Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Masih Tunggu Juknis Resmi, KDMP Kalimanah Wetan Purbalingga Sudah Layani Anggota Lewat WhatsApp

Belum Operasional Tapi Sudah 150 AnggotaBelum Operasional Tapi Sudah 150 Anggota
OPERASIONAL: Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalimanah Wetan masih menunggu operasional penuh

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di Desa Kalimanah Wetan, Kecamatan Kalimanah, saat ini sedang dalam tahap persiapan untuk memulai operasional penuh.

Namun, pihak pengelola koperasi masih menunggu arahan teknis dan juknis dari Agrinas sebelum layanan dapat sepenuhnya dioperasikan.

Meskipun gedung koperasi belum difungsikan secara maksimal, KDMP sudah memiliki 150 anggota yang aktif dan mulai menjalankan layanan pemesanan sembako melalui platform WhatsApp.

Syaddad Abdul Qudus, Kasi Pemerintahan Desa Kalimanah Wetan, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterima dari pihak Agrinas, operasional penuh KDMP direncanakan baru akan dimulai pada bulan Agustus 2026.

“Berdasarkan informasi dari pihak Agrinas, fasilitas tersebut baru akan beroperasi penuh pada bulan Agustus mendatang,” ungkapnya saat dihubungi pada Minggu (28/6/2026).

Dalam masa transisi ini, pengurus KDMP telah mengambil langkah proaktif dengan menyediakan kebutuhan sembako bagi anggotanya dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Pemesanan sembako dilakukan secara terpusat melalui grup WhatsApp yang diikuti oleh seluruh anggota koperasi.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun belum sepenuhnya beroperasi, KDMP sudah berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat.

Syaddad menambahkan bahwa keanggotaan koperasi saat ini sudah mencapai 150 orang.

Di Desa Kalimanah Wetan sendiri, keanggotaan koperasi diharuskan bagi lembaga-lembaga seperti Ketua RT, Ketua RW, anggota PKK, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Keanggotaan saat ini sudah mencapai 150 orang. Di Kalimanah Wetan, kelembagaan seperti Ketua RT, Ketua RW, PKK, dan BPD memang diwajibkan untuk menjadi anggota KDMP,” jelas Syaddad.

Dari segi sarana pendukung operasional, Syaddad memastikan bahwa seluruh fasilitas yang diperlukan telah tersedia untuk mendukung kegiatan koperasi.

KDMP Kalimanah Wetan telah menerima dua unit kendaraan roda tiga dan dua unit kendaraan roda empat sebagai armada operasional.

Ini merupakan langkah strategis dalam memperlancar distribusi barang kepada anggota serta meningkatkan efisiensi dalam pelayanan.

Gedung KDMP juga telah dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan lainnya, termasuk konferensi video (Zoom) bersama pemerintah pusat saat peluncuran operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.

Langkah ini menunjukkan bahwa meskipun dalam tahap persiapan, KDMP tidak kehilangan momentum dalam menjalankan fungsinya sebagai wadah ekonomi masyarakat desa.

Harapan besar pun disampaikan oleh Syaddad mengenai keberadaan KDMP ini. Ia berharap bahwa dengan adanya koperasi ini, pertumbuhan ekonomi desa dapat terdorong secara signifikan.

Selain itu, keberadaan KDMP juga diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama dalam kegiatan ekonomi di wilayahnya.

Dengan adanya langkah-langkah proaktif ini, masyarakat Desa Kalimanah Wetan bisa merasakan dampak positif dari kehadiran KDMP meskipun masih dalam proses menuju operasional penuh. (alw/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Bank Mandiri Taspen Kawal Proses Hukum

127 Pensiunan Rugi 26 Miliar, Bank Mandiri Taspen Purwokerto Tegaskan Dukung Proses Hukum

Berita Selanjutnya
Kemnaker Prioritaskan Vokasi bagi Korban PHK

Kemnaker Siapkan Stimulus untuk Korban PHK, 50 Ribu Pekerja Dapat Uang Saku Setara UMP