Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Maganghub Batch II 2026 Dibuka September, Siapkan Diri untuk Rebut 50 Ribu Kuota

MagangHub (3)MagangHub (3)
Peserta mengikuti kegiatan magang sebagai bagian dari Program Magang Nasional 2026

BANYUMASEKSPRES.ID, Program Magang Nasional atau MagangHub kembali membuka peluang bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin mendapatkan pengalaman kerja pada 2026. Setelah Batch I berjalan, pemerintah menyiapkan 50 ribu kuota untuk MagangHub Batch II yang direncanakan dibuka pada September 2026.

Program ini menjadi bagian dari target pemerintah menyediakan 150 ribu peserta MagangHub sepanjang 2026. Jumlah tersebut dibagi menjadi tiga batch dengan alokasi masing-masing 50 ribu peserta.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sebelumnya menyebut tingginya minat lulusan perguruan tinggi menjadi salah satu alasan pemerintah memperluas kuota program. MagangHub diharapkan membantu lulusan memperoleh pengalaman sekaligus mempercepat transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja.

Karena persaingan diperkirakan kembali tinggi, calon peserta perlu mulai mempersiapkan diri sejak Agustus. CV, portofolio, data akun SIAPKerja, serta kemampuan yang sesuai dengan posisi magang sebaiknya sudah disiapkan sebelum pendaftaran resmi dibuka.

Informasi terbaru menyebut pendaftaran Magang Nasional Batch II 2026 akan dibuka pada September. Pemerintah menyiapkan sekitar 50 ribu tempat bagi peserta yang ingin mengikuti program pemagangan pada gelombang tersebut.

Jadwal tersebut menjadi kesempatan bagi peserta yang belum berhasil pada Batch I untuk kembali mencoba. Namun, tanggal pasti pendaftaran tetap perlu dipantau melalui kanal resmi Kemnaker dan platform MagangHub agar peserta tidak bergantung pada informasi yang belum terverifikasi.

Pada Batch I 2026, pendaftaran peserta berlangsung pada 15–28 Juli 2026. Seleksi dilakukan pada 29 Juli hingga 5 Agustus, sedangkan peserta yang lolos mulai mengikuti pemagangan pada 10 Agustus 2026.

Pelaksanaan Batch I tersebut merupakan bagian dari target 150 ribu peserta yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan pembagian kuota 50 ribu orang per batch, peluang berikutnya tersedia melalui Batch II dan Batch III.

Minat terhadap program ini tergolong tinggi karena MagangHub memberikan kesempatan kepada lulusan untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung. Pengalaman tersebut dapat menjadi modal penting bagi pencari kerja yang belum memiliki rekam pengalaman profesional.

Evaluasi program sebelumnya juga menunjukkan manfaat yang cukup besar bagi peserta. Kemnaker mencatat sekitar 35 persen peserta batch pertama memperoleh tawaran bekerja di perusahaan tempat mereka menjalani pemagangan.

Program tersebut juga mendapatkan penilaian positif dari peserta dan perusahaan mitra. Dari evaluasi yang dilakukan, 85 persen peserta menyatakan puas atau sangat puas terhadap penyelenggaraan program, sedangkan 81 persen perusahaan mitra memberikan penilaian yang sama.

Besarnya manfaat tersebut membuat posisi magang berpotensi kembali menjadi incaran banyak lulusan. Karena itu, peserta sebaiknya tidak hanya mengandalkan keberuntungan ketika memilih lowongan.

Calon peserta MagangHub Batch II dapat mulai memperbarui CV dengan pengalaman yang paling relevan. Pengalaman organisasi, proyek kuliah, pekerjaan lepas, pelatihan, sertifikasi, maupun kegiatan lain dapat dicantumkan apabila mendukung posisi yang dipilih.

Portofolio juga penting bagi pelamar bidang tertentu seperti desain grafis, pemasaran digital, teknologi informasi, komunikasi, dan produksi konten. Contoh pekerjaan dapat membantu perusahaan melihat kemampuan kandidat secara lebih konkret.

Peserta juga perlu membaca persyaratan setiap lowongan sebelum menentukan pilihan. Keselarasan antara latar belakang pendidikan, keterampilan, lokasi, dan kebutuhan perusahaan dapat membantu calon peserta memilih posisi secara lebih realistis.

Profil pada platform SIAPKerja juga perlu diperiksa kembali. Pastikan informasi pendidikan dan data pribadi sudah sesuai agar proses administrasi tidak terkendala ketika pendaftaran Batch II resmi dibuka.

MagangHub menawarkan sejumlah fasilitas bagi peserta yang dinyatakan lolos. Peserta mendapatkan uang saku bulanan yang disesuaikan dengan Upah Minimum 2026 di wilayah tempat pemagangan.

Selain uang saku, peserta memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Iuran perlindungan tersebut ditanggung pemerintah sesuai ketentuan program.

Program pemagangan juga berlangsung selama enam bulan pada skema yang diumumkan untuk 2026. Selama periode tersebut, peserta mendapatkan pengalaman kerja langsung dan pendampingan dari mentor perusahaan.

Fasilitas lain yang tersedia adalah sertifikat magang sebagai bukti telah mengikuti program. Peserta juga berkesempatan memperoleh sertifikasi kompetensi BNSP secara gratis melalui skema yang tersedia.

Kemnaker sebelumnya menyediakan sertifikasi kompetensi BNSP bagi peserta MagangHub. Sertifikasi tersebut ditujukan untuk memberikan pengakuan nasional terhadap kemampuan kerja yang dimiliki peserta.

Beberapa skema yang tersedia mencakup K3, digital marketing, desain grafis, asisten pengembang web, produksi karya audiovisual, dan administrasi perkantoran. Peserta dapat memilih skema sesuai minat serta kompetensi yang dimiliki.

Sertifikasi dapat menjadi nilai tambah ketika peserta memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan magang. Dunia industri tidak hanya membutuhkan lulusan dengan ijazah, tetapi juga kandidat yang mampu menunjukkan kompetensi secara terukur.

Calon peserta juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jasa pendaftaran atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Kemnaker mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pihak yang mengaku dapat membantu masuk Program Magang Nasional.

Informasi mengenai pendaftaran sebaiknya hanya diperoleh melalui kanal resmi Kemnaker dan platform MagangHub. Peserta juga wajib mengikuti kegiatan magang secara nyata karena tawaran untuk sekadar melakukan absensi tanpa menjalankan pekerjaan merupakan modus yang tidak sesuai dengan ketentuan program.

Dengan kuota 50 ribu peserta, MagangHub Batch II 2026 menjadi peluang yang layak dipersiapkan sejak sekarang. Agustus dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki CV, menyiapkan portofolio, melengkapi data SIAPKerja, dan meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan posisi incaran.

Bagi lulusan yang gagal pada Batch I, September bukan alasan untuk menyerah. Pantau terus pengumuman resmi, pilih posisi secara cermat, dan pastikan seluruh persyaratan telah siap agar kesempatan merebut satu dari 50 ribu kuota MagangHub Batch II tidak terlewat. (mdr)

Berita Sebelumnya
Liburan ke Pulau Padar dan Komodo Dihujat

Jessica Mila Diduga ke Pulau Padar Saat Cuaca Buruk, Netizen Pertanyakan Aturan Pelayaran

Berita Selanjutnya
Penerima Bansos (3)

Bansos PKH Ibu Hamil Agustus 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek dan Pencairannya