Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Misteri Jenazah Pria Mengambang di Sungai Serayu Cilacap, Penyebab Belum Terungkap

Jenazah Pria Ditemukan Ngambang di Sungai SerayuJenazah Pria Ditemukan Ngambang di Sungai Serayu
EVAKUASI : Petugas Basarnas mengevakuasi jenazah yang mengambang di aliran Sungai Serayu

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Warga dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria yang mengambang di aliran Sungai Serayu, Kabupaten Cilacap, Kamis (27/8/2026) siang.

Penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Tim SAR gabungan yang kemudian melakukan evakuasi terhadap korban.

Jenazah pria tersebut selanjutnya dibawa ke RSUD Cilacap untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Hingga operasi SAR ditutup, penyebab korban berada di aliran Sungai Serayu maupun kronologi kejadian yang menimpanya masih belum diketahui.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M Abdulah, mengatakan informasi mengenai penemuan jenazah diterima petugas sekitar pukul 10.40 WIB.

Laporan tersebut disampaikan oleh anggota SAR Arnavat setelah warga melihat adanya tubuh manusia yang mengambang di sungai.

“Warga melihat adanya jenazah yang mengambang di aliran Sungai Serayu. Setelah menerima informasi, kami langsung mengerahkan personel ke lokasi,” kata Abdulah saat dikonfirmasi, Jumat (28/8/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima Tim SAR, korban diketahui bernama Anton Sujarwo, 44 tahun.

Korban merupakan warga Asrama DKT Nanggulan, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan jenazah tersebut kemudian memicu proses pencarian dan evakuasi oleh petugas gabungan.

Setelah menerima laporan, Tim Aju Rescue segera bergerak menuju lokasi penemuan.

Sesampainya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan awal sekaligus berkoordinasi dengan unsur SAR yang telah lebih dahulu berada di tempat kejadian.

Untuk mempercepat proses evakuasi, Tim Rescue tambahan kemudian diberangkatkan menuju lokasi.

Personel tambahan tersebut membantu proses pengangkatan jenazah dari aliran Sungai Serayu.

Upaya evakuasi dilakukan secara bersama-sama hingga akhirnya jenazah berhasil dievakuasi dari sungai.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Anton Sujarwo kemudian dibawa menuju RSUD Cilacap.

Rumah sakit menjadi lokasi penanganan selanjutnya setelah proses evakuasi dari aliran Sungai Serayu selesai dilakukan.

Lokasi penemuan jenazah diketahui berada sekitar 22,3 kilometer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap.

Jarak tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengerahan personel dan pelaksanaan operasi SAR.

Tim SAR gabungan tetap melakukan koordinasi selama proses evakuasi untuk memastikan penanganan korban berjalan dengan baik.

Setelah jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, operasi SAR kemudian dinyatakan selesai.

Seluruh personel yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi melakukan evaluasi sebelum kembali ke satuan masing-masing.

“Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR melakukan evaluasi dan operasi SAR ditutup. Seluruh personel yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing,” tandas Abdulah.

Meskipun proses evakuasi telah selesai, masih terdapat sejumlah pertanyaan mengenai bagaimana korban bisa berada di aliran Sungai Serayu.

Hingga operasi SAR ditutup, penyebab korban berada di aliran Sungai Serayu belum diketahui. Begitu pula dengan kronologi sebelum korban ditemukan oleh warga.

Informasi mengenai penyebab kematian maupun bagaimana korban dapat masuk ke aliran sungai masih membutuhkan penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait.

Penemuan jenazah ini menjadi perhatian karena korban diketahui berasal dari Kota Salatiga, sementara jasadnya ditemukan di wilayah Sungai Serayu, Kabupaten Cilacap.

Tim SAR dalam operasi tersebut berfokus pada proses evakuasi korban setelah mendapatkan laporan dari warga. Setelah jenazah berhasil dievakuasi, tugas operasi SAR dinyatakan selesai.

Sementara itu, masyarakat di sekitar aliran Sungai Serayu diimbau tetap berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar sungai, terlebih ketika kondisi aliran mengalami perubahan.

Penemuan jenazah Anton Sujarwo di Sungai Serayu menjadi peristiwa yang masih menyisakan sejumlah pertanyaan.

Identitas korban telah diketahui, tetapi penyebab korban berada di sungai dan kronologi kejadian belum terungkap hingga operasi SAR ditutup. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Cuci Muka

6 Kesalahan Saat Cuci Muka, Bisa Bikin Skin Barrier Melemah

Berita Selanjutnya
52 Desa Krisis Air Bersih

Kemarau Cilacap Makin Parah, 543 Tangki Air Bersih Sudah Disalurkan ke 40.958 Jiwa