Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Panduan Lengkap Pendaftaran SD Negeri Online 2026 di Banyumas, Simak Tahapan dan Jadwalnya

SPMB SD Terapkan Sistem OnlineSPMB SD Terapkan Sistem Online
MENJEMPUT: Wali murid menjemput anaknya yang duduk di kelas VI selepas ujian. SD Negeri 3 Berkoh adalah salah satu sekolah di wilayah Eks Kotip Pwt yang tahun ini mengikuti SPMB online

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses penerimaan murid baru, Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Sekolah Dasar negeri tahun pelajaran 2026/2027 di wilayah Kota Purwokerto telah mengadopsi sistem pendaftaran secara online.

Kebijakan inovatif ini merupakan bagian dari pengembangan sistem SPMB yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Banyumas.

Purnomo Hesti Widijanto, yang merupakan bagian dari tim SPMB Dinas Pendidikan (Dindik) Banyumas, menjelaskan bahwa penerapan sistem online ini masih bersifat terbatas.

Hal ini disebabkan oleh kapasitas server yang saat ini belum dapat mengakomodasi seluruh Sekolah Dasar negeri yang ada di Banyumas.

Dalam tahap awal implementasi sistem pendaftaran online ini, Dindik Banyumas hanya menerapkannya di empat kecamatan yang termasuk dalam wilayah eks Kotip Purwokerto.

“Seluruh SD negeri di empat kecamatan wilayah eks Kotip Purwokerto,” ujar Purnomo menegaskan fokus awal dari kebijakan ini.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mempermudah wali murid dan calon siswa dalam mendaftar ke sekolah dasar yang mereka pilih.

Purnomo juga menjelaskan bahwa penerapan sistem online ini disertai dengan aturan yang jelas terkait jalur penerimaan.

Terdapat beberapa jalur yang digunakan dalam proses seleksi, yaitu jalur domisili, afirmasi, dan mutasi.

Namun, ada perbedaan signifikan dengan sistem pendaftaran pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP).

Pada jenjang SD, tidak ada jalur prestasi yang diterapkan dalam proses penerimaan siswa baru.

“Tanpa jalur prestasi karena dari TK ke SD tanpa ada nilai,” terang Purnomo dengan tegas.

Sistem pendaftaran online ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi orang tua serta calon siswa dalam memenuhi syarat dan prosedur pendaftaran dengan lebih praktis.

Masyarakat menyambut baik inovasi ini sebagai langkah positif menuju digitalisasi pendidikan di Banyumas, meskipun terdapat tantangan awal terkait infrastruktur teknologi yang perlu diperhatikan.

Dalam hal jadwal pelaksanaan, tahapan awal akan dimulai dengan proses pembuatan akun dan verifikasi berkas.

Proses ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 15 Juni mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Setelah itu, pembuatan akun akan dibuka kembali dalam periode lanjutan dari tanggal 17 hingga 19 Juni pada waktu yang sama.

Ini memberikan kesempatan bagi wali murid yang mungkin terlewat untuk mendaftar agar tetap dapat mengikuti proses pendaftaran secara online.

Tahap selanjutnya setelah pembuatan akun adalah proses pendaftaran itu sendiri, yang dijadwalkan akan dibuka mulai tanggal 29 Juni hingga ditutup pada tanggal 1 Juli.

“Pendaftaran dimulai 29 Juni sampai ditutup 1 Juli,” pungkas Purnomo menambahkan informasi penting bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anak mereka ke SD negeri setempat.

Dengan adanya kebijakan ini, Dindik Banyumas berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan serta memberikan akses yang lebih luas kepada anak-anak untuk mendapatkan pendidikan dasar yang berkualitas. (yda/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Drama Korea Yumis Cells 3 Cerita Terbaru

Inilah Sinopsis Drama Korea Terbaru Yumi's Cell 3 Bintangi Kim Jae Won

Berita Selanjutnya
Menanam Pohon Jadi Cara Warga Bertahan

Program Kampung Ilmu di Banjarnegara Ubah Lahan Rawan Longsor Jadi Sumber Penghasilan