BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 H, Pemerintah Desa Langse, yang terletak di Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, telah melaksanakan kegiatan santunan untuk anak yatim pada hari Kamis, 25 Juni.
Acara ini berlangsung di Aula Balai Desa Langse dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Di antara mereka hadir Staf Ahli Bupati Kebumen, Yani Giat Setiawan, yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial ini.
Jajaran Forkopimcam Karangsambung, tokoh masyarakat setempat, serta para donatur juga turut memeriahkan acara tersebut.
Ketua Panitia Kegiatan, Ahmad Mudakir, menjelaskan bahwa santunan anak yatim ini merupakan wujud partisipasi aktif dan kepedulian masyarakat Desa Langse.
Program ini telah berjalan secara berkelanjutan sejak tahun 2019 dan menjadi agenda tahunan yang dinantikan oleh warga desa.
“Kegiatan ini merupakan santunan anak yatim yang berasal dari warga Desa Langse. Program ini dilaksanakan oleh Pemerintah Desa bersama masyarakat Desa Langse dan sudah berjalan sejak tahun 2019 hingga sekarang,” ujar Ahmad Mudakir saat memberikan sambutannya.
Pada tahun 2026 ini, pemerintah desa telah menyalurkan santunan kepada 36 anak yatim dari berbagai jenjang usia.
Santunan tersebut mencakup balita dan siswa SD sebanyak sekitar 13 anak, serta anak-anak tingkat SMP/MTs hingga SMA sederajat.
Kegiatan ini juga termasuk mereka yang sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren, menunjukkan bahwa perhatian terhadap pendidikan anak yatim menjadi salah satu fokus utama dalam program ini.
Ahmad Mudakir menambahkan bahwa kegiatan santunan rutin dilaksanakan setiap bulan Muharram sebagai bentuk penghormatan atas bulan suci ini.
Sumber dana untuk santunan berasal dari kontribusi warga Desa Langse sendiri, baik mereka yang tinggal di desa maupun yang merantau ke luar daerah.
Selain itu, sejumlah donatur dari luar desa juga turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini.
Kontribusi yang datang dari banyak pihak mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas antarwarga.
Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan bantuan materi kepada anak-anak yatim tetapi juga membangun ikatan emosional antara para donatur dan penerima manfaat.
Dalam suasana haru yang penuh kebersamaan, setiap peserta merasa memiliki tanggung jawab untuk mendukung masa depan anak-anak tersebut.
Melalui program seperti ini, harapan akan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yatim semakin menguat.
Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan santunan anak yatim ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Desa Langse dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Dengan terus melaksanakan program sosial seperti ini selama bertahun-tahun, desa tersebut menunjukkan bahwa perhatian terhadap sesama adalah nilai penting yang harus dijunjung tinggi. (mam/stch/dda)














