Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Jasa Raharja Terapkan Sentralisasi Pembayaran, Layanan Masyarakat Kini Lebih Akurat dan Transparan

Pembayaran Klaim Jasa Raharja Lebih EfisienPembayaran Klaim Jasa Raharja Lebih Efisien
JPC Direktur Keuangan Jasa Raharja Bayu Rafisukmawan (*/stch)

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Jasa Raharja telah meluncurkan inisiatif besar dalam transformasi tata kelola keuangannya melalui penerapan Sentralisasi Pembayaran Transaksi Keuangan.

Program ini diimplementasikan secara resmi pada 1 Oktober 2025 dan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, serta memperkuat pelayanan publik.

Sistem sentralisasi ini sebenarnya sudah mulai diterapkan sejak Februari 2025 dan kini menjadi bagian integral dari strategi perusahaan dalam memperbaiki proses bisnis.

Dengan adanya sentralisasi ini, Jasa Raharja mengonsolidasikan seluruh transaksi keuangan, baik yang terkait dengan santunan maupun non-santunan, langsung ke kantor pusat.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa proses pembayaran berlangsung lebih cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bayu Rafisukmawan, Direktur Keuangan Jasa Raharja, menegaskan bahwa transformasi ini bukan sekadar perubahan teknis sistem, tetapi merupakan bagian dari upaya menyeluruh untuk menciptakan proses bisnis yang lebih efisien dan terintegrasi.

“Sentralisasi ini adalah lebih dari sekadar perubahan sistem,” ujar Bayu Rafisukmawan kepada awak media pada Rabu (17/12).

“Ini adalah bagian dari transformasi menyeluruh yang bertujuan menciptakan proses bisnis yang efisien dan berorientasi pada pelayanan publik yang unggul,” lanjutnya.

Dengan sistem baru ini, keputusan terkait persetujuan pembayaran klaim kini sepenuhnya dikelola oleh kantor pusat Jasa Raharja. Kantor wilayah dan cabang difokuskan pada memastikan kelengkapan dokumen dan keabsahan data sekaligus mengoptimalkan pendapatan dan kualitas pelayanan.

Tidak hanya itu, sistem ini juga memungkinkan pemantauan transaksi secara real-time melalui dashboard digital dan analisis data yang canggih.

Hal ini memungkinkan pengawasan serta pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan akurat. Dengan demikian, tata kelola perusahaan semakin kuat dengan adanya pengawasan melekat serta audit berbasis risiko.

Bayu menambahkan bahwa dengan sistem yang tersentralisasi dan terdigitalisasi ini, semua proses keuangan dapat dilakukan secara lebih transparan dan efisien.

“Hal ini akan memperkuat kontrol internal serta memastikan penyaluran santunan dan layanan kepada masyarakat berlangsung tepat waktu,” jelasnya.

Bayu juga menyerukan kepada seluruh staf Jasa Raharja untuk segera beradaptasi dengan sistem baru tersebut agar proses pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

“Penerapan sistem sentralisasi ini memberikan kontrol yang lebih kuat terhadap arus kas perusahaan serta menjamin perencanaan keuangan yang lebih akurat dan efisien,” tambahnya.

Dengan basis data yang terintegrasi, perusahaan dapat membuat keputusan keuangan dengan lebih cepat dan tepat sasaran. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik yang diberikan oleh Jasa Raharja.

Pada akhirnya, implementasi sistem sentralisasi pembayaran transaksi keuangan oleh Jasa Raharja merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia layanan publik terdepan di Indonesia.

Dengan mengedepankan prinsip-prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari perubahan besar ini (*/stch).

Berita Sebelumnya
QRIS Tap Resmi Hadir di myBCA, Transaksi Praktis via Galaxy Watch

QRIS Tap Hadir di myBCA, Sambut Transaksi Makin Praktis Lewat Samsung Galaxy Watch

Berita Selanjutnya
Spesifikasi Xiaomi 17 Ultra Terungkap, Kamera 50 MP dan Fitur Premium

Bocoran Spesifikasi Xiaomi 17 Ultra, Kamera Utama Sampai 50 Megapixel