Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

RSUD Cilacap Siap Operasikan Cath Lab, Layanan Jantung Segera Hadir

RSUD Siapkan Dua Dokter JantungRSUD Siapkan Dua Dokter Jantung
RAMAI : Pelayanan poli kesehatan di RSUD Cilacap

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap kini sedang dalam tahap persiapan untuk meluncurkan layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab).

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam menangani penyakit jantung yang semakin meningkat di masyarakat.

Selain mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan, RSUD Cilacap juga telah menyiapkan tenaga medis yang kompeten untuk mendukung operasional layanan tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Cilacap, dr. Reza Prima Muharama, menyampaikan bahwa saat ini rumah sakit telah memiliki dua dokter spesialis jantung dan satu dokter spesialis saraf.

“Untuk tenaga kesehatan atau dokter, di RSUD Cilacap telah tersedia dua dokter jantung dan satu dokter saraf,” ungkap Reza dalam wawancara pada Senin (29/6).

Keberadaan para tenaga medis ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien yang membutuhkan penanganan segera.

Alat Cath Lab sendiri telah diterima oleh RSUD Cilacap sejak tahun 2025 lalu, sebagai hasil dari bantuan Kementerian Kesehatan.

Peralatan ini sangat penting karena akan digunakan untuk menangani pasien dengan penyakit jantung koroner, terutama dalam situasi darurat di mana waktu menjadi faktor kritis.

“Kita juga telah melakukan studi banding ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo untuk mempelajari kebutuhan sarana pendukung,” lanjut Reza, menunjukkan keseriusan pihak rumah sakit dalam memastikan bahwa semua aspek pendukung telah disiapkan dengan baik sebelum layanan resmi beroperasi.

Pentingnya keberadaan Cath Lab tidak dapat dipandang sebelah mata. Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Cilacap dapat mengakses pelayanan kesehatan yang lebih baik tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Hal ini tentunya akan mengurangi beban pasien dan keluarganya yang biasanya harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Reza menjelaskan bahwa saat ini jumlah pasien yang berobat ke poli jantung mencapai sekitar 80 hingga 100 orang setiap harinya.

“Dengan layanan ini harapannya masyarakat Cilacap dapat mendapatkan pelayanan tanpa harus dirujuk ke daerah lain,” pungkasnya.

Ini merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi warga sekitar.

Namun demikian, sebelum Cath Lab dapat mulai beroperasi, masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui.

RSUD Cilacap saat ini tengah melengkapi sejumlah peralatan tambahan serta menunggu proses kredensial dan perizinan dari BPJS Kesehatan.

Proses ini sangat penting agar layanan Cath Lab dapat dijalankan sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku, sehingga keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama.

Keberadaan Cath Lab di RSUD Cilacap adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat infrastruktur kesehatan di daerah-daerah terpencil dan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan adanya fasilitas medis yang lebih lengkap dan tenaga medis yang terlatih, diharapkan angka kesakitan akibat penyakit jantung dapat ditekan dan penanganan darurat menjadi lebih efektif. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
NPCI Minta Tambahan Anggaran

NPCI Banyumas Minta Dukungan DPRD untuk Persiapan Peparpeda dan Peparprov Atlet Disabilitas

Berita Selanjutnya
MAN 2 Sabet Medali Emas Gubernur Cup

Dua Atlet MAN 2 Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Gubernur Jateng Cup 2026