yang ditawarkan, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan global dan memiliki peluang karier yang lebih luas.

Dengan kuota yang cukup besar dan pilihan program studi yang beragam, jalur IUP UGM gelombang kedua ini menjadi peluang strategis bagi calon mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman kuliah berstandar internasional. (vip)

Berita Sebelumnya
DED Masjid Seribu Bulan Direvisi

UGM Rampungkan Review Desain Masjid Seribu Bulan di Purwokerto, 75 Persen Konsep Dipertahankan

Berita Selanjutnya
Kebun Kelengkeng Yulianto

Kebun Kelengkeng Yulianto Jadi Destinasi Wisata Edukasi Favorit di Sidoarjo