BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Masa libur sekolah 2026 membawa dampak positif terhadap peningkatan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Cilacap.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mencatat adanya kenaikan sekitar 7 persen dibandingkan dengan kondisi pada hari-hari biasa.
Data KAI Daop 5 menunjukkan, selama periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026, sebanyak 35.948 penumpang menggunakan layanan kereta api melalui Stasiun Cilacap.
Angka tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk bepergian selama musim liburan.
Dari total penumpang tersebut, sebanyak 16.956 orang tercatat berangkat dari Stasiun Cilacap, sementara 18.992 penumpang tiba di stasiun tersebut.
Rata-rata aktivitas penumpang mencapai 1.712 orang per hari, lebih tinggi dibandingkan rata-rata hari biasa yang berkisar 1.600 penumpang setiap hari.
Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan peningkatan jumlah pengguna jasa kereta api menunjukkan bahwa masyarakat masih menjadikan kereta sebagai pilihan utama selama masa libur sekolah.
Menurutnya, kereta api menawarkan berbagai keunggulan yang membuat masyarakat merasa lebih nyaman saat bepergian, mulai dari ketepatan waktu hingga keamanan perjalanan.
“Kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena aman, nyaman, tepat waktu, dan terhindar dari kemacetan,” ujarnya, Senin (13/7).
Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah penumpang juga menjadi indikator bahwa minat masyarakat menggunakan transportasi publik terus tumbuh, terutama saat periode liburan panjang ketika mobilitas masyarakat meningkat.
Berdasarkan catatan operasional KAI Daop 5 Purwokerto, puncak arus penumpang di Stasiun Cilacap terjadi pada Jumat, 26 Juni 2026.
Pada hari tersebut tercatat 1.184 penumpang melakukan perjalanan dari Stasiun Cilacap, sedangkan 920 penumpang tiba.
Lonjakan tersebut dipengaruhi meningkatnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan awal masa libur sekolah untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Pulau Jawa.
Sementara itu, hingga Minggu (12/7) siang, aktivitas penumpang masih cukup tinggi. Sebanyak 425 penumpang tercatat berangkat dan 381 penumpang tiba di Stasiun Cilacap.
KAI memperkirakan angka tersebut masih akan bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung hingga jadwal keberangkatan kereta terakhir pada hari tersebut.
“Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah, karena penjualan tiket masih berlangsung hingga jadwal keberangkatan kereta terakhir,” jelas As’ad.
Peningkatan jumlah penumpang di Stasiun Cilacap juga sejalan dengan tren yang terjadi di wilayah kerja Daop 5 Purwokerto secara keseluruhan.
Selama musim libur sekolah, berbagai stasiun di wilayah Daop 5 mengalami peningkatan volume penumpang, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
KAI menilai kondisi ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat karena menawarkan perjalanan yang efisien, nyaman, dan bebas dari risiko kemacetan di jalan raya, terutama saat musim liburan.
Selain itu, pelayanan yang terus ditingkatkan, kemudahan pembelian tiket secara digital, serta jadwal perjalanan yang relatif tepat waktu menjadi faktor pendukung meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api.
PT KAI Daop 5 Purwokerto juga mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal, terutama pada periode liburan dan akhir pekan, agar dapat memperoleh tiket sesuai jadwal yang diinginkan.
Dengan berakhirnya masa libur sekolah, KAI memperkirakan volume penumpang akan kembali normal.
Namun demikian, perusahaan akan terus memantau perkembangan jumlah pengguna jasa kereta api dan memastikan pelayanan tetap optimal demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. (jul/stch/dda)














