BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus PO Cebong Jaya dengan Nomor Polisi AA 7037 OF mengguncang wilayah Jalan Raya Kalimanah – Purbalingga, tepatnya di Desa Blater, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga.
Kejadian ini terjadi pada Senin pagi, 11 Agustus 2025, sekitar pukul 08.15 WIB. Kecelakaan tunggal tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan kerugian material yang tidak sedikit.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Purbalingga, AKP Kumala Enggar Anjarani, mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia adalah seorang ibu rumah tangga bernama Sumiati (56), warga Desa Pagelak RT 1 RW 3, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara.
“Satu korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut,” ungkapnya kepada awak media.
Dalam insiden naas tersebut, pengemudi bus Wiji Marteus Jumali (46), warga Jalan Wirotomo Desa Bukateja RT 2 RW 5, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga dan asisten pengemudi Rubianto (38), warga Desa Selokromo RT 2 RW 6, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo tidak mengalami luka sedikit pun.
Namun demikian bus yang mereka kemudikan mengalami kerusakan cukup parah akibat terguling di jalan raya.
Kerusakan pada bus diperkirakan menyebabkan kerugian material mencapai Rp 5 juta. Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Banyumas Ekspres dari saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi saat bus berusaha menghindari kendaraan lain yang tiba-tiba berhenti di depannya.
Pengemudi bus yang terkejut kemudian membanting setir untuk menghindari tabrakan dari belakang.
Sayangnya usaha untuk menghindari tabrakan tersebut malah membuat laju bus tidak terkendali hingga akhirnya terguling. Malang bagi Sumiati karena ia terlempar keluar dari dalam bus saat kecelakaan berlangsung sehingga mengalami luka serius yang merenggut nyawanya.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut sedang ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Purbalingga. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit setempat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kondisi Bus PO Cebong Jaya yang rusak parah dengan kaca pecah dan bodi ringsek menjadi pemandangan pilu di tempat kejadian perkara. Masyarakat sekitar turut prihatin atas peristiwa tragis ini seraya berharap agar kejadian serupa tidak lagi terulang di masa depan.
Insiden ini menambah catatan kelam dalam perjalanan transportasi umum di daerah tersebut dan menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Polisi juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan menjaga jarak aman antar kendaraan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Keberadaan unit penegakkan hukum lalu lintas Polres Purbalingga menjadi sangat penting dalam menangani kasus seperti ini dengan harapan dapat memberikan efek jera bagi pelanggar aturan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.
Masyarakat juga diajak untuk lebih peduli dan segera melaporkan jika melihat adanya potensi bahaya atau pelanggaran lalu lintas agar tindakan preventif bisa segera dilakukan demi menghindari jatuhnya korban jiwa di jalan raya.
Melalui peristiwa ini semua pihak baik pemerintah pengguna jalan maupun perusahaan transportasi umum didorong untuk bersama-sama meningkatkan kualitas keselamatan berkendara mulai dari infrastruktur jalan kondisi kendaraan hingga kompetensi pengemudi.
Dengan langkah-langkah preventif dan edukatif yang tepat harapannya kejadian tragis seperti kecelakaan bus di Desa Blater dapat diminimalisir bahkan dicegah sehingga keamanan dan kenyamanan berkendara bisa semakin terjamin bagi seluruh pengguna jalan raya. (tya/stch)
















